Pangeran Charles Disebut Ingin Cabut Gelar Bangsawan Anak Harry dan Meghan, Benar?

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 21 Juni 2021 | 16:31 WIB
Pangeran Charles Disebut Ingin Cabut Gelar Bangsawan Anak Harry dan Meghan, Benar?
HRH Pangeran Charles di Royal Botanic Gardens saat peresmian Great Broad Walk Borders tahun lalu [Shutterstock].

Suara.com - Putra sulung pangeran Harry dan Meghan Markle, Archie, diizinkan menunggu hingga berusia 18 tahun sebelum memilih apakah ia ingin menjadi memilihi gelar Kerajaan Inggris, kata penulis biografi kerajaan Robert Lacey.

Saran itu disampaikan pakar kerajaan pasca-beredarnya dokumen hukum yang memastikan bahwa Archie tidak akan menjadi Pangeran, gelar yang biasanya diberikan kepada cucu raja.

Alasannya lantaran Pangeran Charles khawatir masyarakat semakin kurang tertarik untuk mendanai gaya hidup lebih banyak bangsawan serta selisih paham dengan sang adik laki-laki - Andre, terkait rencananya untuk menurunkan monarki.

Keluarga Kerajaan Inggris menerima Sovereign Grant yang didanai publik sebesar £69,4 juta (Rp 1,3 miliar) pada tahun 2020. Biaya itu belum termasuk tambahan seperti keamanan yang didanai oleh polisi.

The Times melaporkan bahwa para ahli dan orang dalam Istana mengklaim bahwa Pangeran Charles tidak memiliki kuasa untuk menghentikan Archie menjadi seorang pangeran. Begitu pula dengan adik perempuan Archie, Lilibet.

Publikasi mengklaim bahwa dia hanya dapat mengubah aturan jika resmi menjadi Raja dan diperkirakan tidak mungkin bahwa tindakan pertamanya untuk naik takhta adalah dengan memblok gelar cucunya.

Mr Lacey, penulis Battle of Brothers yang menganalisis hubungan antara Pangeran William dan Harry, mengatakan bahwa Ratu Elizabeth dan penasihatnya telah membahas masalah itu di tingkat tertinggi. Dihasilkan bahwa status kerajaan masa depan Archie dan Lili tidak dalam risiko dicabut.

Meski begitu, beberapa pakar berpendapat, ada kemungkinan Pangeran Charles mencoba menghapus status kerajaan dari anak-anak Sussex ketika dia naik takhta, tetapi sepertinya itu tidak mungkin.

"Prioritasnya kemudian adalah untuk mendapatkan dukungan populer untuk meningkatkan status Camilla dari permaisuri putri menjadi permaisuri, dan dia tidak akan mencari ketidakpopuleran dengan menghapus status HRH dari Archie dan Lili," kata Lacey.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Archie Tak Bisa Jadi Pangeran, Jika Charles Jadi Raja, Kenapa ?

Archie Tak Bisa Jadi Pangeran, Jika Charles Jadi Raja, Kenapa ?

Lifestyle | Senin, 21 Juni 2021 | 14:17 WIB

Putri Beatrice Dikabarkan Tak Terima Harry dan Meghan Beri Nama Anak Lilibet, Kenapa Ya?

Putri Beatrice Dikabarkan Tak Terima Harry dan Meghan Beri Nama Anak Lilibet, Kenapa Ya?

Lifestyle | Senin, 14 Juni 2021 | 11:50 WIB

5 Fakta Gaun Pengantin Putri Diana yang Jarang Diketahui, Ternyata Ada Nodanya

5 Fakta Gaun Pengantin Putri Diana yang Jarang Diketahui, Ternyata Ada Nodanya

Lifestyle | Minggu, 06 Juni 2021 | 13:13 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×