Memeluk Sapi Jadi Tren Gaya Hidup Terbaru, Ampuh untuk Hilangkan Stres

Rima Sekarani Imamun Nissa, Amertiya Saraswati

Senin, 26 Oktober 2020 | 16:52 WIB
Memeluk Sapi Jadi Tren Gaya Hidup Terbaru, Ampuh untuk Hilangkan Stres
Tren Memeluk Sapi di Belanda (facebook.com/Koeknuffelen)

Suara.com - Apa yang Anda lakukan saat ingin menghilangkan stres? Belakangan, aneka macam tren gaya hidup untuk merawat tubuh dan meredakan stres terus bermunculan.

Di Belanda, sebuah tren bernama koe knuffelen atau memeluk sapi sedang digemari. Melansir laman BBC, tren ini menjanjikan rasa tenang, damai, dan bahagia.

Koe knuffelen berfokus pada manfaat yang ditimbulkan saat manusia berpelukan dengan binatang. Sapi pun dipilih bukan tanpa alasan.

Sapi memiliki suhu tubuh yang lebih hangat dibandingkan manusia, serta detak jantung lebih lambat. Kemudian, ukurannya yang besar juga akan membuat pelukan lebih nyaman.

Biasanya, orang-orang yang berminat untuk memeluk sapi akan lebih dulu diajak berkeliling peternakan. Setelah itu, mereka bisa memeluk dan bersandar pada sapi selama 2-3 jam.

Tidak hanya itu, Anda disarankan untuk mengelus bagian punggung sapi hingga membiarkan dijilat untuk pengalaman yang lebih menenangkan.

Tren Memeluk Sapi di Belanda (facebook.com/Koeknuffelen)
Tren Memeluk Sapi di Belanda (facebook.com/Koeknuffelen)

Memeluk sapi juga dipercaya dapat meningkatkan rasa positif dan menghasilkan hormon oksitosin yang berguna mengurangi stres.

Efek ini sebenarnya juga muncul saat Anda memeluk atau tidur dengan binatang peliharaan. Namun, mamalia yang lebih besar akan meningkatkan rasa nyaman tersebut.

Memeluk sapi juga bukan hal baru bagi orang Belanda. Sekitar satu dekade lalu, banyak orang-orang di pedesaan yang sudah melakukannya.

baca juga

Kini, memeluk sapi kembali menjadi tren yang bertujuan mengajak orang-orang untuk mengakrabkan diri dengan kehidupan pedesaan. Tren ini bahkan bisa ditemukan di luar Belanda.

Beberapa negara yang menyediakan sesi memeluk sapi ini di antaranya adalah peternakan di Swiss hingga Amerika Serikat.

Dampak positif dari kegiatan ini rupanya juga bisa dirasakan oleh sapi. Menurut studi tahun 2007 di jurnal Applied Animal Behaviour Science, sapi yang dipeluk akan merasa lebih rileks.

Tren Memeluk Sapi di Belanda (facebook.com/Koeknuffelen)
Tren Memeluk Sapi di Belanda (facebook.com/Koeknuffelen)

Tren memeluk sapi bukanlah satu-satunya tren gaya hidup yang melibatkan binatang.

Beberapa saat lalu, ada pula tren yoga bersama kambing yang muncul di Inggris.

Bukan tanpa alasan, kehadiran kambing saat kelas yoga di luar ruangan ternyata dapat memicu pelepasan hormon yang berhubungan dengan kebahagiaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Bangunan Dunia Pakai Nama Tokoh Indonesia dari Rusia hingga UEA

8 Bangunan Dunia Pakai Nama Tokoh Indonesia dari Rusia hingga UEA

News | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 21:37 WIB

Raja dan Ratu Belanda Minta Maaf, Dikecam karena Liburan ke Luar Negeri

Raja dan Ratu Belanda Minta Maaf, Dikecam karena Liburan ke Luar Negeri

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 14:26 WIB

Anak-anak Korban Kebengisan Tentara Kolonial Tolak Ganti Rugi dari Belanda

Anak-anak Korban Kebengisan Tentara Kolonial Tolak Ganti Rugi dari Belanda

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 12:13 WIB

Terkini

Daftar Shio yang Ditakdirkan Kaya Raya dan Sukses di Usia Tua

Daftar Shio yang Ditakdirkan Kaya Raya dan Sukses di Usia Tua

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 06:50 WIB

Di Balik Kekecewaan 5 cm, Saat Nostalgia Terbentur Realitas Prekuel

Di Balik Kekecewaan 5 cm, Saat Nostalgia Terbentur Realitas Prekuel

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 06:45 WIB

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 06:04 WIB

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

×