5 Fakta Kampung Gajah, Terbengkalai Mirip Kota Mati

Rifan Aditya

Kamis, 24 Desember 2020 | 06:26 WIB
5 Fakta Kampung Gajah, Terbengkalai Mirip Kota Mati
Fakta Kampung Gajah - Penampakan Kampung Gajah Wonderland di Bandung. (instagram.com @adithyael & @nadiameliaputri)

Suara.com - Setelah lama tidak beroperasi dan dibiarkan terbengkalai, Kampung Gajah Wonderland disinyalir sebagai salah satu tempat paling angker di Bandung, Jawa Barat. Selain kondisinya mirip kota mati, ada hal lain yang perlu kamu ketahui tentang Kampung Gajah. Simak fakta Kampung Gajah yang dirangkum Suara.com

Diketahui tempat wisata di Bandung yang dibangun tahun 2010 ini mengalami pailit pada Desember 2017 dan ditutup pada Mei 2018. Tempat tersebut kini terbengkalai dan menyisakan puing-puing bangunan. Berikut lima fakta kampung gajah. 

1. Luas Lahan 60 Hektar

Wisata Kampung Gajah ini dibangun di atas lahan seluas 60 hektar dan terdapat berbagai macam wahana yang bisa Anda nikmati di sana. Mulai dari kolam ombak buatan, motor ATV, flying fox, hingga berbagai permainan outbound lainnya.

Tak hanya itu, lokasi wisata Kampung Gajah ini juga di kelilingi berbagai tumbuhan hijau sehingga terasa asri dan sejuk. Selain itu, pengunjung juga akan dihibur dengan berbagai atraksi dari penyelenggara.

Kampung Gajah Wonderland di Bandung (instagram.com/satryalasmana)
Kampung Gajah Wonderland di Bandung (instagram.com/satryalasmana)

2. Perusahaan Bangkrut

Wisata Kampung Gajah dikelola oleh  PT. Cahaya Adipura Sentosa (PT. CAS). Tempat ini memiliki lebih dari 30 wahana yang dapat dinikmati pengunjung.

Namun, di tahun 2017,  PT. Cahaya Adipura Sentosa (PT. CAS) dinyatakan pailit oleh pengadilan setelah terjadi kendala pada operasional. Namun, sebelum dinyatakan pailit, diketahui harga tiket Wisata Kampung Gajah terlalu mahal. 

3. Tempat Angker

baca juga

Tiga tahun terbengkalai membuat Wisata Kampung Gajah disinyalir sebagai wisata horor oleh masyarakat. Terlebih bangunannya kini tak terawat dan ditumbuhi banyak ilalang.

Kondisi seperti itu jugalah yang membuat suasana tempat wisata tersebut terkesan angker dan horor. Banyak netizen yang mengabadikan Wisata Kampung Gajah berupa foto dan video di media sosial.

Kampung Gajah Wonderland di Bandung (instagram.com/fikraaditya)
Kampung Gajah Wonderland di Bandung (instagram.com/fikraaditya)

4. Kampung Gajah Mirip Kota Mati 

Bangunan yang terbengkalai ditambah rimbunnya ilalang, menjadikan Wisata Kampung Gajah seperti kota mati. Tak ada pengunjung, kotor, dan gelap. Bahkan sebagian patung-patung yang dulu menghiasi wisata tersebut terlihat sudah rusak dan berjatuhan. 

5. Wahana yang Terbengkalai 

Salah satu wahana paling populer di Wisata Kampung Gajah adalah kolam ombak buatan. Kini, kondisi kolam ombak pun tak kalah menyedihkan. Airnya berwarna hijau lumut, wahananya pun kotor dan sudah rusak.

Demikian fakta Kampung Gajah, taman bermain di Bandung yang terbengkalai mirip kota mati dan disebut-sebut angker.

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Tempat Wisata di Bandung Kembali Dibuka Setelah PSBB

3 Tempat Wisata di Bandung Kembali Dibuka Setelah PSBB

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2020 | 14:45 WIB

Penampakan Seram Kampung Gajah, Banyak Ilalang dan Bangunan Tak Terurus

Penampakan Seram Kampung Gajah, Banyak Ilalang dan Bangunan Tak Terurus

Video | Jum'at, 12 Juni 2020 | 20:30 WIB

Netizen Ini Bagikan Video Main ke Kampung Gajah, Kok Jadi Seram Ya!

Netizen Ini Bagikan Video Main ke Kampung Gajah, Kok Jadi Seram Ya!

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2020 | 10:13 WIB

Terkini

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

×