Sekolah Ini Bikin Kursus Mengenali Barang Branded Asli, Bayarnya Rp35 Juta

Rima Sekarani Imamun Nissa, Nur Khotimah

Kamis, 06 Mei 2021 | 04:35 WIB
Sekolah Ini Bikin Kursus Mengenali Barang Branded Asli, Bayarnya Rp35 Juta
Ilustrasi tas branded (unsplash.com/@laurachouette)

Suara.com - Memiliki barang branded seolah menjadi kebutuhan bagi beberapa orang. Namun kalau tidak teliti, keinginan mempunyai barang branded bisa berujung merugi karena tertipu produk palsu.

Keadaan ini rupanya sangat dipahami oleh sekolah bernama The Extraordinary Luxuries Business School. Sekolah yang terletak di Beijing, Tiongkok ini membuat kursus untuk mempelajari perbedaan barang asli dan palsu.

Zhang Chen selaku pendiri sekolah The Extraordinary Luxuries Business School akan mengajari peserta kursusnya cara-cara khusus untuk memeriksa keaslian produk dari merek mewah tertentu.

Dilansir Oddity Central, salah satu cara untuk mengecek yang diajarkan Zhang Chen adalah dengan memeriksa karakter kartu ID merek Chanel yang harusnya menyala saat terkena sinar UV atau huruf mana pada logo Chanel yang menggunakan jenis huruf persegi dan bukan persegi.

Peserta harus membayar biaya sebesar 15.800 Yuan atau sekitar Rp35,3 juta untuk mengikuti kursus ini selama 7 hari. Zhang mengklaim bahwa harga tersebut sudah sangat wajar.

Beberapa merek tas ternama yang dijual dengan diskon hingga 70 persen di UOB Plaza, ANZ Square, Thamrin Nine Ballroom, Jakarta. (Suara.com/Dinda Rachmawati)
Beberapa merek tas ternama yang dijual dengan diskon hingga 70 persen di UOB Plaza, ANZ Square, Thamrin Nine Ballroom, Jakarta. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Kebanyakan klien Zhang adalah orang-orang kaya yang berasal dari beragam lapisan masyarakat. Bahkan, salah satu klien Zhang merupakan mantan pemalsu produk mewah yang ingin mengembangkan keterampilan mereka dan mencari pekerjaan baru.

The Extraordinary Luxuries Business School bukan satu-satunya institusi yang membuat kursus mengenali barang branded asli dan palsu. Pada tahun 2018, laman Sixth Tone menerbitkan artikel tentang kursus serupa yang ditawarkan oleh Luxury Appraisal Center.

Sementara itu, pasar barang mewah domestik Tiongkok cukup menjanjikan. Pendapatan dari bisnis ini dilaporkan bisa mencapai angka 4 triliun Yuan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harganya Cuma Rp17 Ribu, Barang Nagita Slavina Ini Ramai Diincar Warganet

Harganya Cuma Rp17 Ribu, Barang Nagita Slavina Ini Ramai Diincar Warganet

Lifestyle | Rabu, 21 April 2021 | 19:45 WIB

Bentuknya Kecil Banget, Tempat Uang Receh Syahrini Harganya Bikin Kaget

Bentuknya Kecil Banget, Tempat Uang Receh Syahrini Harganya Bikin Kaget

Lifestyle | Senin, 19 April 2021 | 03:50 WIB

Intip Koleksi Tas Murah Zaskia Adya Mecca, Harga Termahal Cuma Rp1 Jutaan

Intip Koleksi Tas Murah Zaskia Adya Mecca, Harga Termahal Cuma Rp1 Jutaan

Lifestyle | Selasa, 23 Februari 2021 | 18:50 WIB

Terkini

Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, Warga Diminta Batasi Aktivitas

Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, Warga Diminta Batasi Aktivitas

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR, Sebut Hanya Dampingi Urus Izin Kegiatan

Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR, Sebut Hanya Dampingi Urus Izin Kegiatan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:28 WIB

Tegas! Prabowo Minta 3 Tersangka Kasus Karhutla Riau Dipindahkan ke Jakarta

Tegas! Prabowo Minta 3 Tersangka Kasus Karhutla Riau Dipindahkan ke Jakarta

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Pasca Gempa NTT, Gibran Siapkan Keringanan Kredit bagi Warga Terdampak

Pasca Gempa NTT, Gibran Siapkan Keringanan Kredit bagi Warga Terdampak

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Ekonom Nilai Target Pajak Naik 12% di RAPBN 2027 Tak Realistis

Ekonom Nilai Target Pajak Naik 12% di RAPBN 2027 Tak Realistis

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Menhut dan Menteri LH Absen Rapat Karhutla, Istana Beri Penjelasan

Menhut dan Menteri LH Absen Rapat Karhutla, Istana Beri Penjelasan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Tak Hanya Rekening, Akun Medsos Botok Juga Diblokir, Aksi Demo 27 Agustus Terancam Batal?

Tak Hanya Rekening, Akun Medsos Botok Juga Diblokir, Aksi Demo 27 Agustus Terancam Batal?

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:22 WIB

6 Film Resident Evil Tayang di Netflix September 2026, Ini Daftarnya

6 Film Resident Evil Tayang di Netflix September 2026, Ini Daftarnya

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Tunggu Regulasi Subsidi, Asosiasi Motor Listrik: Yang Terpenting Kepastian

Tunggu Regulasi Subsidi, Asosiasi Motor Listrik: Yang Terpenting Kepastian

Otomotif | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Kanker Paru Bukan Akhir Segalanya, Dukungan Jadi Kekuatan Pasien Jalani Pengobatan

Kanker Paru Bukan Akhir Segalanya, Dukungan Jadi Kekuatan Pasien Jalani Pengobatan

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:15 WIB

×