Baru Mulai Hobi Tanaman Hias? Ini Dua Tanaman yang Cocok untuk Anda

Minggu, 17 Januari 2021 | 14:50 WIB
Baru Mulai Hobi Tanaman Hias? Ini Dua Tanaman yang Cocok untuk Anda
Tanaman hias pothos alias sirih gading. (Shutterstock)

Suara.com - Bukan hanya mudah dirawat, tanaman hias juga bisa mempercantik rumah. Lalu, apa tanaman hias yang dianjurkan untuk pemula?

Penguasaha tanaman hias asal Surabaya Devi Natalia menyarankan, untuk pemula harus kenali dulu kebutuhan tanaman yang akan disimpan di rumah.

"Kenali dulu tanaman apakah dia mau basah atau kering. Apakah bisa kena sinar matahari atau enggak. Kita harus bikin dia home sweet home," kata Devi dalam siaran langsung bersama Orami Parenting, Minggu (17/1/2021).

Untuk pemula, tanaman hias yang bisa dicoba, menurut Devi, adalah sirih gading dan keladi.

Kedua jenis tanaman hias itu sama-sama menyukai media tanam air. Meski begitu tak bermasalah juga jika ditanam di dalam pot.

Seperti sirih gading, lanjut Devi, tanaman itu bisa hidup pada suhu apa pun. Juga mudah dilakukan perawatan jika mengalami kebusulan.

"Sirih gading, dia mau di hawa panas, hawa dingin, di mana pun dan daya hidupnya gampang banget karena akarnya banyak. Misalnya ada area yang busuk atau mati bisa dipotong nanti tumbuh lagi," ucapnya.

Akar sirih gading bisa tumbuh pada batangnya. Kemudian, batang tersebut bisa dipotong dan ditanam kembali pada pot berbeda. Sehungga koleksi tanaman hias bisa diperbanyak, kata Devi.

Sementara tanaman keladi, cukup diberikan waktu agar bisa beradaptasi dengan paparan sinar matahari. Karena habitat sebenarnya ada di dalam air.

Baca Juga: Ingin Memulai Hobi Merawat Tanaman Hias, Ini Panduan untuk Pemula

"Keladi itu suka air, dia harus dilatih di matahari pagi. Dia gak letoy, batangnya kencang dan kaku padahal daunnya besar. Mungkin tahap selanjutnya harus sesuaikan pupuknya," jelas Devi.

Untuk jenis pupuk, Devi menyarankan untuk menggunakan pupuk organik.

"Pupuk organik itu memelihara tanah juga, memelihara lingkungan. Karena dengan pupuk organik kita memeilihara mikroorganisme di tanah agar tetap hidup. Tapi kalau (pupuk) kimia, bukannya tidak bagus. Pupuk kimia itu kaya fast food jadi tanah gak real subur," jelas Devi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI