Biaya Hidup Makin Mahal, Harga Pangan dan BBM jadi Sorotan

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 05 November 2026 | 18:46 WIB
Biaya Hidup Makin Mahal, Harga Pangan dan BBM jadi Sorotan
Dosen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK) FISIPOL UGM, Hempri Suyatna.
baca 10 detik
  • Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita penduduk Indonesia meningkat menjadi Rp1,11 juta per bulan.
  • Hempri Suyatna dari UGM menyatakan kenaikan dipicu oleh gejolak harga kebutuhan pokok dan perubahan gaya hidup.
  • Pemerintah didesak segera menstabilkan harga komoditas vital dan BBM untuk mencegah tekanan ekonomi masyarakat yang semakin meluas.

Suara.com - Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita penduduk Indonesia mencapai Rp1,11 juta per bulan. Angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.

Dosen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK) FISIPOL UGM, Hempri Suyatna, menguraikan sejumlah faktor yang mendorong kenaikan pengeluaran per kapita masyarakat dari tahun ke tahun.

Menurutnya, kenaikan tersebut dipicu oleh dua faktor utama, yakni gejolak harga barang kebutuhan pokok serta pergeseran pola konsumsi masyarakat.

"Jadi pertama mungkin dari sisi stabilitas harga-harga kebutuhan. Ini yang saya kira juga kan fluktuasinya kan kadang kala juga cepat," kata Hempri saat dihubungi, Kamis (5/11/2026).

Selain itu, perubahan perilaku konsumsi masyarakat turut disinyalir memberikan andil terhadap kenaikan pengeluaran tersebut.

"Yang kedua memang soal mungkin perubahan-perubahan gaya hidup ya mungkin juga berpengaruh ya," ucapnya.

Kenaikan rata-rata pengeluaran per kapita ini juga memunculkan pertanyaan mengenai hubungan antara data pengeluaran masyarakat dan statistik inflasi yang diklaim pemerintah relatif terjaga. Di lapangan, meningkatnya beban pengeluaran bahkan mendorong sebagian masyarakat menurunkan standar konsumsi atau melakukan penyesuaian gaya hidup (downgrade).

Perbedaan antara kenaikan angka pengeluaran dan kondisi daya beli masyarakat menunjukkan perlunya evaluasi lebih lanjut terhadap kebijakan ekonomi pemerintah.

Hempri tidak menilai data statistik sebagai sesuatu yang keliru. Namun, ia mengingatkan pemerintah agar tidak hanya menggunakan angka statistik untuk membaca kondisi ekonomi masyarakat karena indikator makro belum tentu sepenuhnya menangkap perubahan yang dirasakan rumah tangga.

baca juga

"Bukan tidak (benar) ya tapi kurang mencerminkan apa yang kemudian realitas yang terjadi di bawah," ujarnya.

Untuk menahan laju kenaikan pengeluaran per kapita, pemerintah dituntut mengambil langkah cepat dalam menjaga stabilitas harga komoditas vital, terutama energi dan bahan pangan.

Hempri mendesak pemerintah mengontrol ketat harga barang pokok serta menahan kenaikan BBM demi mencegah dampak ekonomi yang lebih luas.

"Jadi stabilisasi harga BBM, stabilisasi harga-harga kebutuhan pokok adalah aspek jangka pendek yang memang harus dilakukan. Sehingga kemudian ekonomi masyarakat itu juga relatif stabil dan mungkin juga mencegah jangan sampai ada muncul pengangguran-pengangguran, itu hal penting," pungkasnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tetap perlu memastikan kenaikan pengeluaran tersebut tidak terjadi akibat masyarakat harus membayar kebutuhan yang semakin mahal, sementara kemampuan ekonomi mereka justru mengalami tekanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPS Akui Belanja Pemerintah Meroket di Q3 2026 Gegara Gaji Pegawai hingga MBG

BPS Akui Belanja Pemerintah Meroket di Q3 2026 Gegara Gaji Pegawai hingga MBG

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:01 WIB

Konsumsi Rumah Tangga Masih Jadi Pendorong Ekonomi RI Tumbuh 5,47%

Konsumsi Rumah Tangga Masih Jadi Pendorong Ekonomi RI Tumbuh 5,47%

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 14:25 WIB

Semua Sektor Industri RI Melonjak Kala Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,47% di Q3 2025

Semua Sektor Industri RI Melonjak Kala Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,47% di Q3 2025

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 13:16 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Tembus 5,47% di Q3 2026, Lebih Melesat dari 2025

Pertumbuhan Ekonomi RI Tembus 5,47% di Q3 2026, Lebih Melesat dari 2025

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 12:01 WIB

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:13 WIB

BPS Akui Sektor Pariwisata dan Industri Hotel RI Anjlok Imbas Karhutla

BPS Akui Sektor Pariwisata dan Industri Hotel RI Anjlok Imbas Karhutla

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:37 WIB

Kunjungan Turis Asing ke RI Tembus 12,01 Juta per September 2026, Tertinggi Sejak Covid-19

Kunjungan Turis Asing ke RI Tembus 12,01 Juta per September 2026, Tertinggi Sejak Covid-19

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:23 WIB

Ekspor Nonmigas RI Tembus 212,27 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Nikel & CPO

Ekspor Nonmigas RI Tembus 212,27 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Nikel & CPO

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:46 WIB

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

Ekspor Naik, Neraca Dagang RI Surplus US$3,36 Miliar

Ekspor Naik, Neraca Dagang RI Surplus US$3,36 Miliar

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

Terkini

Jadi Produsen Cabai, Aceh Malah Pimpin Inflasi Sumatera

Jadi Produsen Cabai, Aceh Malah Pimpin Inflasi Sumatera

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:56 WIB

Pasien Rumah Sakit di Bantul Ditangkap Polisi Usai Lecehkan Perawat

Pasien Rumah Sakit di Bantul Ditangkap Polisi Usai Lecehkan Perawat

Jogja | Kamis, 05 November 2026 | 18:55 WIB

BGN Tambah 953 Dapur MBG Baru, Daerah Rawan Stunting Jadi Prioritas

BGN Tambah 953 Dapur MBG Baru, Daerah Rawan Stunting Jadi Prioritas

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:53 WIB

Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi

Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi

Jogja | Kamis, 05 November 2026 | 18:47 WIB

Angka Pengeluaran Warga Naik, Harga Pangan dan BBM jadi Sorotan

Angka Pengeluaran Warga Naik, Harga Pangan dan BBM jadi Sorotan

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:46 WIB

Mengapa Elektrifikasi Bus di Indonesia Tak Bisa Sekadar Ganti Mesin?

Mengapa Elektrifikasi Bus di Indonesia Tak Bisa Sekadar Ganti Mesin?

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.539 T, Hilirisasi Mineral Jadi Penopang Utama

Investasi RI Tembus Rp1.539 T, Hilirisasi Mineral Jadi Penopang Utama

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

MobLand Season 2: Menguak Sisi Gelap Dinasti Kriminal Keluarga Harrigan!

MobLand Season 2: Menguak Sisi Gelap Dinasti Kriminal Keluarga Harrigan!

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

Bahas Kepedihan Gen-Z! TXT Bagikan Preview Album Terbaru, Perfect Storm

Bahas Kepedihan Gen-Z! TXT Bagikan Preview Album Terbaru, Perfect Storm

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

Tak Hanya Blokir Rekening, OJK Minta Bank Telusuri NIK Terindikasi Judi Online

Tak Hanya Blokir Rekening, OJK Minta Bank Telusuri NIK Terindikasi Judi Online

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:44 WIB

×