alexametrics

Lockdown Dicabut, Warga Inggris Padati Restoran dan Kafe

M. Reza Sulaiman
Lockdown Dicabut, Warga Inggris Padati Restoran dan Kafe
Sungai Thames, dengan deretan London's skyline mulai Saint Paul's Cathedral, London Bridge (jangan rancu dengan Tower Bridge), hingga The Shard. Diabadikan jauh sebelum lockdown Britania Raya [Suara.com/CNR ukirsari Ingram].

Pencabutan penguncian alias lockdown di Inggris oleh Perdana Menteri Boris Johnson mendapat sambutan baik dari masyarakat.

Suara.com - Pencabutan penguncian alias lockdown di Inggris oleh Perdana Menteri Boris Johnson mendapat sambutan baik dari masyarakat.

Dilansir ANTARA, sejumlah kafe, restoran, dan pertokoan kembali mulai ramai dipadati pengunjung dua pekan setelah lockdown dicabut.

Queen Elisabeth Garden, taman yang berlokasi di tengah kota Salisbury, terlihat ramai dikunjungi wisatawan.

Sebagian warga berjemur dengan rebahan dan membaca buku, sebagian lain bercengkerama bersama keluarga dengan membakar makanan dan daging (barbeque) untuk disantap bersama.

Baca Juga: Kala Boris Johnson Sebut Lebih Baik Lihat Mayat Daripada Lockdown

Suasana lalu lintas Kota London dengan landmark Big Ben, Portcullis House, dan monumen Sir Winston Churchill [Suara.com/ukirsari-Nicholas Ingram].
Suasana lalu lintas Kota London dengan landmark Big Ben, Portcullis House, dan monumen Sir Winston Churchill [Suara.com/ukirsari-Nicholas Ingram].

Sementara, anak-anak bermain di Sungai Avon yang membelah taman.

Jenny, warga berusia 72 tahun yang bermukim di Salisbury, mengatakan bahwa dalam pekan ini banyak wisatawan mulai berkunjung ke kotanya.

"Iya, setelah lockdown dibuka, banyak orang yang berkunjung ke kota ini. Saya menikmati suasana yang mulai agak ramai, memang agak sibuk dan terlihat penuh orang, tapi saya senang. Kota ini memang cocok untuk bertamasya, sangat bersih dan suasana tenang, jadi kita bisa rileks," katanya kepada ANTARA, baru-baru ini.

Jenny adalah perempuan yang masih aktif menikmati aktivitas sosial dengan membantu anak-anak yang membutuhkan di sejumlah negara dunia ketiga.

Di Salisbury, Catedral Church of the Blessed Virgin Mary, terlihat mulai dipadati wisatawan.

Baca Juga: Tekan Virus Covid-19, Turki Terapkan Lockdown hingga usai Idul Fitri

Sebagian dari mereka berjemur di lapangan luas di depan katedral, sebagian lagi menikmati ornamen-ornamen yang berada di dinding bangunan katedral.

Komentar