Pemerintah Nyerah! 12 Petisi Online Berbuah Kemenangan di 2020 - Bagian 2

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Senin, 18 Januari 2021 | 18:37 WIB
Pemerintah Nyerah! 12 Petisi Online Berbuah Kemenangan di 2020 - Bagian 2
Ilustrasi vaksin COVID-19 Sinovac yang akan disuntikan kepada tenaga kesehatan di Puskesmas Duren Sawit, Jakarta, (14/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Siapa bilang menyuarakan aspirasi harus turun ke jalan, menggunakan pengeras suara, hingga membakar fasilitas publik? Di masa pandemi, kita harus kreatif dalam menyuarakan kepentingan publik. Salah satunya melalui petisi digital atau petisi online.

Sebagai platform digital yang cukup ternama, Change.org merilis Rangkuman Data Gerakan di 2020. Didapatkan setidaknya ada 12 petisi yang berhasil dimenangkan, yang disuarakan kepada pemerintah

"Dalam setahun belakangan ini kita telah memasuki era baru keterlibatan sipil dan aktivisme digital. Terlihat dari jumlah pengguna baru change.org yang mencapai lebih dari 16,3 juta mengguna di tahun 2020. Meningkat sekitar 3 juta lebih banyak dari tahun 2019, yang mencapai 13,3 juta," ujar Dhenok Pratiwi, Manager Champaign Change.org, Senin (18/1/2021)

Berikut 12 petisi (bagian 2) yang berhasil dimenangkan lebih dari 1,1 juta pengguna. yang menyalurkan suara melalui petisi yang dimulai dan didukung.

7. Buka Segel Makam Leluhur Sunda Wiwitan
Penggagas: Koalisi AKUR Sunda Wiwitan (15.942 tanda tangan)

Saat bakal makam sesepuh AKUR Sunda Wiwitan disegel oleh Bupati Kuningan, masyarakat Sunda Wiwitan di Kuningan langsung bersuara menolaknya. Mereka menganggap itu sebagai upaya pemusnahan budaya asli Indonesia.

Koalisi Dukung AKUR Sunda Wiwitan mempetisi Bupati Kuningan Acep Purnama untuk sampaikan aspirasi mereka. Dalam waktu sebulan, Bupati Kuningan mendengar warga dan mengeluarkan surat untuk membuka segel. Peninggalan leluhur Sunda Wiwitan itu kini pun sudah mendapat Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

8. Berhentikan Komisioner KPAI Penyebar Kebohongan
Penggagas: Dara Nasution (14.548 tanda tangan)

Dara Nasution mempetisi Ketua KPAI untuk memberhentikan Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty karena mengatakan perempuan bisa hamil jika berada di kolam renang bersama pria.

Dara menganggap pernyataan Komisioner KPAI itu menyesatkan dan menunjukkan inkompetensi pejabat publik. Berkat dukungan 14 ribu orang, Dewan Etik KPAI memutuskan untuk memberhentikan Sitty Hikmawaty dari jabatannya sebagai Komisioner KPAI.

9. Gratiskan Vaksin Covid-19 Untuk Semua Rakyat Indonesia
Penggagas: Sulfikar Amir (11.403 tanda tangan)

Pakar Sosiologi Bencana Sulfikar Amir memulai petisi kepada Presiden Jokowi untuk menggratiskan vaksin Covid-19 kepada seluruh rakyat Indonesia.

Sulfikar yakin kalau vaksin adalah harapan terakhir untuk mengakhiri pandemi sehingga tidak seharusnya pemerintah mengkomersilkan vaksin dengan menjual vaksin ke sebagian besar masyarakat.

Berkat dukungan 11 ribu pendukung petisi dan media yang aktif memberitakan petisi tersebut, Presiden Jokowi akhirnya mengumumkan bahwa pemerintah akan menggratiskan vaksin untuk seluruh rakyat Indonesia.

10. Klarifikasi Mahkota Cendrawasih dalam Iklan
Penggagas: Blandina Isabella (7.207 tanda tangan)

Sebagai orang Papua, Bella terusik saat melihat iklan Kapal Api yang yang menunjukkan seorang perempuan menggunakan mahkota burung cendrawasih.

Ia membuat petisi minta Kapal Api memberikan penjelasan tentang keaslian mahkota yang digunakan. Petisi ini mendapatkan lebih dari 7 ribu dukungan, Kementerian Lingkungan dan Kehutanan pun menuliskan surat pada Kapal Api untuk minta penjelasan.

Satu bulan kemudian Kapal Api mengunggah ulang iklan tersebut dengan keterangan bahwa mahkota yang digunakan adalah imitasi.

11. Copot Staf Khusus Presiden
Penggagas: Kharis SS (6.340 tanda tangan)

Kharis SS memulai petisi agar Presiden Joko Widodo mengevaluasi dan mencopot Staf Khusus Presiden karena ada dugaan penyalahgunaan wewenang, konflik kepentingan, dan maladministrasi.

Petisinya didukung 6 ribu orang dalam waktu singkat dan isunya banyak dibicarakan di media sosial. Tak lama, Andi Taufan Garuda mengundurkan diri dari jabatan Staf Khusus Presiden karena desakan publik.

12. Batalkan Resepsi Pernikahan Anak Wakil Walikota
Penggagas: Y Budi Sulistioadi (2.365 tanda tangan)

Y Budi Sulistioadi memulai petisi agar Wakil Walikota Samarinda batalkan resepsi pernikahan anaknya. Soalnya ia mengundang 32 ribu orang di saat angka penyebaran Covid-19 di Samarinda meningkat.

Ribuan orang juga ikut mendukung petisinya dan bersuara, hingga akhirnya dalam beberapa hari Wakil Walikota Samarinda membatalkan rencana resepsi pernikahan anaknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Nyerah! 12 Petisi Online Berbuah Kemenangan di 2020 - Bagian 1

Pemerintah Nyerah! 12 Petisi Online Berbuah Kemenangan di 2020 - Bagian 1

Lifestyle | Senin, 18 Januari 2021 | 18:25 WIB

Adam Suseno Suami Inul Daratista Cukur Habis Kumis, Warganet Bikin Petisi

Adam Suseno Suami Inul Daratista Cukur Habis Kumis, Warganet Bikin Petisi

Lifestyle | Jum'at, 18 Desember 2020 | 13:52 WIB

Ade Armando Sebut Mereka Yang Dulu Menjebloskan Ahok ke Penjara Kena Karma

Ade Armando Sebut Mereka Yang Dulu Menjebloskan Ahok ke Penjara Kena Karma

Jabar | Minggu, 13 Desember 2020 | 14:54 WIB

Terkini

5 Zodiak dengan Hasil Ramalan Bintang Terbaik Hari Ini, Siap-siap Hoki

5 Zodiak dengan Hasil Ramalan Bintang Terbaik Hari Ini, Siap-siap Hoki

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

4 Foundation Tasya Farasya Approved, Ampuh Tutupi Flek Hitam Mulai Harga Rp20 Ribuan

4 Foundation Tasya Farasya Approved, Ampuh Tutupi Flek Hitam Mulai Harga Rp20 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Apa Saja Syarat dalam Ibadah Umrah di Mekkah Arab Saudi?

Apa Saja Syarat dalam Ibadah Umrah di Mekkah Arab Saudi?

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:15 WIB

Makeup Anti Luntur dan Bebas Cakey, Ini 5 Tips Pakai Bedak Tabur agar Tahan Lama

Makeup Anti Luntur dan Bebas Cakey, Ini 5 Tips Pakai Bedak Tabur agar Tahan Lama

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:00 WIB

Siapa Owner Hanania Travel yang Lakukan Penipuan Umrah?

Siapa Owner Hanania Travel yang Lakukan Penipuan Umrah?

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:30 WIB

Dibongkar Tasya Farasya, Produk Rp100 Ribuan Ini Mirip Foundation Estee Lauder

Dibongkar Tasya Farasya, Produk Rp100 Ribuan Ini Mirip Foundation Estee Lauder

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:15 WIB

5 Sepatu Puma Tanpa Tali untuk Jalan Kaki, Nyaman dan Stylish Mulai Rp600 Ribuan

5 Sepatu Puma Tanpa Tali untuk Jalan Kaki, Nyaman dan Stylish Mulai Rp600 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:35 WIB

7 Fakta Penipuan Umrah Hanania Travel: Rugikan 128 Orang Senilai Rp12 Miliar

7 Fakta Penipuan Umrah Hanania Travel: Rugikan 128 Orang Senilai Rp12 Miliar

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:25 WIB

Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya

Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:13 WIB

6 Cara Memilih Shade Cushion agar Hasil Tidak Abu-abu, Makeup Jadi Fresh dan Bebas Kusam

6 Cara Memilih Shade Cushion agar Hasil Tidak Abu-abu, Makeup Jadi Fresh dan Bebas Kusam

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:55 WIB