Patuhi Prokes, Biaya Pemakaman Pangeran Philip Diprediksi Lebih Murah

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 11 April 2021 | 15:50 WIB
Patuhi Prokes, Biaya Pemakaman Pangeran Philip Diprediksi Lebih Murah
Pangeran Philip meninggal. (Dok: Twitter/The Royal Family)

Suara.com - Pangeran Philip meninggal dunia. Upacara pemakaman suami Ratu Elizabeth II, Pangeran Philip hanya akan dihadiri keluarga dan kerabat dekat lantaran adanya aturan jaga jarak sesuai protokol kesehatan pandemi Covid-19.

Dengan begitu, biaya upacara pemakaman yang akan dilaksanakan 17 April 2021 itu diprediksi akan lebih sedikit dibanding biaya pemakaman anggota keluarga Kerajaan Inggris lainnya.

Dalam pemakaman Ibu Suri kerajaan Inggris pada tahun 2002 misalnya, menelan biaya lebih dari 5,4 juta poundsterling atau setara dengan Rp108 miliar.

Kebanyakan biaya digunakan untuk keamanan dari kepolisian berjumlah 4,3 juta dan biaya perawatan Ibu Suri mencapai 825.000 pounds, menurut makalah penelitian House of Commons.

Ratu Inggris Elizabeth II (kiri) dan Duke of Edinburgh Pangeran Philip meninggalkan Katedral St Paul di London, pada tanggal (13/3/2015). [Ben STANSALL / AFP]
Ratu Inggris Elizabeth II (kiri) dan Duke of Edinburgh Pangeran Philip meninggalkan Katedral St Paul di London, pada tanggal (13/3/2015). [Ben STANSALL / AFP]

Tetapi dalam pemakaman Duke of Edinburgh, pelayat dari publik tidak boleh hadir karena pandemi virus corona. Pemakaman itu rencananya hanya akan dihadiri 30 pelayat yang datang ke Kastil Windsor pada Sabtu, 17 April, pukul 3 sore. Para pelayat juga wajib menaatati protokol kesehatan Covid-19. 

Jumlah polisi yang dikerahkan untuk pemakaman pangeran Philip akan lebih kecil dari yang direncanakan tanpa prosesi pawai yang berlangsung di jalan-jalan London dan Windsor.

Sejumlah personel militer akan berkumpul di halaman Kastil Windsor untuk mengambil bagian dalam proses sebelum upacara pemakaman kerajaan. Tetapi jumlahnya juga jauh lebih sedikit dari yang direncanakan di waktu-waktu biasa.

Dari biaya kepolisian 4,3 juta pounds, 2,3 juta pounds di antaranya akan tetap dikeluarkan jika staf ditugaskan untuk pekerjaan lain. Tetapi 2,1 juta pounds sisanya digunakan untuk biaya tambahan yang berkaitan dengan pengaturan pemakaman.

Biaya untuk Kantor Dalam Negeri untuk alat tulis berkabung sekitar 1.817 pounds  dan anggaran Kementerian Pertahanan sebanyak 301 ribu pounds.

baca juga

Tidak menutup kemungkinan masih ada biaya tambahan lainnya. Meski begitu, sebagaimana dikutip dari Mirror, seluruh biaya pemakaman Ibu Suri selalu ditanggung bersama oleh Ratu, bukan oleh pembayar pajak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Salat Tarawih Ramadan, PBNU: Jangan Lupa Patuhi Prokes

Salat Tarawih Ramadan, PBNU: Jangan Lupa Patuhi Prokes

Bogor | Minggu, 11 April 2021 | 13:30 WIB

PM Inggris Tidak Akan Hadir di Pemakaman Pangeran Philip, Ini Alasannya

PM Inggris Tidak Akan Hadir di Pemakaman Pangeran Philip, Ini Alasannya

News | Minggu, 11 April 2021 | 13:36 WIB

Upacara Pemakaman Pangeran Philip Digelar 17 April, Tamu Dibatasi 30 Orang

Upacara Pemakaman Pangeran Philip Digelar 17 April, Tamu Dibatasi 30 Orang

News | Minggu, 11 April 2021 | 13:34 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×