alexametrics

Jangan Rebahan Terus, Ini Tips Menghilangkan Rasa Malas!

Risna Halidi
Jangan Rebahan Terus, Ini Tips Menghilangkan Rasa Malas!
Ilustrasi malas / mager (pexels/cottonbro)

Mengambil waktu untuk istirahat sejenak adalah hal normal. Namun, hal tersebut harus bisa dikondisikan agar tidak terbawa terus-menerus.

Suara.com - Setiap orang pasti memiliki rasa malas tersendiri. Saat mengambil waktu istirahat ketika bekerja, kerap muncul rasa malas untuk melanjutkannya. Padahal, bisa saja hal tersebut adalah sesuatu yang harus segera dikerjakan.

Mengambil waktu untuk istirahat sejenak adalah hal normal. Namun, hal tersebut harus bisa dikondisikan agar tidak terbawa terus-menerus.

Untuk itu, seseorang harus bisa mengontrol perasaan malas yang dimilikinya. Di bawah ini terdapat beberapa tip untuk mengatasi kemalasan dan meningkatkan produktivitas diri seperti yang dilansir di Lifehack berikut! 

1. Buat tujuan yang realistis
Salah satu yang bisa mengurangi rasa malas yaitu membuat tujuan yang realistis. Hal tersebut dapat membuat berbagai kemungkinan yang akan dicapai sehingga hal yang dikerjakan membuahkan hasil yang nyata. Biasanya, orang menjadi malas karena hal yang dikerjakan tidak menghasilkan apa-apa. Untuk itu, membuat tujuan yang realistis akan membuat diri tahu jika ada hal yang harus dicapainya.

Baca Juga: Tawaran Menggoda, Paket Wisata Belajar dan Bekerja dari Tempat Liburan

Seseorang juga bisa membuat daftar apa saja yang harus dikerjakan serta hasil yang diperolehnya, seperti:

  • Apa yang ingin dicapai jika mengejarkan projek tersebut
  • Mengapa pekerjaan tersebut harus dilakukan

Hal tersebut akan membuat diri tahu, jika pekerjaan yang dilakukan memiliki maksud dan hasil di kemudian hari.

2. Buat rencana tindakan
Selain daftar tujuan yang dicapai, buat juga rencana tindakan yang akan dilakukan. Dalam buku Atomic Habits karya James Clear dikatakan, membuat rencana khusus akan membuat terpacu untuk mengerjakan hal-hal yang sudah diniatkan. Hal ini juga membantu seseorang mengetahu apa yang harus dikerjakannya.

3. Cari seseorang yang dapat membantu
Dengan siapa seseorang berteman akan memengaruhi gaya hidupnya. Ketika ada seseorang yang membantu untuk mengatasi rasa malas, hal tersebut akan sangat berguna untuk mengingatkan hal-hal yang harus dikerjakan.

Biasanya, seseorang karena asik istirahat menjadi lupa untuk melanjutkan pekerjaan yang harus dilaukan. Dengan memiliki seseorang teman atau pasangan, terdapat seseorang yang selalu mengingatkan agar pekerjaan tersebut tidak diabaikan.

Baca Juga: WFH Sambil Jaga Anak? Siasati dengan Kamera Pintar

4. Hindari hal-hal yang mengalihkan perhatian
Saat sedang mengerjakan sesuatu, cobalah untuk tidak mudah terganggu dengan hal-hal di sekitar. Biasanya, saat mengerjakan sesuatu terdapat hal-hal yang membuat perhatian teralihkan.

Untuk itu, sangat penting menjauhi ruang kerja dari hal-hal yang membuat perhatian mudah teralihkan.

Salah satu cara untuk membuat perhatian tidak mudah teralihkan yaitu dengan mengatur ruang kerja sebaik mungkin. Biasanya ruang kerja yang membosankan akan membuat seseorang tidak nyaman sehingga perhatiannya selalu kepada hal lainnya.

5. Olahraga
Olahraga dapat membantu membuat suasana hati menjadi baik sehingga menjadi lebih semangat dalam mengerjakan sesuatu. Selain itu, olahraga juga bisa meningkatkan motivasi di otak sehingga menghilangkan rasa malas yang ada.

Dengan olahraga, akan membuat kardiovaskular memompa darah ke seluruh tubuh sehingga perasaan menjadi lebih baik dan menjadi lebih semangat.

6. Buat tugas menjadi menyenangkan
Salah satu alasan seseorang malas untuk mengerjakan sesuatu karena tugas yang dilakukan sangat membosankan. Untuk itu, coba cari ide untuk membuat tuugas tersebut menjadi lebih menyenangkan.

Salah satu cara yang membuat tugas menjadi menyenangkan yaitu mengapresiasi diri sendiri. Hal ini dapat dibuat dengan cara menghadiahi diri sendiri. Seperti membeli baju baru atau makanan yang nikmat.

Bisa juga memanjakan tubuh dengan pergi ke spa atau tempat hiburan lainnya. Hal tersebut akan membuat diri termotivasi untuk melakukan hal-hal yang harus dikerjakan. / Fajar Ramadhan

Komentar