Karena Banyak Tanya, Menteri Nadiem Makarim Mengaku Pernah Di-Bully Guru

Risna Halidi, Lilis Varwati

Jum'at, 27 November 2020 | 15:06 WIB
Karena Banyak Tanya, Menteri Nadiem Makarim Mengaku Pernah Di-Bully Guru
Bidik layar video Mendikbud Nadiem Makarim. (istimewa).

Suara.com - Siapa kira, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim ternyata memiliki guru favorit -- serta guru 'tidak favorit' saat sekolah dulu.

Menteri Nadiem mengatakan, guru Bahasa Inggris saat SMA menjadi guru favoritnya saat itu, meski demikian, sang guru dianggap memiliki pola didik yang keras.  

"Tetapi itu keras karena merasa saya punya bakat dalam menulis dan menganalisa, dalam menulis esai. Jadi kalau saya sedikit aja kendor, dia akan langsung bilang 'ini gimana? Saya tahu kamu itu lebih baik dari ini. Kamu itu sebenarnya sangat berbakat'. Jadi dia tidak pernah menghina saya," cerita Menteri Nadiem kepada aktris Maudy Ayunda lewat siaran langsung Instagram, Jumat (27/11/2020).

Meski sang guru marah, Menteri Nadiem merasa emosi tersebut merupakan wujud kepercayaan dan cara sang guru meyakinkan dirinya agar bisa lebih baik. Dukungan itu, bagi Menteri Nadiem, membuatnya bisa jadi sosok percaya diri seperti sekarang. 

"Jadi dia punya growth mindset terhadap saya. Dia percaya saya bisa lebih baik. Jadi lama-lama saya juga percaya dengan diri saya, ya gak apa-apa dia tekan saya untuk terus berkinerja tapi oke dia percaya pada saya dan selalu dorong kepercayaan diri saya," ucapnya.

Namum secara bersamaan -- saat masih kelas 1 SMA, Menteri Nadiem mengaku memiliki guru yang kurang membuatnya sreg. Hal itu terjadi lantaran sang guru terkesan selalu kesal kepada Menteri Nadiem yang dianggapnya sering banyak bertanya. 

"Kadang-kadang apa yang dia bilang, saya kurang setuju. Karena saya kan sudah baca, mungkin gak sesuai 100 persen. Jadi saya mau nanya dong. Jadi lama-lama guru itu keliatan frustasi dan mau mem-bully saya di depan kelas. Itu saya sampai lumayan bisa sampai depresi dengan guru itu," cerita Nadiem.

Nadiem bahkan merasa guru tersebut menjadikannya sebagai target perundungan di kelas. Sang guru juga, kata Menteri Nadiem, tidak memberi kesempatan untuk ia bicara dan mengeluarkan pendapat.

Sebagai Menteri Pendidikan saat ini, Nadiem menyadari bahwa guru bukan hanya bertugas menyampaikan materi sesuai kurikulum. Lebih penting dari itu, menurutnya, guru justru harus mampu memberikan pemikiran yang bertumbuh dan menciptakan suasana belajar menyenangkan bagi siswa.

baca juga

"Itu yang growth mindset dan fixed mindset. Dia (guru) menciptakan inovasi di dalam lingkungan kelas karena dia care. Kalau anak saya bosan apa lagi. Dia care bahwa partisipasi murid adalah yang terpenting," tutup Menteri Nadiem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemendikbud Klaim Tak Ada Senioritas dalam Seleksi PPPK Guru Honorer 2021

Kemendikbud Klaim Tak Ada Senioritas dalam Seleksi PPPK Guru Honorer 2021

News | Jum'at, 27 November 2020 | 11:02 WIB

Kemendikbud Janji Seleksi PPPK Guru Honorer 2021 Tak Molor Seperti 2019

Kemendikbud Janji Seleksi PPPK Guru Honorer 2021 Tak Molor Seperti 2019

News | Jum'at, 27 November 2020 | 10:53 WIB

Alhamdulillah,  Insentif Guru Ngaji di Kota Bogor Naik 50% Tahun Depan

Alhamdulillah, Insentif Guru Ngaji di Kota Bogor Naik 50% Tahun Depan

Jabar | Jum'at, 27 November 2020 | 05:00 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×