Toxic Positivity, Hindari 5 Kalimat Ini saat Menghibur Orang Sedih

Rima Sekarani Imamun Nissa

Rabu, 28 Oktober 2020 | 07:44 WIB
Toxic Positivity, Hindari 5 Kalimat Ini saat Menghibur Orang Sedih
Ilustrasi pasangan berpelukan. (Shutterstock)

Suara.com - Belakangan ini, istilah toxic positivity mungkin semakin sering kamu dengar. Kalimat positif yang kamu ucapkan saat menyemangati seseorang, mungkin saja malah memberikan efek negatif bagi orang tersebut.

Ada pesan negatif yang secara eksplisit terbawa dalam hal yang terkesan positif. Oleh karenanya, orang yang mendengarnya jadi mereka lebih sedih dan terpuruk.

Melansir Yukepo.com, berikut beberapa kalimat yang paling sering diucapkan saat menghibur seseorang dan tanpa disadari termasuk toxic positivity.

Aku cuma mau yang terbaik buat kamu

Ilustrasi persahabatan, gelang persahabatan (Shutterstock)
Ilustrasi persahabatan (Shutterstock)

Ini biasanya diucapkan seseorang yang ikut campur dalam masalah pribadi orang lain. Seolah tahu segalanya, dia memberikan nasihat yang sebenarnya tidak pernah diharapkan.

Ketimbang begitu, lebih baik menghiburnya dengan kalimat yang lebih menenangkan seperti, "Aku mungkin tidak bisa memahami perasaanmu, tapi aku siap mendengarkan curhatanmu dan mendukung keputusan yang kamu ambil."

Kamu kuat, kamu bisa mengatasinya

Kalimat ini sering terucap saat melihat orang terdekat mengalami masalah dan merasa rapuh. Niatnya memotivasi untuk bertahan, memberi kekuatan, dan semangat, tapi bisa jadi malah bikin orang bersangkutan semakin merasa lemah.

Coba ganti dengan kalimat seperti, "Aku tidak bisa membayangkan betapa beratnya ini buat kamu. Kamu perlu bantuan apa?"

baca juga

Aku mengerti kondisimu. Aku pernah mengalaminya juga, kok

Maksudnya mungkin baik, mengungkapkan bahwa kamu bisa memahami perasaannya. Hanya saja, sebenarnya tidak ada orang lain yang bisa benar-benar memahami duka yang dialami seseorang.

Ada kalimat yang lebih baik untuk menyampaikan empatimu. "Aku pernah ada di kondisi yang mirip dan mencoba melakukan yang terbaik dan menjalani hidup seperti biasa. Kisahmu unik. Aku bisa bilang kalau aku paham kondisimu. Tapi aku bakal senang kalau kamu tidak keberatan mendengar dari pengalamanku sebelumnya."

Biar waktu yang mengobati

Ungkapan bahwa waktu akan mengobati segalanya, sama sekali tidak akan membuat seseorang merasa lebih baik. Saat ada masalah, tentu tetap harus ada upaya untuk mengatasinya.

Lebih baik katakan sesuatu yang lebih logis. Misalnya, kamu bisa berharap hal yang menimpanya tidak semakin parah dan kamu akan menemani serta selalu siap membantu jika dibutuhkan.

Ilustrasi perempuan mengenakan coat. (Pixabay/Anastasia Gepp)
Ilustrasi perempuan mengenakan coat. (Pixabay/Anastasia Gepp)

Ini bukan masalah yang paling berat. Ada orang lain yang mungkin mengalami hal lebih sulit

Fakta bahwa keadaanmu lebih baik ketimbang gelandangan yang kelaparan tidak akan membuatmu langsung merasa jauh lebih bahagia. Luka yang kamu rasakan juga tidak hilang.

Saat orang lain punyas masalah, jangan menghakimi dan membandingkan problemnya tidak seberapa berat. Ada yang lebih baik, misalnya dengan mengatakan, "Apa yang bisa aku bantu biar kamu merasa lebih baik?"

Ada yang banyak hal yang bisa dilakukan untuk membantu dan mendukung seseorang tanpa harus melontarkan kalimat toxic positivity. Kamu bisa hanya duduk menemaninya biar tidak kesepian, mendengarkan ceritanya, membelikan makanan, dan hal-hal sederhana lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suka Hal Menyeramkan, 4 Zodiak Pemberani Ini Tak Sabar Sambut Halloween

Suka Hal Menyeramkan, 4 Zodiak Pemberani Ini Tak Sabar Sambut Halloween

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2020 | 19:22 WIB

Ramalan Zodiak 28 Oktober 2020: Keseringan Sombong, Leo Nggak Capek?

Ramalan Zodiak 28 Oktober 2020: Keseringan Sombong, Leo Nggak Capek?

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2020 | 06:10 WIB

Gengsinya Kegedean, 4 Zodiak Ini Paling Malas Minta Maaf

Gengsinya Kegedean, 4 Zodiak Ini Paling Malas Minta Maaf

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2020 | 07:05 WIB

Terkini

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

News | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:26 WIB

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:23 WIB

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:22 WIB

×