Populer Selama Pandemi, Yuk Cari Tahu Sejarah Motif Tie Dye!

Risna Halidi | Dinda Rachmawati | Suara.com

Senin, 05 Oktober 2020 | 13:47 WIB
Populer Selama Pandemi, Yuk Cari Tahu Sejarah Motif Tie Dye!
Ilustrasi tie dye (Dok. Envato)

Suara.com - Selama pandemi Covid-19, segala yang bermotif tie dye kembali menjadi tren fesyen yang populer dan diminati oleh masyarakat.

Motif yang dihasilkan dari teknik ikatan ini bisa dengan mudah kita temui di berbagai item fesyen mulai dari kemeja, kaos, dress hingga sweater. 

Pakaian ini pun lebih menjangkau masyarakat secara luas, tak hanya dewasa, tapi juga anak-anak. Ya, warna dan motif tak terduganya memang cocok dikenakan siapa saja. 

Nah, untuk mengenal apa itu motif tie dye dan seperti apa sejarahnya, simak penjelasannya berikut, seperti yang Suara.com lansir dari Heroine. 

Ilustrasi tie dye (Dok. Antara)
Ilustrasi tie dye (Dok. Antara)

1. Sebagai bentuk ekspresi diri dan penolakan terhadap kemapanan
Tie dye memiliki tempat yang tak terbantahkan dalam sejarah maupun masa depan Amerika Serikat (AS). Motif ini menjadi bentuk ekspresi diri selama berabad-abad. 

Hingga pada tahun 1960-1970-an berfungsi sebagai lambang penolakan terhadap norma-norma sosial yang ketat yang diberlakukan pada masyarakat di tahun 1950-an.

Masyarakat menolak kekerasan, kapitalisme, materialisme, dan keseragaman. Hingga akhirnya muncul lah budaya hippie yang menyebarkan cinta, kasih sayang dan mencari individualisme melalui penggunaan teknik tie dye pada pakaian mereka.

2. Telah dikenal sejak 4000 SM
Bentuk seni tie dye telah digunakan di seluruh dunia sejak 4000 SM. Indian Bandhani adalah jenis pewarnaan ikat yang digunakan untuk menghias tekstil melalui pewarna dan penggunaan kuku untuk mencabut kain menjadi ikatan kecil untuk membentuk desain figuratif.  

Istilah bandhani berasal dari kata kerja Sansekerta bandh, yang berarti "mengikat". Teknik Bandhani terkait erat dengan agama dan acara-acara seremonial seperti pernikahan atau bangun tidur, dan sering menggunakan pewarna alam tertentu yang mewakili acara tersebut.

3. Budaya Jepang mengenalnya sebagai teknik shibori
Teknik pewarna ikat tertua kedua yang dikenal manusia bernama Shibori yang dipopulerkan oleh masyarakat Jepang Timur. Shibori Jepang pertama kali dicatat pada abad kedelapan dan masih dipraktikkan hingga saat ini. 

4. Banyak musisi rock yang menggunakan motif tie dye Festival Woodstock 1969 
RIT Dyes melihat peluang untuk berkembang dan mendanai beberapa seniman untuk memproduksi beberapa ratus kemeja tie dye unik untuk dijual selama Festival Woodstock 1969 di Bethel Woods, New York.  

Musisi rock populer seperti John Sebastian, Jimi Hendrix, dan Janis Joplin menjadi simbol gerakan Woodstock, dengan mengenakan motif unik psikedelik. Bagi mereka yang menemukan rumah dalam budaya, tie dye mewakili penolakan kebiasaan moral masyarakat yang mapan.  

Namun bagi mereka yang menolak cita-cita budaya hippie, tie dye adalah simbol penyalahgunaan narkoba, kebodohan, dan pemberontakan yang tidak beralasan.

5. Tradisi jual beli pewarna dan pakaian unik yang dilakukan Deadhead
Pada pertengahan 1980an, tie dye dan motif psikedelik mulai memudar popularitasnya. Namun, ada satu subkultur yang tetap setia pada motif warna-warni ini, yakni band Deadhead.

Penggemar setia Grateful Dead terus menggunakannya, memanfaatkan konser sebagai tempat untuk berdagang dan mendistribusikan pewarna dan pakaian yang unik. Saat band dibubarkan pada tahun 1995, aliran klasik kultus lainnya seperti Phish meneruskan tradisi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Alasan Fesyen Ramah Lingkungan Harganya Lebih Mahal

Ini Alasan Fesyen Ramah Lingkungan Harganya Lebih Mahal

Lifestyle | Kamis, 24 September 2020 | 06:19 WIB

Pakai Swarovski, Brand Muslim Tanah Air Ini Rilis Koleksi Fesyen Antivirus

Pakai Swarovski, Brand Muslim Tanah Air Ini Rilis Koleksi Fesyen Antivirus

Lifestyle | Selasa, 22 September 2020 | 19:13 WIB

Mau Jadi Desainer Fesyen Muslim? Ikutan Kompetisi MOFP 2020 Yuk!

Mau Jadi Desainer Fesyen Muslim? Ikutan Kompetisi MOFP 2020 Yuk!

Lifestyle | Selasa, 22 September 2020 | 15:41 WIB

Terkini

Kenapa Harta Warisan Keluarga Sering Menimbulkan Konflik? Detektif Jubun Ungkap Alasannya

Kenapa Harta Warisan Keluarga Sering Menimbulkan Konflik? Detektif Jubun Ungkap Alasannya

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 21:37 WIB

6 Perhiasan yang Bawa Keberuntungan Shio di Tahun Kuda Api 2026

6 Perhiasan yang Bawa Keberuntungan Shio di Tahun Kuda Api 2026

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 19:05 WIB

Teater Jaran Abang: Ketika Etika dan Estetika Dijaga Bersama di Atas Panggung

Teater Jaran Abang: Ketika Etika dan Estetika Dijaga Bersama di Atas Panggung

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 17:55 WIB

Dari Menyeberang Jalan hingga Buang Sampah, Pentingnya Anak Paham Keselamatan Sejak Dini

Dari Menyeberang Jalan hingga Buang Sampah, Pentingnya Anak Paham Keselamatan Sejak Dini

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 17:35 WIB

6 Sepatu ALDO yang Diskon di MAPCLUB, Ada Model Stylish hingga Artist Series

6 Sepatu ALDO yang Diskon di MAPCLUB, Ada Model Stylish hingga Artist Series

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 17:35 WIB

Etika dan Hukum Titip Doa Pada Jemaah Haji Dalam Islam

Etika dan Hukum Titip Doa Pada Jemaah Haji Dalam Islam

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 16:42 WIB

Tak Hanya Pintar Akademik, Generasi Muda Dituntut Kuasai Diplomasi dan Bangun Jejaring Global

Tak Hanya Pintar Akademik, Generasi Muda Dituntut Kuasai Diplomasi dan Bangun Jejaring Global

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 16:22 WIB

Di Tengah Krisis Global, Traveling Tetap Prioritas: Anggaran Wisata Malah Meningkat di 2026

Di Tengah Krisis Global, Traveling Tetap Prioritas: Anggaran Wisata Malah Meningkat di 2026

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 16:16 WIB

5 Parfum Aroma Mewah di Indomaret, Wanginya Elegan Bikin Percaya Diri

5 Parfum Aroma Mewah di Indomaret, Wanginya Elegan Bikin Percaya Diri

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 16:00 WIB

Siap-siap War, 11 Cara Beli Tiket Konser The Weeknd Via MyBCA

Siap-siap War, 11 Cara Beli Tiket Konser The Weeknd Via MyBCA

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 16:00 WIB