Jangan Tertipu Barang KW, 7 Tips Mengenali Tas Branded Asli

Rima Sekarani Imamun Nissa

Minggu, 18 Oktober 2020 | 14:46 WIB
Jangan Tertipu Barang KW, 7 Tips Mengenali Tas Branded Asli
Ilustrasi Tas Mewah (Pixabay/Engin_Akyurt)

Suara.com - Bagi banyak orang, punya tas branded adalah sebuah kebanggaan tersendiri. Namun, bagaimana jika tas mewah yang dibeli ternyata cuma barang KW?

Biar tidak mudah tertipu, merangkum Yukepo.com, berikut cara membedakan tas branded asli dengan barang palsu.

Perhatikan harganya

Tas branded yang asli tentu mahal harganya, bahkan meski sudah didiskon. Jika ada orang yang menjualnya terlalu jauh di bawah harga pasar, bisa dipastikan itu hanya produk KW.

Ilustrasi tas Gucci. (Pixabay/Michelle Maria)
Ilustrasi tas Gucci. (Pixabay/Michelle Maria)

Lihat cetakan mereknya

Banyak merek terkenal yang produknya dipalsukan. Coba amati cetakan mereknya. Setiap brand umumnya punya ciri khas, misalnya pola monogram pada merek Gucci, Fendi, dan Louis Vuitton.

Perhatian detail produk tersebut

Salah satu merek yang punya banyak versi KW adalah Louis Vuitton. Biar tidak tertipu, perhatian setiap detail produk. Amati bagian lebar talinya. Barang yang asli talinya lebih lebar dan berbahan dasar inferior.

Punya karakteristik bahan yang khas

baca juga

Tas branded asli tentu bahannya lebih bagus dan berkualitas. Namun, kini banyak juga produk KW yang bahannya hampir mirip sehingga harus lebih hati-hati dan cermat.

Sebelum membeli, pastikan kamu sudah mengecek karakteristik produk asli di website resmi merek bersangkutan untuk mengetahui bagaimana tekstur bahan ketika disentuh.

Teliti bagian kancing dan retsleting

Tas mewah dari merek terkenal biasanya punya ciri khas berupa cetakan logo di bagian retsleting, kancing, atau penjepit logam. Pastikan kamu tidak melewatkan bagian ini. Cek dengan teliti supaya tidak tertipu.

Jahitan tas branded asli selalu rapi dan tak ada yang rusak sedikit pun

Ilustrasi tas Louis Vuitton. (Pixabay/Penabeckie)
Ilustrasi tas Louis Vuitton. (Pixabay/Penabeckie)

Kebanyakan produk mahal merupakan handmade atau buatan tangan serta melalui pengawasan ketat sehingga hasilnya sempurna. Tak mungkin ada jahitan yang terlepas. Jahitan juga tidak akan berubah warna walau tas sudah dipakai dalam waktu lama.

Perancang tas juga punya ciri khas tertentu soal jumlah jahitan pada tas karya mereka. Misalnya, pada kantong tas Chanel bahan kulit domba, akan selalu berjumlah 10/12 jahitan.

Lihat sertifikat otentifikasi dan pengemasan tas tersebut

Beberapa merek ternama seperti Chanel selalu melengkapi produk tas mewah mereka dengan sertifikat keaslian.

Namun, ada punya tas branded yang tidak disertai sertifikat otentifikasi, misalnya Hermes. Sebagai alternatif, kamu bisa melihat pengemasannya. Desainer terkenal akan membalut tas spesial mereka dengan kemasan mewah dan elegan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harganya Puluhan Juta, Tas Mewah Ini Malah Dibilang Mirip Kantong Sampah

Harganya Puluhan Juta, Tas Mewah Ini Malah Dibilang Mirip Kantong Sampah

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2020 | 15:20 WIB

Viral di TikTok, Wanita Ini Bikin Baju dari Tas Louis Vuitton

Viral di TikTok, Wanita Ini Bikin Baju dari Tas Louis Vuitton

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2020 | 19:20 WIB

Kreatif, Ubah Sampah Makanan Jadi Tas Unik

Kreatif, Ubah Sampah Makanan Jadi Tas Unik

Video | Senin, 27 Juli 2020 | 07:00 WIB

Terkini

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:33 WIB

Izin Obligasi Rp5,6 Triliun Belum Terbit, Pembahasan APBD DKI 2026 Kian Pelik

Izin Obligasi Rp5,6 Triliun Belum Terbit, Pembahasan APBD DKI 2026 Kian Pelik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:32 WIB

BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM

BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Meneladani Spirit Pemimpi di Negeri Orang dalam Buku Lost in the USA

Meneladani Spirit Pemimpi di Negeri Orang dalam Buku Lost in the USA

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya

BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:29 WIB

2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita

2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Suharyanto Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Bencana

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Suharyanto Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Bencana

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja

Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida

Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida

Bali | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:21 WIB

×