- Lailatul Qadar adalah malam istimewa yang lebih baik dari seribu bulan.
- Rasulullah SAW mengajarkan doa pengampunan khusus untuk dibaca pada malam ganjil.
- Hidupkan malam terakhir Ramadan dengan zikir, i'tikaf, dan memperbanyak salat malam.
Suara.com - Malam Lailatul Qadar adalah waktu yang paling dinanti-nanti oleh umat Muslim di seluruh dunia.
Malam Lailatul Qadar dikenal sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan, sehingga ini menjadi momen emas untuk memohon ampunan dan keberkahan langsung dari Allah SWT.
Sebab dilansir dari Baznas dan NU Online, Rasulullah SAW menganjurkan umat muslim untuk berburu malam istimewa ini pada 10 malam terakhir di bulan Ramadan. Khususnya pada malam-malam ganjil, yakni malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadan.
Berikut ini, panduan lengkap doa Malam Lailatul Qadar sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW.
Doa Utama Malam Lailatul Qadar
Doa ini berawal dari pertanyaan Siti Aisyah RA kepada Rasulullah SAW mengenai amalan apa yang harus dibaca jika bertemu dengan Lailatul Qadar.
Rasulullah kemudian mengajarkan kalimat berikut:
Teks Arab:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Teks Latin:
Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni.
Artinya:
"Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, Engkau menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku."
Variasi Doa Lailatul Qadar Lainnya
Dalam riwayat lain yang juga populer di tengah masyarakat Indonesia, yakni hadits riwayat Imam At-Tirmidzi terdapat tambahan kata "Karim" dalam doa Lailatul Qadar yang artinya Maha Mulia.
Teks Latin:
Allahumma innaka 'afuwwun karimun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni.