Lagi, Dokter Klinik Kecantikan Ditangkap Polisi Karena Racik Obat Ilegal

Risna Halidi

Rabu, 09 September 2020 | 12:25 WIB
Lagi, Dokter Klinik Kecantikan Ditangkap Polisi Karena Racik Obat Ilegal
Ilustrasi ditangkap polisi (Pixabay/3839153)

Suara.com - Memiliki paras mulus menjadi dambaan banyak masyarakat Indonesia. Beragam cara dilakukan, salah satunya dengan menggunakan krim atau obat-obatan yang memberikan efek sesuai harapan, tapi bisa jadi sangat berbahaya bagi tubuh dan kesehatan.

Itu juga yang dilakukan oleh seorang dokter berinisial IA. IA kedapatan memproduksi obat ilegal dan diedarkan di klinik kecantikan milikinya Mukkka Aesthetics Clinic, Tangerang.

Kasus sendiri mencuat lantaran banyak korban yang melapor praktik penggunaan obat ilegal tersebut kepada kepolisian. IA saat ini tengah ditangani oleh Direktorat Tindak Pidana (Dirtipid) Narkoba Bareskrim Mabes Polri.

Direktur Dirtipid Narkoba Brigjen Krisno Siregar mengatakan pihaknya tengah melakukan penyidikan dan membawa sampel obat racikan dokter IA untuk kemudian diperiksa di laboratorium milik Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Masih penyidikan, kami sudah minta keterangan dari BPOM, termasuk barang bukti sudah kami periksakan di laboratorium di BPOM. Kalau sudah keluar hasil lab, baru periksa ahli," jelas Krisno melalui siaran pers yang diterika Suara.com, Selasa (8/9).

Diketahui, IA mengimpor obat yang sudah jadi dari Amerika Serikat, kemudian dicampur dengan bahan kimia atau obat lain sesuai racikannya.

"Obat impor memiliki izin di negaranya. Beberapa obat racikannya juga punya izin, namun ketika ia mencampurkan ini menjadi obat baru dan belum memiliki izin kelayakan dari BPOM," kata Krisno.

Atas perbuatan tersebut, IA dapat dikenakan Pasal 196 dan 197 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun dan denda paling banyak satu miliar rupiah.

"Dokter IA kami tetapkan tersangka karena merupakan direktur klinik MA," jelas Krisno.

baca juga

Ini bukan kali pertama kepolisian menggerebek praktik ilegal di klinik kecantikan. Pada awal tahun 2020, Kepolisian menangkap dokter pembuat lesung pipi dan alis di Palangkaraya, Kalimantan Tengah serta dokter kecantikan gadungan di Semarang, Jawa Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinkes Lampung Imbau Protokol Kesehatan Lebih Ketat di Lokasi Wisata

Dinkes Lampung Imbau Protokol Kesehatan Lebih Ketat di Lokasi Wisata

Banten | Rabu, 09 September 2020 | 05:36 WIB

Mendapatkan Wajah Putih, Glowing dan Tahan Lebih Lama

Mendapatkan Wajah Putih, Glowing dan Tahan Lebih Lama

Press Release | Rabu, 09 September 2020 | 01:40 WIB

Awas, Konsumsi Makanan Asam Bisa Menyakiti Kesehatan Mulut

Awas, Konsumsi Makanan Asam Bisa Menyakiti Kesehatan Mulut

Health | Rabu, 09 September 2020 | 06:10 WIB

Terkini

Sahroni Desak Polri Bongkar Bandar Besar di Balik 46 Juta Pil Koplo: Rilis Namanya ke Publik

Sahroni Desak Polri Bongkar Bandar Besar di Balik 46 Juta Pil Koplo: Rilis Namanya ke Publik

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 11:53 WIB

Review La Roche-Posay Mela B3 Serum, Harga Rp700 Ribuan Ampuh Hilangkan Flek Hitam Bandel?

Review La Roche-Posay Mela B3 Serum, Harga Rp700 Ribuan Ampuh Hilangkan Flek Hitam Bandel?

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Kasus Bansos Beras PKH, KPK Minta Rudi Tanoe Kooperatif

Mangkir dari Pemeriksaan Kasus Bansos Beras PKH, KPK Minta Rudi Tanoe Kooperatif

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 11:49 WIB

Purbaya Tambah Lagi Dana SAL Rp 70 T ke Bank, BTN dan BSI Kebagian Jatah

Purbaya Tambah Lagi Dana SAL Rp 70 T ke Bank, BTN dan BSI Kebagian Jatah

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 11:48 WIB

Media Timteng: Klaim Palsu Prabowo tentang Senjata Nuklir Iran Akan Merugikan Timur Tengah

Media Timteng: Klaim Palsu Prabowo tentang Senjata Nuklir Iran Akan Merugikan Timur Tengah

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 11:48 WIB

79 Pemda Tak Bisa Bayar Gaji ASN, Pramono Pastikan Jakarta Aman

79 Pemda Tak Bisa Bayar Gaji ASN, Pramono Pastikan Jakarta Aman

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Netflix Dikabarkan Batal Garap Squid Game Versi Amerika, Apa Alasannya?

Netflix Dikabarkan Batal Garap Squid Game Versi Amerika, Apa Alasannya?

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Sekolah Bukan Gudang Senjata, JPPI Sebut Dalih Ekskul Menembak di Pondok Pinang Tak Masuk Akal

Sekolah Bukan Gudang Senjata, JPPI Sebut Dalih Ekskul Menembak di Pondok Pinang Tak Masuk Akal

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 11:43 WIB

Masih Pentingkah Mahasiswa Punya LinkedIn di Era AI?

Masih Pentingkah Mahasiswa Punya LinkedIn di Era AI?

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 11:36 WIB

Ekspor Melonjak, Tapi RI Tetap Defisit! Impor Migas Rp3,49 Miliar AS Jadi Biang Kerok

Ekspor Melonjak, Tapi RI Tetap Defisit! Impor Migas Rp3,49 Miliar AS Jadi Biang Kerok

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 11:36 WIB

×