Jasa Marga Gandeng BPS, Data Lalu Lintas Tol Bakal Jadi Indikator Aktivitas Ekonomi

Galih Prasetyo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:00 WIB
Jasa Marga Gandeng BPS, Data Lalu Lintas Tol Bakal Jadi Indikator Aktivitas Ekonomi
BPS
baca 10 detik
  • Jasa Marga dan BPS menandatangani MoU di Jakarta pada Jumat, 6 November 2026.
  • Kedua instansi berkolaborasi mengintegrasikan data lalu lintas tol dan statistik untuk membaca pergerakan ekonomi nasional.
  • Kerja sama ini bertujuan memperkuat pengambilan keputusan bisnis, akurasi data statistik, serta analisis mobilitas masyarakat.

Suara.com - Jasa Marga (Persero) Tbk menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memperkuat integrasi dan pertukaran data statistik. Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu membaca pergerakan ekonomi nasional melalui data lalu lintas jalan tol.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta, Jumat (6/11/2026). Penandatanganan dilakukan Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono bersama Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti.

Rivan mengatakan, ketersediaan data yang akurat, terintegrasi, dan mutakhir menjadi faktor penting dalam mendukung pengambilan keputusan perusahaan. Melalui kerja sama ini, Jasa Marga ingin mengoptimalkan data statistik untuk menganalisis perkembangan ekonomi, mobilitas masyarakat, hingga aktivitas logistik.

"Kolaborasi dengan BPS menjadi langkah strategis bagi Jasa Marga untuk memperkuat pengambilan keputusan berbasis data," kata Rivan dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/11/2026).

Menurutnya, informasi statistik dapat membantu perusahaan memahami perkembangan ekonomi di berbagai wilayah serta kaitannya dengan aktivitas transportasi dan operasional jalan tol.

Data tersebut juga akan dimanfaatkan untuk mendukung perencanaan bisnis dan strategi creating traffic guna meningkatkan jumlah transaksi di jalan tol.

Dalam kesepakatan tersebut, kedua institusi akan mengembangkan mekanisme integrasi dan pertukaran data melalui Application Programming Interface (API). Sistem ini akan memanfaatkan platform masing-masing pihak, disertai pemantauan dan evaluasi secara berkala.

Rivan berharap, data statistik BPS dapat memperkaya analisis lalu lintas di Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC). Integrasi tersebut juga diharapkan meningkatkan kemampuan perusahaan dalam memprediksi volume kendaraan dan menyiapkan operasional jalan tol.

"Melalui kolaborasi ini, kami juga berharap analisis data lalu lintas di JMTC dapat diperkaya dengan data statistik BPS untuk memahami pola mobilitas masyarakat dan pergerakan barang serta keterkaitannya dengan aktivitas ekonomi wilayah," ujarnya.

baca juga

Data Tol Bisa Bantu BPS Membaca Pertumbuhan Ekonomi

Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menilai data lalu lintas jalan tol yang dikumpulkan Jasa Marga setiap hari memiliki potensi besar untuk memperkuat kualitas statistik nasional.

Menurut Amalia, data tersebut dapat menjadi sumber informasi tambahan untuk mengukur aktivitas sektor transportasi sekaligus membaca pergerakan ekonomi antarwilayah.

"Jalan tol berperan penting sebagai pengungkit aktivitas ekonomi yang setiap triwulan kami ukur. Aktivitas ekonomi ini kami ukur dari semua wilayah yang akhirnya berujung pada pertumbuhan ekonomi," kata Amalia.

Ia menjelaskan, data lalu lintas dapat memberikan gambaran aktivitas ekonomi secara lebih cepat tanpa harus selalu menunggu hasil survei. Terlebih, cakupan data yang tersedia saat ini telah mencapai sekitar 70 persen lalu lintas jalan tol.

Amalia mencontohkan kondisi pandemi COVID-19 sebagai bukti hubungan antara aktivitas ekonomi dan pergerakan kendaraan. Ketika aktivitas ekonomi mengalami penurunan, volume lalu lintas di jalan tol juga ikut melemah.

Menurutnya, integrasi data kedua institusi berpeluang meningkatkan akurasi statistik yang dihasilkan BPS. Data lalu lintas Jasa Marga nantinya dapat dikombinasikan dengan informasi pergerakan masyarakat di sekitar jalan tol untuk menghasilkan gambaran aktivitas ekonomi yang lebih menyeluruh.

BPS juga mendorong pengembangan pemodelan, prediksi, dan proyeksi mobilitas masyarakat melalui pemanfaatan data statistik dan big data.

Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat analisis bisnis Jasa Marga, tetapi juga memberikan perspektif baru bagi BPS dalam mengukur kontribusi sektor transportasi terhadap perekonomian nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekerja Informal Makin Dominan, Wirausaha Mandiri Melonjak Ketimbang Orang Kantoran

Pekerja Informal Makin Dominan, Wirausaha Mandiri Melonjak Ketimbang Orang Kantoran

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 14:13 WIB

BPS Catat Ekonomi Tumbuh 5,47%: Mengapa Dapur Rakyat Justru Makin Tercekik?

BPS Catat Ekonomi Tumbuh 5,47%: Mengapa Dapur Rakyat Justru Makin Tercekik?

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 13:15 WIB

BPS Ungkap Tingkat Pengangguran RI Didominasi Kalangan Perempuan

BPS Ungkap Tingkat Pengangguran RI Didominasi Kalangan Perempuan

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 11:32 WIB

Angka Pengangguran Turun Jadi 7,3 Juta, Tapi Pekerja Setengah Nganggur Meroket 12,84 Juta

Angka Pengangguran Turun Jadi 7,3 Juta, Tapi Pekerja Setengah Nganggur Meroket 12,84 Juta

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 11:25 WIB

BPS Ungkap Industri Manufaktur RI Menguat di Q3 2026, IKBM Ekspansi ke Level 52,75

BPS Ungkap Industri Manufaktur RI Menguat di Q3 2026, IKBM Ekspansi ke Level 52,75

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 10:42 WIB

Terkini

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 22:06 WIB

×