alexametrics

Biar Tidak Gampang Rusak, 5 Cara Menyimpan Tas Kulit Kesayangan

Rima Sekarani Imamun Nissa
Biar Tidak Gampang Rusak, 5 Cara Menyimpan Tas Kulit Kesayangan
Ilustrasi tas kulit. (Pixabay/LUM3N)

Bagaimana cara menyimpang tas kulit yang dipakai agar tidak mudah rusak?

Suara.com - Tas kulit memang termasuk item fesyen yang butuh perawatan khusus. Jenis tas ini tidak bisa hanya disimpan begitu saja di dalam lemari, terlebih jika cenderung jarang dipakai.

Jika tak dirawat dengan baik, tas kulit bisa rusak karena munculnya jamur, teksturnya berubah menjadi kering dan pecah-pecah, mengelupas, hingga warna yang menjadi kusam.

Merangkum Yukepo.com---jaringan Suara.com, berikut beberapa cara menyimpan tas kulit kesayangan agar tidak cepat rusak.

Memanfaatkan bag pillow

Baca Juga: Item Fesyen Andalan Dinda Kanyadewi Saat Pergi Hangout, Apa Saja Ya?

Ini bertujuan agar stuktur dan bentuk tas tidak berubah walau sudah lama disimpan. Jika tidak punya bag pillow, bisa juga diganti dengan handuk atau selimut berbahan lembut.

Hanya saja, jangan pakai koran karena malah bisa merusak. Tinta dari kertas koran dikhawatirkan bakal menempel pada tas kulitmu.

Cairan disinfektan untuk melindungi diri dari virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Cairan disinfektan. (Shutterstock)

Jangan dibersihkan dengan sembarang cairan

Mungkin kamu pernah membaca tips membersihkan tas kulit dengan menggunakan air, alkohol, tisu basah, minyak kayu putih, hingga cairan disinfektan. Namun, sebaiknya jangan diikuti. Bahan-bahan tersebut sebenarnya tidak aman diaplikasikan pada tas berbahan kulit.

Kotoran atau debu yang menempel mungkin bisa hilang, tapi cairan-cairan itu bisa merusak tas jika digunakan dalam jangka panjang. Lebih baik gunakan losion khusus yang aman untuk barang berbahan dasar kulit.

Baca Juga: Lama Tak Dipakai Bepergian, Ini 5 Tips Merawat Koleksi Tas dan Sepatu Kulit

Letakkan silica gel dan pakai dustbag

Silica gel adalah benda penting untuk menyimpan sepatu maupun tas berbahan kulit karena dapat menyerap kelembapan ruangan sehingga tak mudah berjamur atau mengalami masalah lainnya.

Namun, kamu disarankan mengganti silica gel setiap 2-4 minggu sekali. Selain itu, berikan perlindungan ekstra dengan letakannya di dalam dustbag agar tak ada debu halus yang menempel. 

Jauhkan dari sinar matahari langsung

Tas kulit biasanya akan mulai pecah-pecah jika terlalu sering terpapar sinar matahari. Jadi, usahakan untuk menyimpan tas kulit di tempat yang terkena sinar matahari langsung.

Ilustrasi perempuan memakai tas kulit. (Pixabay/StockSnap)
Ilustrasi perempuan memakai tas kulit. (Pixabay/StockSnap)

Jangan hanya disimpan tanpa sesekali digunakan

Jangan sampai ada tas-tas tertentu yang terlalu lama dibiarkan tak terpakai di dalam lemari, tidak pernah kamu cek kondisi, lalu saat ingin digunakan ternyata malah berjamur atau rusak.

Jadi, jangan cuma disimpan tanpa pernah menggunakannya. Setidaknya, kamu tetap harus rutin memeriksa koleksi tasmu, misal sekadar mengganti silica gel dan memastikan tidak berjamur. Lebih baik agak ribet ketimbang tas kulit kesayanganmu rusak.

Komentar