Viral Video Donat Dibuang Ini Bikin Miris, Warganet: Emang Begitu Aturannya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Hiromi Kyuna

Kamis, 03 Desember 2020 | 18:15 WIB
Viral Video Donat Dibuang Ini Bikin Miris, Warganet: Emang Begitu Aturannya
Ilustrasi donat favorit. (Shutterstock)

Suara.com - Salah satu resiko bagi pelaku usaha kuliner adalah makanan yang tak habis terjual. Tentu saja makanan yang tak habis terjual dapat menyebabkan kerugian. Apa yang dilakukan para pelaku usaha kuliner pada makanan yang tak habis terjual?

Seorang warganet membagikan video saat tempat penjualan donat di mana ia bekerja tutup. Video tersebut dibagikan melalui akun jejaring sosial TikTok @simplyymod.

Pada video tersebut, ia yang merupakan seorang karyawan donat ternama tengah membuang donat-donat ke tempat sampah. Ia menyebutkan bahwa hal inilah yang membuat dirinya benci bekerja di tempat itu.

Terdapat banyak sekali donat yang dibuang. Donat-donat tersebut juga memiliki rasa yang berbeda-beda. Nampaknya donat-donat yang dibuat tersebut adalah donat yang tak laku terjual hingga gerai tutup.

Hingga Kamis (3/12/2020), unggahan tersebut sudah ditonton sebanyak 2 juta kali di TikTok. Banyak orang yang menyayangkan hal ini.

Donat yang tak laku dibuang (TikTok @simplym0d)
Donat yang tak laku dibuang (TikTok @simplyym0d)

"Daripada mubadzir dibuang-buang gitu, mendingan dikasih ke orang yang tidak mampu," Ucap seorang warganet di kolom komentar.

Warganet lainnya juga berkomentar karena merasa miris. "Sedih banget lihatnya, padahal di luar sana banyak orang yang nggak bisa makan," ucap warganet ini.

Meski begitu, ada warganet lain di kolom komentar yang coba memberikan klarifikasi. "Emang udah peraturannya begitu. Kalo donat bisa dibawa balik, takut disalahgunakan buat dijual lagi. Itu bisa ngerusak brand atau malah orang lebih pilih beli donat yang nggak laku dengan harga murah," ungkap salah seorang warganet.

Ada juga warganet yang mengungkapkan hal ini tak hanya terjadi di gerai donut itu saja. "Gue pernah kerja di restoran pizza. Sama kok, sisa adonan pizza yang udah terlanjur dibuat tapi nggak kebeli harus dibuang. Tapi kalau mau dimakan di tempat sambil beres-beres boleh," komentar warganet ini berbagi pengalaman.

baca juga

Bagaimana menurutmu?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Potret Bocah Penjual Donat Ketiduran saat Jualan, Kisahnya Miris

Viral Potret Bocah Penjual Donat Ketiduran saat Jualan, Kisahnya Miris

Sumsel | Kamis, 19 November 2020 | 07:21 WIB

Lezat dan Gurih! Ini Resep Donat Bomboloni Ala Dapur Anak

Lezat dan Gurih! Ini Resep Donat Bomboloni Ala Dapur Anak

Lifestyle | Minggu, 08 November 2020 | 15:17 WIB

Perjuangan Dokter Gigi Banting Stir Jadi Pengusaha Donat Beku

Perjuangan Dokter Gigi Banting Stir Jadi Pengusaha Donat Beku

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 16:29 WIB

Terkini

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

×