Orangtua Perlu Tahu, Ini 6 Cara Melatih Kejujuran Anak Sejak Dini

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 27 Februari 2021 | 12:46 WIB
Orangtua Perlu Tahu, Ini 6 Cara Melatih Kejujuran Anak Sejak Dini
Ilustrasi melatih kejujuran (unsplash/@omarlopez10

Suara.com - Ungkapan 'Jujur itu mahal' tampaknya benar adanya, karena tidak semua orang bisa berperilaku jujur. Itu sebabnya, melatih kejujuran harus diterapkan pada anak sejak dini, agar menjadi kebiasaan saat dewasa nanti.

Agar anak memiliki sikap jujur, orangtua jangan pernah lelah untuk mengajarkannya. Berikut cara yang bisa diterapkan untuk melatih kejujuran pada anak, mengutip siaran pers Ruangguru, Sabtu (27/2/2021).

1. Berikan contoh
Anak adalah peniru ulang, mereka bisa sangat cepat meniru perilaku orang di sekitarnya, termasuk orangtua. Maka jadilah contoh dan panutan yang baik bagi kepada anak.

Menurut California Department of Education, sejak anak berusia 3 tahun ia sudah dapat meniru perilaku orangtuanya. Saat orangtua jadi contoh yang baik, maka anak akan termotivasi untuk berperilaku jujur seperti yang ditunjukkan oleh orang tuanya.

2. Berikan apresiasi saat berkata jujur
Ketika anak sedang berkata jujur, berikanlah apresiasi, terutama bila ia mengakui hal yang ia takuti atau khawatirkan. Sebelum mengoreksi mereka, kita bisa memberikan kalimat pujian atau sentuhan afeksi yang membuat anak merasa aman dan dihargai.

Hal tersebut dapat membantu anak untuk menanamkan perilaku jujur ke depannya. Seperti yang kita ketahui, anak-anak sering kali tidak berkata jujur karena takut dimarahi. Oleh karena itu, biasakan untuk membuat anak merasa aman anak saat dia berkata dan berperilaku jujur.

3. Kenalkan anak pada cerita-cerita yang mengandung nilai kejujuran
Kenalkan cerita-cerita yang memiliki nilai kejujuran pada anak. Misalnya, dongeng cerita Si Kancil yang mengisahkan tentang Si Kancil yang suka mencuri mentimun dan dijauhi oleh teman-temannya karena ia gemar mencuri.

Suatu hari ia menyadari sikapnya dan berjanji untuk tidak mencuri lagi. Karena ia berkata jujur dan menepati janjinya, ia akhirnya dipercayai oleh teman-temannya. Dari cerita tersebut, anak-anak dapat belajar dan memperoleh banyak pelajaran untuk membangun karakter dirinya.

4. Perlakukan anak dengan jujur dengan menepati janji
Terkadang orang tua melakukan kesalahan kecil yang tanpa disadari berdampak pada perilaku anak. Misalnya, ketika anak menangis, kita berkata “Jangan menangis, nanti Bunda belikan mainan.” Lalu ketika tangisannya berhenti, tidak jadi membelikannya mainan.

baca juga

Hal ini merupakan kebohongan kecil yang dapat diidentifikasi oleh anak karena kecewa saat orangtua tidak memenuhi janjinya. Lebih baik kita mencari cara lain yang lebih efektif daripada tidak menepati janji kecil sekalipun.

5. Membiasakan jujur pada diri sendiri
Melatih anak untuk membiasakan diri jujur pada diri sendiri bukanlah hal yang mudah. Terkadang hal ini sulit dilakukan karena ada ketakutan-ketakutan di dalam diri anak.

Cobalah berkomunikasi dengan anak untuk mencari tahu apa masalahnya. Selanjutnya, bantu anak untuk jujur pada dirinya sendiri. Seperti halnya ketika dalam proses belajar di masa pandemi ini.

Adanya pandemi ini mengharuskan anak-anak untuk belajar dari rumah secara daring. Bantulah anak untuk mengerjakan tugas secara jujur. Dengan memberikan dorongan, anak akan mulai mengerti dan yakin dengan kemampuannya.

6. Dukung anak agar tidak menyalin tugas sekolah dari internet
Di situasi seperti sekarang, peran orangtua sangatlah penting dalam proses belajar anak di rumah. Selain mendampingi anak dalam mengerjakan tugas, memberikan dorongan pada anak untuk mengerjakan tugas secara jujur juga dibutuhkan.

Bantu pantau dan ajak anak untuk mengerjakan tugas dengan kemampuannya sendiri tanpa harus menyalin dari internet, karena yang lebih penting dari nilai anak-anak kita, adalah rasa bangga atas usaha mereka sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganjar Pranowo Belajar Kejujuran dari Pemulung dan Penjual Sayur

Ganjar Pranowo Belajar Kejujuran dari Pemulung dan Penjual Sayur

News | Kamis, 10 Desember 2020 | 08:22 WIB

Anggapan Buruknya Terhadap Juru Parkir Berubah, Setelah Peristiwa Ini

Anggapan Buruknya Terhadap Juru Parkir Berubah, Setelah Peristiwa Ini

Sulsel | Senin, 21 September 2020 | 15:28 WIB

Terlalu Jujur, Alasan Terlambat di Papan Kejujuran Ini Bikin Ngakak

Terlalu Jujur, Alasan Terlambat di Papan Kejujuran Ini Bikin Ngakak

Tekno | Senin, 09 September 2019 | 12:35 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×