alexametrics

Memeluk Sapi Jadi Tren Gaya Hidup Terbaru, Ampuh untuk Hilangkan Stres

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati
Memeluk Sapi Jadi Tren Gaya Hidup Terbaru, Ampuh untuk Hilangkan Stres
Tren Memeluk Sapi di Belanda (facebook.com/Koeknuffelen)

Tren memeluk sapi tersebut dimulai di Belanda.

Suara.com - Apa yang Anda lakukan saat ingin menghilangkan stres? Belakangan, aneka macam tren gaya hidup untuk merawat tubuh dan meredakan stres terus bermunculan.

Di Belanda, sebuah tren bernama koe knuffelen atau memeluk sapi sedang digemari. Melansir laman BBC, tren ini menjanjikan rasa tenang, damai, dan bahagia.

Koe knuffelen berfokus pada manfaat yang ditimbulkan saat manusia berpelukan dengan binatang. Sapi pun dipilih bukan tanpa alasan.

Sapi memiliki suhu tubuh yang lebih hangat dibandingkan manusia, serta detak jantung lebih lambat. Kemudian, ukurannya yang besar juga akan membuat pelukan lebih nyaman.

Baca Juga: Cegah Pesepeda Parkir Sembarangan, Amsterdam Pasang Bunga di Jembatan Kanal

Biasanya, orang-orang yang berminat untuk memeluk sapi akan lebih dulu diajak berkeliling peternakan. Setelah itu, mereka bisa memeluk dan bersandar pada sapi selama 2-3 jam.

Tidak hanya itu, Anda disarankan untuk mengelus bagian punggung sapi hingga membiarkan dijilat untuk pengalaman yang lebih menenangkan.

Tren Memeluk Sapi di Belanda (facebook.com/Koeknuffelen)
Tren Memeluk Sapi di Belanda (facebook.com/Koeknuffelen)

Memeluk sapi juga dipercaya dapat meningkatkan rasa positif dan menghasilkan hormon oksitosin yang berguna mengurangi stres.

Efek ini sebenarnya juga muncul saat Anda memeluk atau tidur dengan binatang peliharaan. Namun, mamalia yang lebih besar akan meningkatkan rasa nyaman tersebut.

Memeluk sapi juga bukan hal baru bagi orang Belanda. Sekitar satu dekade lalu, banyak orang-orang di pedesaan yang sudah melakukannya.

Baca Juga: Viral Sapi Kabur Masuk Rumah Warga, Malah Asyik Rebahan di Atas Kasur

Kini, memeluk sapi kembali menjadi tren yang bertujuan mengajak orang-orang untuk mengakrabkan diri dengan kehidupan pedesaan. Tren ini bahkan bisa ditemukan di luar Belanda.

Komentar