alexametrics

Dari Sate Hingga Sarang Madu, Cuitan Trump Dipenuhi Orang Promosi Makanan

Arendya Nariswari
Dari Sate Hingga Sarang Madu, Cuitan Trump Dipenuhi Orang Promosi Makanan
Dari Sate Hingga Sarang Madu, Cuitan Trump Dipenuhi Orang Promosi Makanan. (Twitter/realDonaldTrump)

Bikin cuitan kemenangan, kolom komentar akun Twitter Donald Trump dipenuhi orang jual bubur sampai ayam suwir.

Suara.com - Donald Trump, belum lama ini membuat sebuah cuitan yang cukup mencuri perhatian publik. Dirinya mengatakan akan menang dalam pilpres tahun ini

Namun siapa sangka, jika kolom komentar cuitan Trump justru dipenuhi dengan komentar warganet Indonesia yang numpang lapak berjualan makanan?

Makanan yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari bubur, sate sampai dengan sarang madu, menghiasi kolom komentar cuitan Trump tersebut.

"Permisi numpang iklan ya pak @realDonaldTrump, open PO bubur jongkong dan biji salah, ditunggu sampai jam 10.00 WIB, hubungi WA," tulis akun Twitter @WTitipan.

Baca Juga: Pemilu Amerika Serikat: Joe Biden Sebut Mobil Listrik dan Tekan Emisi

Dari Sate Hingga Sarang Madu, Cuitan Trump Dipenuhi Orang Promosi Makanan. (Twitter/realDonaldTrump)
Dari Sate Hingga Sarang Madu, Cuitan Trump Dipenuhi Orang Promosi Makanan. (Twitter/realDonaldTrump)

Tak mau ketinggalan, menyusul bubur ayam ada sate dan sop kambing yang bergiliran menawarkan dagangannya melalui kolom komentar cuitan Trump.

Tak sampai di situ saja, pedagang sarang madu bahkan dengan berani menawarkan jualannya menggunakan bahasa Inggris.

"If you wanna be number one anymore you must eat honeycomb alias sarang madu like this. I sure you will be Iron Man," ucap admin akun Twitter @EvythaPheron.

Sebelumnya, harga minyak dunia naik setelah Donald Trump mengklaim kemenangannya dalam pemilu AS. Padahal, jutaan suara masih terus dihitung.

Klaim kemenangan Trump dipandang sebagai katalis penguatan harga minyak dunia ditengah isu pemotongan produksi minyak yang dipimpin Arab Saudi.

Baca Juga: Joe Biden Sementara Unggul dari Trump, Rupiah Menguat Terhadap Dollar AS

Trump secara keliru mengklaim telah menang setelah penantangnya dari Partai Demokrat Joe Biden mengatakan dia yakin akan memenangkan kontestasi meski penghitungan suara belum rampung.

Komentar