Ingin Pernikahan Mewah, Wanita Ini Ngaku Kanker hingga Pura-Pura Meninggal

Rima Sekarani Imamun Nissa, Amertiya Saraswati

Senin, 30 November 2020 | 13:06 WIB
Ingin Pernikahan Mewah, Wanita Ini Ngaku Kanker hingga Pura-Pura Meninggal
Ilustrasi pernikahan. [Tú Anh/Pixabay]

Suara.com - Seorang wanita bernama Toni Standen berhasil menggelar pernikahan impian yang memakan biaya ratusan juta Rupiah. Pernikahan itu digelar setelah dirinya melakukan penipuan kepada teman-temannya.

Toni Standen adalah wanita 29 tahun asal Inggris yang berstatus pengangguran. Melansir Mirror, Toni berhasil menipu teman-temannya hingga 8.500 poundsterling atau Rp 160 juta.

Untuk melakukan penipuan tersebut, Toni Standen mengaku bahwa dirinya sakit kanker. Tidak hanya itu, Toni ingin lekas menikah karena ayahnya juga sekarat karena kanker.

"Belum lama ini aku diberitahu hanya memiliki dua bulan untuk hidup. Aku memiliki tumor yang agresif di kakiku dan organku mengalami kegagalan," tulis Toni di laman GoFundMe.

Teman-teman Toni bahkan membantunya membuat laman donasi tersebut. Sementara, Toni sampai mencukur rambut hingga botak untuk melengkapi aktingnya.

Ilustrasi pengidap kanker jalani pengobatan alternatif (Shutterstock)
Ilustrasi sakit kanker (Shutterstock)

Wanita ini berhasil menggelar pernikahan dengan kekasihnya, meski sang ayah meninggal lebih dulu. Bukan cuma pernikahan mewah, Toni bahkan menerima video spesial dari pemain bola favoritnya di Everton FC.

Pasca pernikahan, Toni dan suaminya James lekas menghitung uang sumbangan yang diterima. Keduanya lantas bulan madu ke Turki.

Sementara pada Februari 2020, laman Facebook Toni Standen mengabarkan berita duka bahwa dirinya telah meninggal. Namun, Toni muncul lagi dan berkata bahwa status tersebut dibuat oleh hacker.

Pada Maret, Toni terlihat berlibur ke beberapa negara Eropa meski mengaku sakit keras. Kemudian di bulan April, wanita ini mengklaim positif Covid-19.

baca juga

Hal tersebut membuat teman-teman Toni curiga. Mereka pun menelepon dan memutuskan merekam percakapan yang ada.

"Dia mulai menangis dan mengakui bahwa semua itu bohong. Kami menutup telepon dan langsung melapor polisi," ungkap teman-teman Toni.

Ilustrasi Sakit (Pexels/Andrea)
Ilustrasi sakit parah (Pexels/Andrea)

Sekarang, wanita 29 tahun tersebut terancam hukuman karena telah melakukan penipuan. Toni juga bisa diminta untuk membayar kembali semua yang donasi yang diterimanya.

Pengadilan sendiri menyatakan bahwa Toni Standen telah melakukan penipuan dan pelanggaran besar terhadap kepercayaan teman-temannya.

Jika nantinya uang tersebut kembali, teman Toni Standen menyatakan bahwa mereka siap mendonasikan uang itu kepada organisasi amal kanker.

"Jika kami mendapatkannya kembali, aku akan mendonasikannya untuk lembaga amal kanker. Harus ada sedikit cahaya di akhir kisah kelam ini," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Cemburu, Pria Ini Nikahi 2 Perempuan Sekaligus

Bikin Cemburu, Pria Ini Nikahi 2 Perempuan Sekaligus

Sulsel | Senin, 30 November 2020 | 12:51 WIB

Larangan Berkumpul Diperpanjang, Warga Makin Pilih Tunda Pernikahan

Larangan Berkumpul Diperpanjang, Warga Makin Pilih Tunda Pernikahan

Sumsel | Senin, 30 November 2020 | 11:38 WIB

Hanya di Indonesia, Google Maps Kalah sama Tenda Perkawinan

Hanya di Indonesia, Google Maps Kalah sama Tenda Perkawinan

Jatim | Minggu, 29 November 2020 | 16:44 WIB

Terkini

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini Beda Kandungannya dengan Beras Biasa

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini Beda Kandungannya dengan Beras Biasa

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:55 WIB

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:45 WIB

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 10:42 WIB

Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance

Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:39 WIB

Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?

Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:37 WIB

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:35 WIB

Rupiah Terperosok ke Level Rp17.700-an Usai Ganti Menkeu, Ini Penyebab Utamanya

Rupiah Terperosok ke Level Rp17.700-an Usai Ganti Menkeu, Ini Penyebab Utamanya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 10:32 WIB

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:31 WIB

×