Array

Awas! Makan Sambil Menonton Televisi Bisa Tingkatkan Risiko Obesitas

Minggu, 01 November 2020 | 14:24 WIB
Awas! Makan Sambil Menonton Televisi Bisa Tingkatkan Risiko Obesitas
Ilustrasi menonton film, menonton televisi. [Shutterstock]

Suara.com - Makan sambil nonton televisi sering dilakukan oleh banyak orang. Rasanya makan jadi lebih berselera saat ditemani tontonan yang kita sukai. Namun, perlu diketahui bahwa makan sambil menonton televisi memiliki dampak negatif bagi tubuh.

Akun jejaring sosial TikTok @ilmumakanan mengungkapkan dampak makan sembari menonton televisi. Pada video ini, diungkapkan tentang penelitian yang menyebutkan mengenai hal ini.

Pada penelitian tersebut, ada 20 orang yang dibagi jadi dua grup. Awalnya, orang-orang ini disuruh untuk memilih film apa yang ingin ditonton. Satu grup menonton sembari makan pizza dan satu grup lagi menonton sambil makan mac and cheese.

Hasilnya, asupan kalori meningkat. Pada grup yang makan pizza meningkat sebanyak 36 persen, sedangkan untuk grup yang memakan mac and cheese asupan kalorinya meningkat hingga 71 persen.

Nonton horor
Nonton horor

Selain itu, Para peneliti dari University of Sussex  menyebutkan bahwa seseorang yang makan sembari menonton televisi dapat menyebabkan obesitas.

Mereka mengungkapkan bahwa orang cenderung tidak mengontrol jumlah makanan yang dikonsumsi ketika indera teralihkan dengan tayangan televisi.

Orang yang makan sembari menonton televisi pun akan lebih fokus menonton ketimbang makan. Akhirnya, jumlah makanan yang masuk ke tubuh jadi tak terkontrol.

Tak hanya itu, saat menonton, perut sering kali tidak sadar apakah sudah kenyang atau belum sehingga porsi makanan yang masuk ke tubuh bisa jadi lebih banyak, bahkan tak terkendali.

Selain itu, proses metabolisme tubuh pun  akan melambat dan memicu penumpukan lemak di area pinggang yang meningkatkan risiko obesitas.

Baca Juga: Studi: Bayi Kekurangan Vitamin D Berisiko Obesitas dan Diabetes saat Remaja

Makan dengan fokus dan tak dibarengi dengan aktivitas lain dapat membantu mengurangi risiko obesitas pada tubuh. Saat fokus pada makanan, tubuh akan lebih sadar dalam mengontrol jumlah asupan yang masuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI