10 Ciri Orang Perfeksionis, Apakah Anda Termasuk Salah Satunya?

Vania Rossa

Kamis, 31 Desember 2020 | 09:32 WIB
10 Ciri Orang Perfeksionis, Apakah Anda Termasuk Salah Satunya?
Ilustrasi lelaki perfeksionis [shutterstock]

Suara.com - Harus serba teratur, rapi, dan sempurna. Begitulah ciri orang perfeksionis yang selama ini kita kenal. Seseorang yang perfeksionis biasanya tidak menyukai segala sesuatu yang bersifat abstrak, karena dianggap tidak beraturan.

Meski begitu, bukan berarti menjadi orang perfeksionis ini selalu baik. Ada juga dampak di balik sifat perfeksionis. Terkadang, karena terlalu menuntut kesempurnaan, membuat si perfeksionis melakukan banyak hal yang tidak praktis.

Nah, apakah Anda atau orang di sekitar Anda termasuk orang perfeksionis? Yuk, cek apakah ada ciri orang perfeksionis berikut yang Anda miliki, seperti dikutip dari laman Very Well Mind.

1. Menetapkan tujuan yang tinggi
Orang perfeksionis cenderung akan menetapkan tujuan yang tinggi. Biasanya ia akan bekerja sangat keras untuk mencapai tujuan tersebut. Dan ketika telah menetapkan tujuan, ia harus mencapainya. Walaupun mendapatkan hasil yang baik, jika belum mencapai targetnya, ia akan memandang hal tersebut sebagai kegagalan.

2. Sangat kritis
Berbicara mengenai prestasi, orang perfeksionis akan sangat kritis terhadap diri mereka sendiri dan orang lain. Ia akan melihat kesalahan dan ketidaksempurnaan untuk mengasah kemampuannya lebih dalam lagi. Seorang perfeksionis akan menjadikan kegagalan sebagai cambukan bagi diri mereka dan orang lain.

3. Takut tujuannya tidak tercapai
Biasanya saat ingin mencapai sesuatu, orang perfeksionis cenderung memiliki ketakutan jika tujuannya itu tidak tercapainya. Dan mereka selalu bisa melihat celah kekurangan dari setiap hal yang dilakukannya.

4. Memiliki standar yang tidak realistis
Orang perfeksionis memiliki standar yang tidak realistis. Biasanya seseorang menentukan standar sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Namun, orang perfeksionis sering kali menetapkan tujuan awal mereka di luar jangkauan. Hal ini yang membuatnya selalu merasa gagal saat mencapai sesuatu, walaupun sebenarnya hasil yang diterimanya cukup baik.

5. Fokus pada hasil
Biasanya saat ingin memperoleh sesuatu, seseorang akan meniikmati proses yang dialaminya. Ia akan belajar dari segala proses yang dialaminya untuk mencapai tujuan. Namun, berbeda dengan si perfeksionis, di mana mereka lebih fokus terhadap hasil yang akan diperolehnya. Hal ini karena keinginan nyang begitu besar untuk mencapai target yang ditetapkannya, sehingga mereka tidak dapat menikmati proses yang dialaminya.

6. Tertekan jika tujuannya belum tercapai
Setiap orang pasti akan kecewa saat mengalami kegagalan. Namun, biasanya kekecewaan itu tak berlangsung lama. Mereka akan bangkit dan mencoba lagi. Berbeda dengan si perfeksionis, saat gagal, mereka cenderung menyalahkan diri sendiri. Biasanya perasaannya akan diisi rasa kecewa yang luar biasa dan hal-hal negatif karena harapan yang tidak tercapai.

baca juga

7. Takut gagal
Orang perfeksionis lebih takut akan kegagalan. Seorang yang perfeksionis menempatkan begitu banyak tujuan dan menjadi sangat kecewa dengan sesuatu yang kurang dari kesempurnaan. Segala sesuatu yang kurang sempurna akan dipandang sebagai kegagalan.

8. Cenderung menunda
Orang yang perfeksionis cenderung menunda. Hal ini membuat seseorang yang perfeksionis dapat merusak waktu produktivitasnya. Kebiasaan menunda ini biasanya didasari rasa takut gagal dan hasil yang tidak sempurna. Orang perfeksionis akan berusaha menghabiskan waktu untuk mendapatkan hasil sempurna terhadap apa yang ia kerjakan.

9. Takut dikritik
Kritik, meskipun itu kritik membangun, akan terasa menakutkan dan menyakitkan bagi orang perfeksionis. Hal ini karena mereka merasa sudah berusaha sangat keras untuk mengerjakan hal tersebut, tetapi masih mendapat kritikan juga. Berbeda dengan orang biasa, saat mendapat kritik, biasanya hal itu akan dijadikan informasi yang membangun untuk kinerja mereka yang lebih baik di masa depan.

10. Tingkat percaya diri yang rendah
Si perfeksionis cenderung sangat kritis terhadap diri sendiri. Mereka juga kerap merasa tidak bahagia karena harga diri yang rendah. Mereka juga bisa kesepian atau terisolasi karena sifat kritis dan kekakuan mereka dapat membuat orang lain menjauh juga. (Fajar Ramadhan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perfeksionis, Wanita Ini Protes Soal Tulisan Alat Makan yang Tertukar

Perfeksionis, Wanita Ini Protes Soal Tulisan Alat Makan yang Tertukar

Lifestyle | Minggu, 20 Desember 2020 | 08:36 WIB

Tak Sesuai Garis, Cara Motong Kue Ini Bikin Netizen Perfeksionis Meradang

Tak Sesuai Garis, Cara Motong Kue Ini Bikin Netizen Perfeksionis Meradang

Lifestyle | Kamis, 16 April 2020 | 14:20 WIB

Terlalu Perfeksionis, 5 Zodiak Ini Malah Hobi Menghakimi Diri Sendiri

Terlalu Perfeksionis, 5 Zodiak Ini Malah Hobi Menghakimi Diri Sendiri

Lifestyle | Kamis, 19 Desember 2019 | 19:55 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×