alexametrics

Serupa Satu Sama Lain, Perempuan Pengikut Harun Yahya Jadi Sorotan

M. Reza Sulaiman | Hikmawan Muhamad Firdaus
Serupa Satu Sama Lain, Perempuan Pengikut Harun Yahya Jadi Sorotan
Harun Yahya bersama sejumlah perempuan pengikut sektenya. [Al Arabiya]

Perempuan-perempuan pengikut Harun Yahya menjadi sorotan publik, karena memiliki penampilan yang serupa. Apa sebabnya?

Suara.com - Perempuan-perempuan pengikut Harun Yahya menjadi sorotan publik, karena memiliki penampilan yang serupa. Tak hanya warna rambut, bentuk tubuh hingga pakaian mereka pun mirip.

Penyebabnya pun terkuak berkat pengakuan dari Beril Koncagül, salah satu pengikut Harun Yahya. Disadur dari harian Hürriyet, Kamis (14/1/2021),  tampilan ini rupanya terinspirasi dari masa kecil Harun Yahya.

"Orang cabul ini dibesarkan di Ankara. Ketika dia masih muda, dia sering nongkrong di depan klub malam kumuh di sana. Penampilan fisik para wanita klub malam itu tetap ada dalam pikirannya," kata Koncagül.

Harun Yahya atau yang juga dikenal sebagai Adnan Oktar, menyebut wanita-wanita yang menjadi pengikutnya "anak kucing" dan pria muda, dia sebut "Singa."

Baca Juga: Bukan Telegram, Masyarakat Turki Beralih dari WhatsApp ke Aplikasi Ini

Pemimpin sekte dan puluhan pengikutnya ditangkap pada Agustus 2018 atas lebih dari 30 tuduhan termasuk mendirikan organisasi kriminal, pelecehan seksual terhadap anak, hubungan seksual dengan anak di bawah umur, penculikan, melanggar undang-undang perpajakan, dan melanggar undang-undang anti-terorisme.

Koncagül, yang dikenal di media Turki sebagai "anak kucing favorit" Harun, termasuk di antara para pengikutnya yang dibebaskan dengan syarat setelah setuju untuk bekerja sama dengan penyidik.

Setelah menghabiskan lebih dari sembilan tahun di "sarang" mewah Harun Yahya di sebuah bukit di Istanbul, dia mengatakan bahwa "anak kucing" itu secara rutin disiksa dan diperkosa.

"Saya mencoba melarikan diri lima kali tetapi dia memiliki 60 penjaga bersenjata, ratusan kamera dan pengacau di vila itu. Tidak mungkin melarikan diri," katanya kepada Hürriyet.

Ada 17 budak seks lain, tambahnya, yang semuanya diperintahkan untuk melayani Harun Yahya dengan setengah telanjang. "Dia memukuli kami, mengutuk kami, melecehkan kami, memaksa kami melakukan hubungan seksual. Kami terpaksa memanggilnya 'cintaku' apapun yang dia lakukan," tambah Koncagül.

Baca Juga: Harun Yahya, Pemimpin Organisasi Kriminal Divonis Penjara 1.075 Tahun

Ketika ditanya mengapa semua pengikut wanita Harun Yahya tampak serupa, Koncagül menjelaskan bahwa itu adalah hasil operasi platik yang dirancang untuk mewujudkan fantasi Harun.

"Dia membuat kami terlihat seperti wanita di klub malam kumuh yang dia lihat di masa mudanya. Ada ahli bedah tertentu yang bekerja untuknya. Tidak ada wanita yang diizinkan untuk menolak operasi kosmetik ini," jelasnya.

Segala sesuatu di "sarang" tersebut dirancang untuk kenyamanan Oktar, kata Koncagül. Dua wanita setengah telanjang akan memegang koran yang akan dibaca Oktar atau teleponnya ketika dia berbicara.

"Dia juga melecehkan anak-anak. Dia membela bahwa hubungan seksual diperbolehkan setelah siapa pun yang berusia lebih dari tujuh tahun. Dia melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur sambil membuat mereka memakai rok mini," katanya.

"Dia menjadi impoten seksual sejak 1998 tetapi dia tetap sebagai orang mesum," tambah Koncagül. "Dia berpikir bahwa dia lebih besar dari semua nabi tapi satu-satunya saat dia berbicara tentang agama adalah ketika dia tampil di TV. Kami tidak pernah mendengar dia menyebut Allah sekali pun di lain waktu." jelasnya

Pada tahun 2006, Harun Yahya menulis Atlas Penciptaan, dengan alasan bahwa teori evolusi Darwin adalah akar dari terorisme global. Dia telah menulis lebih dari 300 buku, diterjemahkan ke dalam 73 bahasa.

Komentar