Beli Daster, Pembeli Kasih Ulasan Buruk Bilang Bajunya Sampah

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Rabu, 28 Oktober 2020 | 15:33 WIB
Beli Daster, Pembeli Kasih Ulasan Buruk Bilang Bajunya Sampah
Ulasan Pembeli dengan Kata-Kata Menjelekkan. (Instagram)

Suara.com - Setelah melakukan pembelian online di e-commerce, Umumnya pembeli akan diminta untuk memberikan ulasan dan penilaian terhadap barang ataupun pelayanan yang diberikan oleh penjual. Tapi sayangnya, pembeli kadang memberikan ulasan buruk sehingga menimbulkan konflik antara pembeli dan penjual. Seperti yang terjadi pada pembeli dan penjual di salah satu e-commerce ini, yang kisahnya dibagikan oleh Instagram @pembasmi.kehaluan.reall.

Melalui tangkapan layar, diketahui ada seorang pembeli yang baru saja membeli 4 buah daster dengan harga Rp 100 ribu di toko online. Namun sayangnya, ia tak puas dengan daster yang ia terima. Ia pun protes dan memberikan penilaian bintang 1 dalam ulasan tersebut, disertai dengan kata-kata kasar.

"Penjual respons lelet, baju sampah. Jangan ada yang beli. Barang yang dijual barang sampah. Nggak pantes dijual, baju gue beli jadi keset ta*k kucing," tulisnya.

Tak terima mendapat ulasan negatif, sang penjual pun mengancam untuk membawa kasus ini ke meja hukum, dengan pasal ujaran kebencian. "Pinter dikit, Kak, kalau nggak terima kan bisa bilang kurirnya retur. Lagian bilang cancel pas barang sudah dikirim. Habis-habisan di pengadilan yuk, tunggu surat kita, kita somasi ujaran kebencian. Tunggu sampai suratnya," balas si penjual.

Mengetahui akan disomasi, si pembeli pun merasa ketakutan dan akhirnya meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Unggahan tersebut pun viral dan mendapatkan berbagai komentar dari warganet.

"Lagi ngapain sih review kaya gitu? Ngeluapin stres jangan di lapak orang kali," tulis @meliana_zaenudin.

"Lah namanya juga baju 100 ribu dapet 4. Ya kali mau dapet yang bagus bener," komentar @mayyazza.

"Kadang penjual juga gitu, sih, sering nggak sesuai sama foto, ada juga lain yang kita pesen, lain yang dikirim. Kan gila," kata @parfumeq_01.

baca juga

Kalau kamu, pernah punya pengalaman seperti itu juga, nggak?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Pembeli Minta Barang Dikirim 4 Tahun Lagi, Netizen: Nunggu Sarjana?

Viral Pembeli Minta Barang Dikirim 4 Tahun Lagi, Netizen: Nunggu Sarjana?

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 12:44 WIB

Viral Orang Tajir Salah Transfer Ongkir Rp8 Juta, Malah Dicurigai Penipuan

Viral Orang Tajir Salah Transfer Ongkir Rp8 Juta, Malah Dicurigai Penipuan

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2020 | 14:15 WIB

Beli iPhone 11 Pro Max Rp 1 Juta, Pembeli Ini Dapat Barang Tak Terduga

Beli iPhone 11 Pro Max Rp 1 Juta, Pembeli Ini Dapat Barang Tak Terduga

Tekno | Minggu, 18 Oktober 2020 | 12:15 WIB

Terkini

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:04 WIB

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:53 WIB

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:52 WIB

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Banten | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:44 WIB

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:42 WIB

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:37 WIB

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung

Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:31 WIB

×