BPS: Kunjungan Turis Asing Turun Hampir 65 Persen Selama Pandemi

M. Reza Sulaiman

Rabu, 02 September 2020 | 15:07 WIB
BPS: Kunjungan Turis Asing Turun Hampir 65 Persen Selama Pandemi
Suasana sepi di salah satu wahana Dunia Fantasi (Dufan), Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (14/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Ambruknya industri pariwisata Indonesia terlihat dari kunjungan turis asing yang turun drastis selama periode Januari-Juli 2020.

Dilansir Anadolu Agency, Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan sepanjang periode Januari-Juli tahun ini hanya ada 3.247.396 turis mancanegara berkunjung ke Indonesia.

Menurut Kepala BPS Suhariyanto, jumlah ini turun drastis 64,64 persen dari periode yang sama pada tahun lalu yang berjumlah 9.183.685 turis asing akibat dari pandemi Covid-19.

Dia mengatakan tidak mudah untuk mengembalikan sektor pariwisata kembali pada posisi normal sebelum pandemi.

Pekerja membersihkan area pantai Ancol, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (14/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Pekerja membersihkan area pantai Ancol, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (14/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Perlu dicari langkah keluar karena penurunan jumlah wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal akan berdampak pada kegiatan pendukung pariwisata lainnya," ujar Suhariyanto.

Suhariyanto mengatakan jumlah kunjungan turis asing periode Januari-Juli tahun ini menjadi yang terendah dalam enam tahun terakhir sejak 2015.

Saat itu berjumlah 5.775.509 turis mancanegara yang datang berkunjung.

Penurunan jumlah turis asing ini terus terjadi dengan jumlah kunjungan turis asing pada Juli tahun ini hanya sebanyak 159.763 orang, merosot sangat dalam hingga 89,12 persen dari periode Juli tahun lalu yang mencapai 1.468.173 orang.

"Untuk pariwisata butuh waktu lama recovery ke posisi normal," ujarnya lagi.

baca juga

Suhariyanto mengatakan dari jumlah turis tersebut, sebagian besar datang melalui jalur darat sebesar 66,3 persen sejumlah 105,9 ribu orang, sementara yang datang melalui jalur laut 31,2 persen atau 49,9 ribu orang, dan jalur udara hanya 2,5persen atau 4 ribu orang.

Berdasarkan kewarganegaraan, turis mancanegara yang datang palin banyak berasal dari Timor Leste 53,4 persen atau 85,3 ribu orang, Malaysia 36,7 persen atau 58,6 ribu orang, China 1,7 persen atau 2,7 ribu orang, dan negara lainnya 8,2 persen atau 13,1 ribu orang.

Menurut dia, penurunan jumlah turis asing ini perlu dicermati dan dicarikan langkah keluar karena akan berdampak pada kegiatan pendukung pariwisata seperti tingkat hunian kamar hotel, industri makanan, akomodasi, dan lainnya.

"Kondisi ini terlihat dari tingkat penghunian kamar pada Juli hanya 28,07 persen, naik tipis 8,37 poin dari Juni, namun anjlok 28,66 poin dari Juli tahun lalu," urai Suhariyanto.

Dia menambahkan berdasarkan klasifikasi hotel, hunian pada hotel bintang lima rata-rata hanya 23,8 persen dan merupakan yang terendah, sementara pada hotel bintang dua rata-rata tingkat penghunian kamarnya 30,86 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Statistik Nasional 2026, BPS Apresiasi Kontribusi PLN dalam Penguatan Kualitas Data

Hari Statistik Nasional 2026, BPS Apresiasi Kontribusi PLN dalam Penguatan Kualitas Data

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:38 WIB

Kelas Menengah RI Terus Merosot Setelah Pandemi, Kesempatan Kerja Makin Sedikit

Kelas Menengah RI Terus Merosot Setelah Pandemi, Kesempatan Kerja Makin Sedikit

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:05 WIB

Indonesia Dinilai Salah Arah, Data Statistik Dibuat Terlalu Indah dan Tak Sesuai Realita

Indonesia Dinilai Salah Arah, Data Statistik Dibuat Terlalu Indah dan Tak Sesuai Realita

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:25 WIB

Koki Lokal Jadi Turis: Intip Keseruan Undercover Chef: Friends Who Came From Afar

Koki Lokal Jadi Turis: Intip Keseruan Undercover Chef: Friends Who Came From Afar

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 12:20 WIB

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 07:00 WIB

Harga Pangan Melonjak, BPS Kirim Peringatan: Perlu Dapat Perhatian!

Harga Pangan Melonjak, BPS Kirim Peringatan: Perlu Dapat Perhatian!

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 13:27 WIB

Diakui BPS, Ternyata Pemukhtahiran Data Desil Sempat Eror

Diakui BPS, Ternyata Pemukhtahiran Data Desil Sempat Eror

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 18:55 WIB

Punya Data Angka Kemiskinan yang Beda Jauh dengan Bank Dunia, Ini Alasan BPS

Punya Data Angka Kemiskinan yang Beda Jauh dengan Bank Dunia, Ini Alasan BPS

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 14:02 WIB

Perusahaan Korsel Buka Loker, 2.000 Warga RI Berebut Masuk

Perusahaan Korsel Buka Loker, 2.000 Warga RI Berebut Masuk

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 09:55 WIB

Anomali DTSEN BPS: Warga Pengeluaran Rp 3 Juta per Bulan Malah Setara Raffi Ahmad

Anomali DTSEN BPS: Warga Pengeluaran Rp 3 Juta per Bulan Malah Setara Raffi Ahmad

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:45 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×