Fakta Bunga Bangkai Rafflesia Arnoldii yang Tidak Banyak Diketahui

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 23 Desember 2020 | 20:05 WIB
Fakta Bunga Bangkai Rafflesia Arnoldii yang Tidak Banyak Diketahui
Raflesia Arnoldi

Suara.com - Siapa yang tidak mengenal Rafflesia Arnoldii? Bunga besar berwarna merah ini sangat populer di dunia. Walaupun baunya yang menyengat, bunga terbesar di dunia ini menjadi daya tari masyarakat lokal maupun dunia.

Namun, di tengah kepopulerannya di kalangan masyarakat banyak yang tidak tahu ketika ditanya mengenai bunga besar ini.

Dalam sains, Rafflesia Arnoldii termasuk ke dalam famili endoparasit, yang berarti  organ vegetatif yang dimodifikasi sehingga tubuh tumbuhan ini hanya ada sebagai jaringan seluler. Artinya tumbuhan ini hidup pada jaringan tumbuhan inangnya.

Rafflesia Arnoldii tidak terdapat jaringan, daun, akar, dan batang atau melakukan fotosintesis. Genusnya termasuk ke dalam raksasa, kadang-kadang dikenal sebagai bunga bangkai. Bunga ini menjadi individu terbesar yang diketahui dari semua spesies tumbuhan di dunia dan ditemukan di pegunungan berhutan seperti Sumatra dan Kalimantan .

Di bawah ini terdapat beberapa fakta mengenaiRafflesia Arnoldii:

1. Parasit terbesar

Rafflesia Arnoldii dapat tumbuh hingga satu meter dengan diameter yang memecahkan rekor dunia yaitu 107 cm.

2. Bau busuk untuk menarik serangga

Rafflesia Arnoldiiakan layu ketika mengeluarkan bau busuk. Bau ini digunakannya untuk menari perhatian serangga. Rafflesia Arnoldii juga memiliki lima kelopak denga rongga mekar berwarna putih dan bintik merah.

baca juga

3. Butuh 9 bulan untuk mekar

Raflesia Arnoldi membutuhkan waktu sekitar 9 bulan untuk mekar. Namun, hanya kemekaran ini hanya berlangsung selama seminggu.

4. Berat Raflesia Arnoldi

Bunga Rafflesia Patma mekar di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat. [Suara.com/Rambiga]
Bunga Rafflesia Patma mekar di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat. [Suara.com/Rambiga]

Bunga bangkai ini memiliki berat hingga 7 kg.

5. Jumlah spesies Raflesia di dunia

Rafflesia Arnoldii memiliki sekitar 20 spesies di dunia. Malaysia dan Indonesia masing-masing memiliki delapan spesies.

Penulis: Fajar Ramadhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bunga Bangkai Tumbuh Dekat Sungai di Garagahan Agam, 7 Hari Lagi Mekar

Bunga Bangkai Tumbuh Dekat Sungai di Garagahan Agam, 7 Hari Lagi Mekar

Riau | Rabu, 16 Desember 2020 | 18:20 WIB

Langka! Bunga Bangkai Tumbuh di Kebun Kelapa Sawit Warga Garagahan Agam

Langka! Bunga Bangkai Tumbuh di Kebun Kelapa Sawit Warga Garagahan Agam

News | Rabu, 16 Desember 2020 | 18:04 WIB

Bau Menyengat, Wijiyanti Tak Sangka Ada Bunga Bangkai di Rumahnya

Bau Menyengat, Wijiyanti Tak Sangka Ada Bunga Bangkai di Rumahnya

Video | Kamis, 19 November 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:10 WIB

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:04 WIB

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:53 WIB

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:52 WIB

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Banten | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

×