
4. Hubungan pernikahan tidak cukup memuaskan kebutuhan
Saat masih muda, kamu belum memiliki pengetahuan soal apa yang sebenarnya kamu inginkan. Jika kamu saja bingung, bagaimana dengan pasangan?
Karena kebutuhan yang tidak jelas ini, kamu pun tidak bisa meminta pasangan untuk memenuhinya. Akibatnya, rasa puas dalam pernikahan tidak akan hadir.
5. Hidup terasa lebih cepat
Menikah bukan sekadar bertukar cincin dengan pasangan. Seiring pernikahan, ada lebih banyak tanggung jawab yang masuk ke dalam hidupmu.
Banyak pasangan muda yang lantas menyesal karena terlanjur terjun ke fase kehidupan pernikahan. Padahal, menikah tidak bisa dibatalkan begitu saja.
6. Kehilangan kebebasan untuk bersikap spontan
Dalam proses menuju dewasa, seseorang akan cenderung berfokus pada diri sendiri, karir, teman, dan kehidupan sosial.
Namun, kamu tidak akan bisa seenaknya keluar dengan teman atau melakukan hal yang disukai begitu saja. Alih-alih, kamu harus minta izin pasangan.
Hal ini juga dapat berujung pada penyesalan di kemudian hari. Terlebih, ada kemungkinan kamu hilang kontak dengan teman-temanmu yang masih lajang.

7. Makin jauh dari pasangan
Menikah seharusnya membuatmu makin dekat dengan pasangan. Namun seiring bertambahnya umur, kalian malah makin menjauh.
Hal ini terjadi saat seseorang belum cukup dewasa atau berpengalaman saat menikah dulu. Apa yang terlihat cocok saat muda bisa jadi berubah drastis ketika kalian sama-sama bertambah tua.
Selain itu, kamu mungkin juga menikah secara impulsif. Padahal, kamu belum mengenal pasangan sepenuhnya.
8. Mudah iri kepada teman yang masih single
Bukan cuma kehilangan teman, kamu juga akan mudah merasa iri dengan mereka yang single. Saat single, seseorang hanya perlu bertanggung jawab dan merawat diri sendiri.
Mungkin, kamu benci hidupmu sebelum menikah. Namun, masalahmu juga tidak akan selesai hanya karena menikah.
Sebaliknya, kamu malah akan dilanda rasa iri saat melihat teman-teman yang lain.

9. Kehilangan kesempatan untuk mengambil risiko dalam karir
Urusan keuangan menjadi salah satu hal penting saat menikah. Untuk itu, kamu dan pasangan harus memiliki pekerjaan serta penghasilan stabil.
Demi mempertahankan kestabilan ini, karirmu pun tidak lagi fleksibel. Susah untuk mengambil risiko atau mencoba pekerjaan baru, terlebih jika keuangan rumah tangga dipertaruhkan.
10. Terlalu bergantung pada pasangan untuk bahagia
Saat muda, seseorang cenderung berpikir bahwa menikah dapat menjadi solusi. Dengan menikah, hidup akan terasa makin berwarna.
"Mereka mencari orang lain untuk memenuhi kebutuhan mereka, dan membuat dunia mereka baik-baik saja," jelas Dr. Andrea Herber.
Pernikahan memang hal membahagiakan, tapi tidak ada hubungan yang sempurna. Bukannya menyayangi diri sendiri, kebahagiaanmu jadi bergantung pada pasangan.