facebook

Hari Ini Akhir Syaban Menuju Ramadhan, Ini Sejarah Asal Mula Puasa Ramadhan

Ririn Indriani
Hari Ini Akhir Syaban Menuju Ramadhan, Ini Sejarah Asal Mula Puasa Ramadhan
Ilustrasi berdoa menyambut Ramadhan. (Shutterstock).

Setelah Syaban kita akan menyambut Ramadhan, bulan dimana umat Muslim akan menjalankan ibadah puasa selama sebulan.

Suara.com - Hari ini, Senin, 12 April 2021 merupakan akhir bulan Syaban 1442 H. Sebelum meninggalkan Syaban dan menyambut Ramadhan dimana umat Muslim akan menjalankan ibadah puasa selama satu bulan, kita perlu mengetahui apa saja peristiwa bersejarah dalam peradaban Islam yang terjadi di bulan Syaban.

Berikut penjelasan Ustaz Q Nuron Habibie dari Pondok Pesantren Al Ihya Bogor kepada Suara.com tentang beberapa peristiwa penting yang terjadi selama Syaban, termasuk sejarah mengenai asal mula atau asal usul perintah puasa Ramadhan:

1. Tahwilul Qiblah (Berpindahnya Arah Kiblat)

Pada saat Nabi Muhammad SAW telah kembali dari perjalanan Isra Miraj, diwajibkan bagi setiap kaum Muslimin untuk melaksanakan shalat dan menjadikan Baitul Maqdis atau Masjidil Aqsho sebagai kiblatnya.

Baca Juga: Lirik Lagu Ramadhan Maher Zain Versi Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia

Selama berada di Kota Mekkah Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya menghadap ke arah Baitul Maqdis dan Kabah berada di hadapannya, namun pada saat diperintahkan hijrah ke Kota Madinah, yang letaknya dibagian utara dari Kota Mekkah, tidak memungkinkan untuk menghadap ke arah Kabah.

"Ini dikarenakan jika menghadap Baitul Maqdis maka mereka shalat dalam keadaan membelakangi Kabah, itu membuat hati Nabi Muhammad SAW gelisah," terangnya.

Sebagaimana Allah SWT sebutkan dalam Firman-Nya dalam Surat Al-Baqarah Ayat 144, yang artinya: “Kami melihat wajahmu (Muhammad) sering menengadah ke langit, maka akan Kami hadapkan engkau ke kiblat yang engkau senangi. Maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja engkau berada, hadapkanlah wajahmu ke arah itu”.

Setelah hijrah ke Madinah, sambung Ustaz Q Nuron, Nabi Muhammad SAW bersama para Sahabatnya shalat menghadap ke arah Baitul Maqdis selama 16 atau 17 bulan, sampai turunlah ayat tersebut.

"Kemudian berpindah ke Kabah sebagai Kiblat di saat salat hingga saat ini, kejadian berpindahnya arah Kiblat itu terjadi di Bulan Syaban," ujar lelaki yang menyelesaikan pendidikannya di Yaman Hadramaut.

Baca Juga: Lirik Lagu Ramadhan Tiba Opick, Lagu Religi Menyambut Ramadan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar