alexametrics

Mengenal Pasteurisasi, Metode Agar Susu Sapi Aman Saat Dikonsumsi

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi
Mengenal Pasteurisasi, Metode Agar Susu Sapi Aman Saat Dikonsumsi
Ilustrasi minum susu. (Shutterstock)

Susu sapi juga bisa berbahaya dan menyebabkan penyakit apabila tidak diolah dengan baik.

Suara.com - Susu merupakan salah satu minuman favorit banyak orang. Selain rasanya yang enak, susu juga memiliki beragam nutrisi yang baik untuk tulang dan pencernaan karena mengandung bakteri baik atau yang dikenal probiotik.

Tapi ternyata susu sapi juga bisa berbahaya dan menyebabkan penyakit apabila tidak diolah dengan baik.

Susu perah sangat tidak disarankan untuk dikonsumsi langsung jika proses produksinya tidak bisa terjamin kebersihannya. Itu terjadi karena susu rawan terkontaminasi oleh bakteri jahat.

Beruntung, kini sudah ada teknologi pasteurisasi yang diklaim bisa menjaga kemurnian nutrisi susu, tetapi juga bisa menekan pertumbuhan patogen bakteri.

Baca Juga: Jangan Diminum, Ini Tanda Susu Sudah Basi dan Kedaluwarsa

Metode ini ditemukan oleh seorang ilmuwan sekaligus ahli mikrobiologi dari Perancis, Louis Pasteur. Karena kehebatannya, namanya diabadikan dalam metode pemurnian susu yaitu pasteurisasi.

"Metode pasteurisasi adalah proses pemanasan yang dapat menonaktifkan bakteri patogen, tentunya dengan pemanasan yang rendah dan singkat tetapi masih bisa mempertahankan sebagian besar nutrisinya, untuk mneghormatinya proses ini disebut sebagai proses pasteurisasi," ujar Head of Dairy Manufacturing SEA, PT Greenfields Indonesia, Darmanto Setyawan dalam peluncuran Fresh Milk Jersey secara virtual, Rabu (23/9/2020).

Metode ini digunakan peternakan Greenfields untuk memproses produk susu yang sudah diekspor hingga ke Hongkong, Singapura, Malaysia, Brunei, Filipina, Myanmar, dan Kamboja.

Ditambah proses produksi susu Greenfields juga sama sekali tidak tersentuh tangan manusia, semua proses dari pemerahan hingga mengemas dilakukan di satu tempat atau satu atap lokasi.

"Pasteurisasai teknologi paling singkat dengan menggunakan pemanasan rendah, yang bisa mendekati nutrisi alami susu sapi," jelas Darmanto.

Baca Juga: Tanggung Bulan, Ada Promo Diskon di 5 Swalayan Ini: Susu, Beras & Lainnya

"Susu yang tidak diproses sama sekali, tidak direkomendasikan karena ada kontaminasi virus yang sebabkan penyakit, dengan pasteurisasi menjadi aman dan nutrisi terjaga. Pasteurisasi ini yang disebut susu segar atau fresh milk yang dikatakan paling segar kondisi," sambungnya.

Komentar