3 Penyebab Daun Aglonema Mengerdil dan Cara Mengatasinya

Rima Sekarani Imamun Nissa

Jum'at, 30 Juli 2021 | 17:00 WIB
3 Penyebab Daun Aglonema Mengerdil dan Cara Mengatasinya
Tanaman hias Aglonema di Pekalongan Lampung Timur [Antara/Hisar Sitanggang]

Suara.com - Dari sekian banyak jenis tanaman aglonema, ada satu masalah yang umum ditemui pada tanaman ini, yakni daun yang mengecil atau dikenal dengan istilah kerdil. Hal tersebut tentunya mengurangi sisi estetika pada tanaman hias yang memang dipelihara untuk memperindah sebuah tempat ini.

Pada kesempatan ini, akan diulas tentang penyebab tanaman aglonema mengerdil dan cara mengatasinya. Mari simak!

Penyebab Daun Aglonema Mengerdil

Sebelum membahas tentang cara mengatasi daun aglonema mengerdil, kini terlebih dahulu kita bahas penyebabnya. Berikut adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan daun aglonema Anda mengerdil dan cara mengatasinya.

Aglonema silver queen, jenis aglonema tanaman hias populer (envato)
Aglonema silver queen, jenis aglonema tanaman hias populer (envato)

1. Kerusakan Akar akibat Jamur

Faktor pertama yang menjadi penyebab daun aglonema Anda mengerdil adalah terjadinya kerusakan pada bagian akar tanaman. Hal ini dapat terjadi akibat adanya jamur yang hidup pada bagian akar aglonema.

Dampaknya, terjadi pembagian nutrisi yang tidak merata pada tanaman. Artinya, bagian daun tidak mendapatkan suplai nutrisi sesuai dengan yang dibutuhkan.

Langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasinya adalah dengan cara melakukan pembongkaran pada tanaman aglonema yang Anda miliki, dimulai dari pot kemudian dilanjutkan pada bagian media tanam.

Kerusakan yang ada pada akar aglonema tentunya akan membuat bagian tersebut busuk. Oleh karena itu, Anda dapat memotong akar tersebut, dilanjutkan dengan memberikan media tanam baru ke dalam pot.

baca juga

Perlu anda ketahui bahwa bagian akar pada sebuah tanaman memegang peranan yang cukup penting, yakni untuk menyerap nutrisi yang dibutuhkan daun. Selain jamur, usia akar yang belum dewasa juga dapat menjadi faktor penyebab daun aglonema mengerdil.

2. Kemunculan Bunga

Faktor kedua adalah kemunculan bunga. Ketika agolenema sudah masuk dalam fase dewasa, tanaman tersebut akan memunculkan daun pada bagian pucuk. Oleh karena itu, secara natural kandungan nutrisi yang ada pada aglonema akan langsung diarahkan menuju bunga.

Hal ini membuat daun tidak mendapatkan nutrisi sehingga Anda perlu memetik bagian bunga yang muncul untuk mengembalikan persebaran nutrisi pada tanaman tersebut.

Kendala ini terjadi secara natural, jadi bisa saja daun akan kembali normal dalam jangka waktu tertentu ketika bagian bunga tersebut tanggal. Namun, hal tersebut membutuhkan proses yang cukup lama. Oleh karena itu, peran anda sebagai pemilik tanaman dibutuhkan di sini.

3. Kekurangan Unsur Hara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Jenis Philodendron Termahal, Tanaman Hias Sultan yang Cukup Populer di Indonesia

8 Jenis Philodendron Termahal, Tanaman Hias Sultan yang Cukup Populer di Indonesia

Lifestyle | Kamis, 22 Juli 2021 | 14:12 WIB

Tips Berkebun Bikin Hoki ala Ilmu Feng Shui: Jauhi Tanaman Rambat!

Tips Berkebun Bikin Hoki ala Ilmu Feng Shui: Jauhi Tanaman Rambat!

Lifestyle | Kamis, 22 Juli 2021 | 08:00 WIB

Bikin Tidur Lebih Nyenyak, 10 Tanaman Hias Ini Cocok Diletakkan di Kamar Tidur

Bikin Tidur Lebih Nyenyak, 10 Tanaman Hias Ini Cocok Diletakkan di Kamar Tidur

Lifestyle | Selasa, 20 Juli 2021 | 08:49 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×