alexametrics

Lagi, Dokter Klinik Kecantikan Ditangkap Polisi Karena Racik Obat Ilegal

Risna Halidi
Lagi, Dokter Klinik Kecantikan Ditangkap Polisi Karena Racik Obat Ilegal
Ilustrasi ditangkap polisi (Pixabay/3839153)

Dokter tersebut kedapatan memproduksi obat ilegal dan diedarkan di klinik kecantikan milikinya.

Suara.com - Memiliki paras mulus menjadi dambaan banyak masyarakat Indonesia. Beragam cara dilakukan, salah satunya dengan menggunakan krim atau obat-obatan yang memberikan efek sesuai harapan, tapi bisa jadi sangat berbahaya bagi tubuh dan kesehatan.

Itu juga yang dilakukan oleh seorang dokter berinisial IA. IA kedapatan memproduksi obat ilegal dan diedarkan di klinik kecantikan milikinya Mukkka Aesthetics Clinic, Tangerang.

Kasus sendiri mencuat lantaran banyak korban yang melapor praktik penggunaan obat ilegal tersebut kepada kepolisian. IA saat ini tengah ditangani oleh Direktorat Tindak Pidana (Dirtipid) Narkoba Bareskrim Mabes Polri.

Direktur Dirtipid Narkoba Brigjen Krisno Siregar mengatakan pihaknya tengah melakukan penyidikan dan membawa sampel obat racikan dokter IA untuk kemudian diperiksa di laboratorium milik Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Baca Juga: Cuma Rp 10 Ribu, Anda Sudah Bisa Buat Asuransi Kanker

"Masih penyidikan, kami sudah minta keterangan dari BPOM, termasuk barang bukti sudah kami periksakan di laboratorium di BPOM. Kalau sudah keluar hasil lab, baru periksa ahli," jelas Krisno melalui siaran pers yang diterika Suara.com, Selasa (8/9).

Diketahui, IA mengimpor obat yang sudah jadi dari Amerika Serikat, kemudian dicampur dengan bahan kimia atau obat lain sesuai racikannya.

"Obat impor memiliki izin di negaranya. Beberapa obat racikannya juga punya izin, namun ketika ia mencampurkan ini menjadi obat baru dan belum memiliki izin kelayakan dari BPOM," kata Krisno.

Atas perbuatan tersebut, IA dapat dikenakan Pasal 196 dan 197 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun dan denda paling banyak satu miliar rupiah.

"Dokter IA kami tetapkan tersangka karena merupakan direktur klinik MA," jelas Krisno.

Baca Juga: Penyebab Sering Bangun Jam 3 Pagi dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Ini bukan kali pertama kepolisian menggerebek praktik ilegal di klinik kecantikan. Pada awal tahun 2020, Kepolisian menangkap dokter pembuat lesung pipi dan alis di Palangkaraya, Kalimantan Tengah serta dokter kecantikan gadungan di Semarang, Jawa Tengah.

Komentar