Salut! Toko Kelontong yang Dikelola Siswa SMA Ini Berikan Makanan Gratis

Rima Sekarani Imamun Nissa, Hiromi Kyuna

Kamis, 28 Januari 2021 | 06:25 WIB
Salut! Toko Kelontong yang Dikelola Siswa SMA Ini Berikan Makanan Gratis
Ilustrasi mini market (Unsplash @sonderquest)

Suara.com - Sekelompok siswa sekolah menengah atas memutuskan untuk menjalankan sebuah toko kelontong. Toko kelontong yang dijalankan oleh para siswa ini berlokasi di Texas.

Toko kelontong ini cukup menarik lantaran menawarkan makanan gratis bagi orang yang membutuhkan. Toko kelontong tersebut berlokasi di Linda Tutt High School di Sanger, Texas.

Toko kelontong ini pertama kali dibuka pada November 2020. Meski baru seumur jagung, toko kelontong ini sudah banyak memberikan manfaat bagi banyak orang.

Melansir dari Fox News, toko kelontong ini bekerjasama dengan organisasi nonprofit lokal. Tujuan didirikannya toko kelontong ini adalah untuk membantu siswa yang keluarganya tengah berjuang karena pandemi Covid-19.

Saat dibuka pada November silam, toko ini hanya disediakan untuk siswa dan staf di lingkungan sekolah. Namun saat ini toko kelontong sudah dibuka untuk masyarakat luas seminggu sekali.

Ilustrasi toko kelontong. (Shutterstock)
Ilustrasi toko. (Shutterstock)

Toko ini bertempat di ruang seni yang kini sudah tak terpakai. Hasil bumi, susu, telur, pasta, selai kacang, makanan kaleng, sabun pencuci piring, dan deterjen tersedia di toko kelontong ini.

Masyarakat yang ingin berbelanja di toko kelontong diberikan sejumlah poin. Poin ini nantinya akan dikorelasikan dengan jumlah orang di dalam keluarga. Semakin banyak poin yang diterima, maka semakin banyak barang dagangan yang dapat ditukarkan.

Namun, karena Covid-19, mereka tak diizinkan untuk berbelanja secara langsung. Masyarakat yang ingin berbelanja diharuskan mengisi daftar yang telah disiapkan terlebih dahulu.

Selanjutnya, seorang siswa akan membawa belanjaan yang dibeli oleh pengunjung. Hal ini untuk mengurangi berkerumunnya pengunjung di dalam toko.

baca juga

Anthony Love, Kepala Sekolah Linda Tutt High School menjelaskan ada sekitar 130 keluarga yang telah menggunakan toko ini.

"Saya suka melihat senyum mereka, melihat betapa mereka sangat menghargai dan bersyukur bahwa kami melakukan sesuatu seperti ini," kata Hunter Weertman, seorang junior berusia 16 tahun yang ikut menjalankan toko ini.

Siswa yang ingin berbelanja di toko kelontong sendiri dapat memperoleh poin dengan bekerja di toko atau mengerjakan tugas lain. Tugas lain tersebut meliputi berkebun, mendampingi siswa sekolah, membantu di kantin, ataupun mendapat prestasi dan berprilaku baik di sekolah.

Selain mendukung siswa dan anggota masyarakat yang terkena dampak rawan pangan, Love mengatakan toko bahan makanan juga merupakan cara untuk memberikan keterampilan kerja kepada siswa dan mengajari mereka tentang nilai memberi kembali kepada komunitas mereka.

"Saya benar-benar melihat para siswa bangga bekerja di toko," kata Love.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berbagi Makanan Gratis Melalui Kotak Amal Raksasa

Berbagi Makanan Gratis Melalui Kotak Amal Raksasa

Foto | Jum'at, 11 Desember 2020 | 13:58 WIB

Pria Ini Bagikan 100 Porsi Makanan Gratis Tiap Hari di Surabaya

Pria Ini Bagikan 100 Porsi Makanan Gratis Tiap Hari di Surabaya

Foto | Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:58 WIB

Krisis Pandemi, Dokter di Inggris Menuntut Makanan Gratis untuk Anak-anak

Krisis Pandemi, Dokter di Inggris Menuntut Makanan Gratis untuk Anak-anak

News | Senin, 26 Oktober 2020 | 16:43 WIB

Terkini

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

×