Mampukah Tanaman Hias Menyaring Racun di Udara? Ini Jawabannya

Rima Sekarani Imamun Nissa

Jum'at, 30 Juli 2021 | 18:05 WIB
Mampukah Tanaman Hias Menyaring Racun di Udara? Ini Jawabannya
Tanaman hias (Min An/Pexels).

Suara.com - Tak hanya memiliki keindahan untuk dipandangi, tanaman hias juga bisa menaungi dan memberikan udara segar. Sebagian orang bahkan percaya bahwa beberapa tanaman hias menyaring racun di udara. Lalu, bagaimana penjelasan mengenai hal ini?

Mari kita simak penjelasan tentang kemampuan tanaman hias dalam menyaring racun di udara, disadur dari Lifehacker, Jumat (30/7/2021).

Alasan Tanaman Hias Tidak Efektif Menyaring Udara di dalam Rumah

Di alam terbuka, fungsi tanaman memang untuk menjaga ekosistem tetap sehat dan berkesinambungan, yakni dengan mengoksidasi udara dengan cara menyerap karbon hingga menyerap beberapa polutan.

Tanaman Hias. (Unsplash @vadimkaipov)
Tanaman Hias. (Unsplash @vadimkaipov)

Dikutip dari situs Science Alert, agar tanaman bekerja efektif menyaring racun di udara, setidaknya yang diperlukan adalah menyediakan 10-1000 tanaman untuk satu meter persegi di ruang hidup. Berbeda tentunya jika Anda tinggal di dalam rumah kaca, hal ini tidak realistis.

Gagasan soal kemampuan tanaman mampu menyaring dan memurnikan udara di ruang tertutup mencuat pada tahun 1980-an. Kala itu, Bill Wolverton, seorang ilmuwan NASA, meneliti tentang kemampuan tanaman tertentu yang diletakkan di rumah melenyapkan senyawa organik yang mudah menguap di udara dalam ruang tertutup.

Selanjutnya, temuan tersebut didesain dengan cara mengamati astronot yang menetap di ruang tertutup dalam jangka waktu lama. Namun, hingga kini riset tersebut seringkali disalahgunakan sebagai pembenaran Anda harus menempatkan lebih banyak tanaman di sekitar rumah.

Profesor teknik Michael Waring kepada The Atlantic berujar bahwa hasil penemuan tahun 1989 tersebut tak berlaku untuk rumah tangga pada umumnya.

"Wolverton mengukur apakah tanaman hias mampu menghilangkan VOC (senyawa organik yang mudah menguap) dari lingkungan laboratorium yang kedap udara. Namun, rumah bukanlah sebuah ruang kedap udara karena terdapat jendela dan pintu terbuka, angin, celah udara, dan banyak lagi kekacauan," kata dia.

baca juga

Apabila Anda seorang astronot yang tengah terjebak dalam ruang kedap udara selama berjam-jam, ada baiknya membawa satu atau dua tanaman untuk udara segar. Namun jika Anda menginginkan udara segar di rumah, bukalah jendela.

Manfaat Memelihara Tanaman Hias

Meski terbukti tanaman hias tidak efektif memberi udara segar di dalam rumah, Anda tetap harus memelihara tanaman dengan alasan lainnya.

Alih-alih beli tanaman hias tertentu untuk membuat udara di rumah segar, rawatlah tanaman hias yang berdampak baik untuk psikologis dan emosional.

Dilansir dari Healthline, bertempat tinggal di rumah yang dipenuhi tanaman dapat membantu menurunkan tingkat stres dan meningkatkan produktivitas.

Merawat tanaman yang beraroma enak seperti peppermint atau lavender mampu meningkatkan suasana hati setiap hari karena membuat lingkungan terasa lebih santai dan nyaman.

Tak ada salahnya menghiasi rumah Anda dengan berbagai tanaman hijau dan bunga. Ingatlah bahwa tanaman memiliki banyak manfaat baik. Namun untuk memperbaiki kualitas udara di dalam rumah, lebih baik gunakan air purifier.

Demikian penjelasan terkait kemampuan tanaman hias yang sebenarnya tidak efektif dalam menyaring racun udara di dalam rumah. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Yulia Kartika Dewi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Jenis Tanaman Hias Gantung Paling Mudah Perawatannya

7 Jenis Tanaman Hias Gantung Paling Mudah Perawatannya

Lifestyle | Senin, 26 Juli 2021 | 18:21 WIB

8 Jenis Philodendron Termahal, Tanaman Hias Sultan yang Cukup Populer di Indonesia

8 Jenis Philodendron Termahal, Tanaman Hias Sultan yang Cukup Populer di Indonesia

Lifestyle | Kamis, 22 Juli 2021 | 14:12 WIB

Tips Berkebun Bikin Hoki ala Ilmu Feng Shui: Jauhi Tanaman Rambat!

Tips Berkebun Bikin Hoki ala Ilmu Feng Shui: Jauhi Tanaman Rambat!

Lifestyle | Kamis, 22 Juli 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×