Pacaran Lama Tapi Cinta Hilang Tiba-tiba? Begini Penjelasan Dokter Jiwa

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 30 Agustus 2020 | 13:27 WIB
Pacaran Lama Tapi Cinta Hilang Tiba-tiba? Begini Penjelasan Dokter Jiwa
Ilustrasi putus cinta (Shutterstock).

Suara.com - Ada beragam alasan seseorang putus cinta. Dari hal remeh dan sederhana yang mungkin bisa diterima akal, sampai alasan menyakitkan hati seperti tidak ada lagi rasa cinta.

Tak ada lagi rasa cinta mungkin salah satu alasan utama mengapa hubungan tak lagi bisa berjalan, tapi bagaimana dengan pasangan yang sudah menjalin hubungan bertahun-tahun. Apakah benar perasaan cinta bisa benar-benar hilang?

Spesialis dokter kejiwaan dr. Jiemi Ardian Sp.KJ menjelaskan ada penjelasan medis mengapa rasa cinta bisa hilang meski sudah menjalin hubungan lama.

Kata Jiemi, ada beberapa zat ditubuh manusia yang lekat dengan perasaan bahagia salah satunya zat dopamin. Dopamin merupakan zat yang akan meningkat setiap kali manusia melakukan aktivitas yang ia rasa menyenangkan.

Ilustrasi putus cinta (Shutterstock).
Ilustrasi putus cinta (Shutterstock).

Jiemi menyampaikan, zat dopamin memiliki sifat antisipatorik. Misalnya, saat menunggu belanjaan barang online yang telah diincar lama, kita cenderung merasa tidak sabar dan senang akan segera memilikinya. Tapi begitu barang datang perasaan bahagia perlahan turun.

"Mungkin ini juga yang terjadi saat PDKT, deg-degan, seru, asik. Begitu dapat (pacaran), turun. Kalau melanjutkan PDKT, jadian, kita gak bisa lagi mengharapkan dopamin. Kalau pun ada komponennya udah lain, udah gak bisa seru," jelas Jiemi dalam siaran langsung Instagram, Minggu (30/8/2020).

Ia menambahkan, sifat antisipatori dari dopamin selalu menunggu sesuatu yang baru. Sedangkan hubungan yang telah berlangsung lama cenderung merasa telah mengetahui segalanya tentang pasangan.

"Problemnya ada di sudut pandang kesoktauan kita. Kita sudah bilang tahu semuanya. Padahal dari hari ke hari, secara umum manusia memang tidak berubah, tapi ada komponen yang berubah ada garis mata berubah, ada pandangan yang berubah. Memang orangnya itu aja tapi people growth (manusia tumbuh), pelan tapi ada," paparnya. 

Jika sikap sok tahu dan menutup mata dengan perubahan kecil yang terjadi maka zat dopamin juga tidak akan keluar, kata Jiemi. Hal itu disebabkan lantaran tidak ada antisipasi yang ditunggu. 

baca juga

Dokter di RS Siloam Bogor itu menyarankan, agar dopamin terproduksi dan perasaan cinta kembali hadir bisa membuat sesuatu yang lain, hal yang belum pernah ada atau kembali melakukan kebiasaan yang dulu sering dilakukan bersama pasangan.

Ilustrasi putus cinta (Shutterstock).
Ilustrasi putus cinta (Shutterstock).

"Sehingga ada konsep kebaruan untuk memicu dopamin keluar. Ketika menunggu kebaruan ini dopamin hadir jadi deg-dean, seru, asik. Misalnya pasangan main game bareng, seru, ketawa, mungkin dopamin keluar bukan karena pasangan tapi karena game. Tapi karena main dengan pasangan kita jadi menghubungkan antara seru main dengan pasangan dan dopamin," ucapnya.

Jiemi menegaskan bahwa pemicu dopamin keluar sebenarnya bukan pada pasangan, tetapi terhadap aktivitas yang dilakukan bersama pasangan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Posisi Tidur dengan Pasangan dan Artinya, Bisa Jadi Indikator Selingkuh

6 Posisi Tidur dengan Pasangan dan Artinya, Bisa Jadi Indikator Selingkuh

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2020 | 15:18 WIB

4 Pasangan Paling Cocok dan Awet Menurut Shio, Kamu Termasuk?

4 Pasangan Paling Cocok dan Awet Menurut Shio, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2020 | 20:00 WIB

Viral Video Pacaran Beda Agama, Ini Tanggapan Publik

Viral Video Pacaran Beda Agama, Ini Tanggapan Publik

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 20:29 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×