Bagaimana Rebo Wekasan Menurut Islam? Ini Penjelasannya

Rifan Aditya

Rabu, 14 Oktober 2020 | 10:16 WIB
Bagaimana Rebo Wekasan Menurut Islam? Ini Penjelasannya
Ilustrasi pasangan muslim sedang berdoa. (Shutterstock)

Suara.com - Rebo Wekasan merupakan tradisi yang dilangsungkan secara turun temurun dalam masyarakat Jawa, Sunda, Madura, dan lain-lain yang menganut agama Islam. Berikut ini penjelasan Rebo Wekasan menurut Islam yang perlu kalian ketahui.

Pelaksanaan tradisi Rebo Wekasan digelar pada hari Rabu terakhir bulan Safar. Rebo Wekasan dilaksanakan dengan tujuan untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT agar kita dapat dijauhkan dari berbagai macam malapetaka yang akan diturunkan pada hari tersebut.

Ritual Rebo Wekasan menurut Islam meliputi empat hal yaitu sholat tolak bala, berdoa dengan doa-doa khusus, selametan, sedekah. Ada juga yang menambahkan silaturahim dan berbuat baik dengan sesama.

Rewo Wekasan menurut Islam diriwayatkan oleh berbagai ahli spiritual

Bermula dari anjuran Syeikh Ahmad bin Umar Ad-Dairobi (w.1151 H) dalam kitab “Fathul Malik Al-Majid Al-Mu-Allaf Li Naf’il ‘Abid Wa Qam’i Kulli Jabbar ‘Anid (biasa disebut: Mujarrobat ad-Dairobi). Anjuran yang serupa juga dimuat dalam kibat ”Al-Jawahir Al-Khams” karya Syeikh Muhammad bin Khathiruddin Al-‘Atthar (w. th 970 H) dan Hasyiyah As-Sitti.

Dalam kitab-kitab yang memuat tentang Rebo Wekasan diriwayatkan, seorang Waliyullah yang telah mencapai maqam Kasyaf mengatakan setiap tahun pada Rabu terakhir bulan Syafat, Allah SWT menurunkan 320.000 macam bala' dalam satu malam.

Perlu Anda ketahui Waliyullah merujuk kepada orang suci dan terpercaya tutur katanya. Sedangkan Maqam Kasyaf ialah seseorang yang sudah mencapai ilmu berkedudukan tinggi dan sulit dibaca atau dimengerti orang lain, karena kata-katanya penuh makna.

Rebo Wekasan dalam Pandangan Islam

Menyikapi tradisi tolak bala setiap hari Rebo Wekasan ini, ahli dalam Islam meninjau dalam berbagai sudut.

baca juga

Pertama-tama, rekomendasi shalat Rebo Wekasan dalam sebagian pandangan ulama Sufi (Waliyullah) disebutkan bahwasanya tradisi tersebut berdasarkan pada ilham. Ilham merupakan bisikan hati yang datangnya dari Allah.

Sementara mayoritas ulama Ushul Fiqh menyatakan ilham tidak dapat menjadi dasar hukum, tidak bisa melahirkan hukum wajib, sunnah, makruh, mubah, atau haram.

Kedua, ilham yang diterima tidak dalam rangka menghukumi melainkan hanya sebuah informasi dari alam ghaib. Karenanya anjuran melaksanakan tradisi Rebo Wekasan tidak mengikat karena tidak berkaitan dengan hukum Syariat Islam.

Ketiga, ada pendapat yang cukup kontroversi mengenai di kalangan pemuka Agama Islam, bahwasanya ilham yang diterima seorang wali tidak boleh diamalkan orang lain apalagi orang awam sebelum dicocokkan dengan al-Qur'an dan Hadis.

Apabila ditemukan bukti tidak sesuai dengan Al-Qur'an dan Hadis maka amalan tersebut dapat ditinggalkan.

Penting untuk diketahui bahwa jika melakukan niat sholat Rebo Wekasan secara khusus, maka hukumnya tidak boleh karena tidak terdapat dalam Syariat Islam. Namun jika niatnya adalah sholat sunnah mutlaq atau sholat hajat, maka hukumnya boleh dilakukan.

  • Sholat sunnah mutlaq adalah sholat yang tidak dibatasi waktu, tidak dibatasi sebab, dan bilangannya tidak terbatas.
  • Sholat hajat adalah sholat yang dilaksanakan saat memiliki keinginan atau hajat tertentu, termasuk hajat li daf'il makhuf (menolak hal-hal yang dikhawatirkan).

Nah, sebaiknya jika melakukan salat saat momen Rebo Wekasan tidak diniatkan untuk Rebo Wekasan melainkan untuk sholat sunnah mutlaq atau sholat hajat. Salat-salat itu dapat disebut juga sebagai sholat tolak bala.

Demikian pandangan terkait Rebo Wekasan menurut Islam. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penasaran, Apa itu Rebo Wekasan? Inilah Ulasan Lengkapnya

Penasaran, Apa itu Rebo Wekasan? Inilah Ulasan Lengkapnya

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2020 | 09:56 WIB

Minta Keselamatan Melaut, Warga Pariaman Gelar Ritual Tolak Bala

Minta Keselamatan Melaut, Warga Pariaman Gelar Ritual Tolak Bala

News | Senin, 12 Oktober 2020 | 21:50 WIB

Selamat! 3 Tradisi Khas Buleleng Jadi Warisan Budaya

Selamat! 3 Tradisi Khas Buleleng Jadi Warisan Budaya

Bali | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 20:16 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×