Pupuk Kompos: Manfaat, Cara Buat, dan Kelebihannya

Rifan Aditya

Kamis, 15 Juli 2021 | 20:24 WIB
Pupuk Kompos: Manfaat, Cara Buat, dan Kelebihannya
Pupuk Kompos: Manfaat, Cara Buat, dan Kelebihannya - Ilustrasi: Pupuk. (Shutterstock)

Suara.com - Pupuk kompos bisa menjadi salah satu media tanam yang Anda butuhkan untuk memberikan nutrisi yang cukup pada setiap tanaman yang sedang bertumbuh.

Pupuk kompos sendiri dapat Anda buat sendiri dengan memanfaatkan sampah rumah tangga. Sehingga Anda juga dapat menjaga kelestarian lingkungan. Ditambah lagi, cara pembuatan pupuk kompos juga tergolong mudah dan tentu saja murah.

Oleh karena itu tidak ada salahnya jika Anda mencoba membuat pupuk kompos sebagai salah satu alternatif kegiatan selama di rumah aja.

Cara Membuat Pupuk Kompos

  1. Kumpulkan sampah rumah tangga (bumbu dapur, kayu, sayuran, buah-buahan) sebagai bahan dasar kompos
  2. Potong-potong sampah-sampah organik sampai kecil
  3. Campurkan potongan sampah-sampah organik dengan tanah, larutan gula, pupuk kandang, EM4 ke dalam satu ember
  4. Tambahkan tanah untuk menutupi sampah organik
  5. Siram permukaan tanah yang menutup sampah organik dengan air secukupnya
  6. Tutup ember rapat-rapat, supaya pupuk tidak terkontaminasi
  7. Letakkan ember tersebut di tempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari secara langsung, diamkan
  8. Lakukan pengecekan sesekali untuk memastikan bahwa pengomposan berlangsung dengan cara memasukkan jari dalam adonan kompos. Jika terasa hangat, maka pengomposan berhasil. Namun jika tidak, maka tambahkan sedikit air untuk memicu kinerja mikroorganisme
  9. Setelah 3 bulan penyimpanan, kompos organic dapat Anda panen.

Manfaat Pupuk Kompos

1.       Menjaga lingkungan

Dengan mengguakan sampah-sampah rumah tangga sebagai bahan dasar, maka dengan membuat pupuk kompos, Anda juga berperan dalam pengolahan limbah. Dengan pengurangan limbah, maka produksi gas metana juga berkurang.

2.       Menjaga kualitas air dan tanah

Kandungan organik pada kompos dapat menjaga kualitas air dan tanah. Kompos akan memberikan kandungan organic pada struktir tanah dan mempertahankan kandungan air dalam tanah, sehingga tanaman tidak perlu terlalu sering disiram.

baca juga

Kelebihan Pupuk Kompos

Pupuk kompos memiliki kandungan makro dan mikroorganisme yang kompleks

Pupuk kompos memiliki kandungan asam-asam organik, seperti asam humic, asam gulfic, hormon, dan enzim yang tidak dimiliki pupuk anorganik. Kandungan ini nantinya mampu memperbaiki sifat fisik dan biologis tanah.

Itulah rangkuman singkat tentang pupuk kompos mulai dari manfaat, cara membuat hingga kelebihannya.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Upaya Meningkatkan Produktivitas Padi Indonesia

Upaya Meningkatkan Produktivitas Padi Indonesia

Your Say | Rabu, 14 Juli 2021 | 15:22 WIB

Pupuk Aglonema: Jenis, Cara Penggunaan, Harga

Pupuk Aglonema: Jenis, Cara Penggunaan, Harga

Lifestyle | Jum'at, 02 Juli 2021 | 22:08 WIB

Kesalahan Pemula Merawat Aglonema

Kesalahan Pemula Merawat Aglonema

Lifestyle | Rabu, 30 Juni 2021 | 18:17 WIB

Terkini

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:03 WIB

Anime EAT-MAN The Over Order Dapatkan Manga Spin-off Baru, Rilis November

Anime EAT-MAN The Over Order Dapatkan Manga Spin-off Baru, Rilis November

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Demokrasi Tanpa Oposisi: Ujian Keterbukaan Pemerintah

Demokrasi Tanpa Oposisi: Ujian Keterbukaan Pemerintah

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026

Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama

Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:46 WIB

×