Beberapa Negara Sudah Beraktivitas Normal di Tengah Pandemi, Kok Bisa?

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 22 Januari 2021 | 11:59 WIB
Beberapa Negara Sudah Beraktivitas Normal di Tengah Pandemi, Kok Bisa?
Ilustrasi memakai masker. (Pexels)

Suara.com - Beberapa negara seperti Selandia Baru, Taiwan, dan Vietnam termasuk negara yang masyarakatnya sudah beraktivitas normal di tengah pandemi Covid-19. Fenomena ini kemudian menuai respon Kepala Satuan Tugas (Satgas) Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. Zubairi Djoerban.

"Memang, jumlah kasus Covid-19 di negara-negara (Selandia Baru, Taiwan, Vietnam) itu sesekali meningkat. Tapi hal itu segera tertangani oleh mereka. Mengapa bisa?" ungkap Prof. Zubairi melalui cuitan di Twitter yang dikutip suara.com, Jumat (22/1/2021).

Menurut Prof. Zubairi, terkendalinya kasus Covid-19 tidak lepas dari kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah satu negara. Seperti saat penerapan lockdown yang dijalankan dan diatur dengan sangat ketat untuk mencegah penularan.

"Ya, definisi segera ditangani mereka adalah dengan cara lockdown ketat pada satu wilayah sampai menghapus penularan. Jika sudah terkontrol, baru dibuka," ujar Prof. Zubairi.

Sehingga tudingan lockdown merusak perekonomian, tidak terjadi di negara tersebut. Alhasil dengan sendirinya kasus akan terkendali, dan sistem kesehatan negara tidak kolaps.

"Itu lebih tidak merusak kesehatan dan ekonomi, ketimbang siklus pembatasan yang berulang dan diperpanjang, tapi longgar," terang Prof. Zubairi.

Ditambah saat melakukan lockdown, pemerintah negara yang berhasil mengendalikan pandemi ini didukung penuh dengan bantuan pemerintah. Sehingga saat semua aktivitas di ruang publik berhenti, mereka yang terdampak tetap bisa melanjutkan hidup.

"Mereka, yang 'dipaksa' untuk tidak bekerja dan harus di rumah, dipastikan oleh pemerintahnya untuk bisa dapat gaji dari tempat kerjanya dan dana darurat sehingga bisa mengisolasi diri," jelasnya.

Namun Profesor Spesialis Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu tetap percaya, jika Indonesia memiliki caranya sendiri untuk mengatasi pandemi, karena tidak semua negara bisa disamaratakan akibat perbedaan geografis dan sosial budaya.

baca juga

"Tantangan yang dihadapi juga beda-beda. Saya menghormati itu. Saya melihat gerak-gerik Menteri @BudiGSadikin (Menteri Kesehatan RI) ini cukup progresif. Dia terbuka soal data dan juga komunikatif. Semoga situasi Indonesia bisa membaik," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyaris Setahun Pandemi, Tes Covid-19 di Indonesia Sudah Sesuai Standar WHO?

Nyaris Setahun Pandemi, Tes Covid-19 di Indonesia Sudah Sesuai Standar WHO?

Health | Jum'at, 22 Januari 2021 | 06:15 WIB

Takut Tertular Covid-19, Pria Ini Malah Tinggal di Bandara Selama 3 Bulan

Takut Tertular Covid-19, Pria Ini Malah Tinggal di Bandara Selama 3 Bulan

Lifestyle | Kamis, 21 Januari 2021 | 19:28 WIB

Epidemiog Ungkap Kunci Kendalikan Pandemi Covid-19 di Indonesia, Apa Itu?

Epidemiog Ungkap Kunci Kendalikan Pandemi Covid-19 di Indonesia, Apa Itu?

Malang | Kamis, 21 Januari 2021 | 18:10 WIB

Terkini

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×