Jenis-jenis Penyakit Hama pada Tanaman Hias Aglonema dan Cara Mengatasinya

Arendya Nariswari

Minggu, 01 Agustus 2021 | 17:04 WIB
Jenis-jenis Penyakit Hama pada Tanaman Hias Aglonema dan Cara Mengatasinya
Tanaman hias di kamar tidur. (Pexels)

Suara.com - Salah satu masalah yang seringkali dihadapi oleh para pecinta tanaman hias adalah hama, salah satu jenis tanaman hias yang sering kali terserang oleh hama adalah tanaman aglonema. Pada dasarnya tanaman hias aglonema memang memiliki ketahanan tubuh yang cukup baik, namun tetap saja ketika tanaman ini terserang oleh hama lama-kelamaan akan terganggu siklus hidupnya.

Dampak hama pada tanaman aglonema dapat berupa daun yang menguning bahkan lebih parahnya dapat membunuh tanaman, oleh karena itu diperlukan penanganan lebih lanjut ketika mendapati tanaman yang anda miliki terserang oleh hama.

Di bawah adalah ulasan tentang jenis-jenis penyakit hama pada aglonema dan cara mengatasinya, mari simak!

Jenis-Jenis Hama pada Aglonema

Secara bahasa hama merupakan sebuah organisme yang bersifat merugikan, sama halnya yang terjadi pada tanaman.

Berikut adalah jenis-jenis hama pada tanaman hias aglonema yang umum ditemui pada tanaman aglonema:

1. Kutu Daun

Jenis penyakit yang pertama adalah yang berasal dari kutu daun, jenis hama kutu menjadi musuh alami tanaman aglonema. Ia biasanya ditemui pada bagian bawah daun, berkembang biak dengan cara memakan cairan vital yang ada pada aglonema.

Cara membasminya cukup mudah yakni dengan cara mengoleskan alkohol yang sudah diseka pada tissue. Oleskan pada bagian aglonema.

baca juga
Tanaman hias jenis aglonema. (Pixabay/PENEBAR)
Tanaman hias jenis aglonema. (Pixabay/PENEBAR)

2.  Kutu Putih

Pada dasarnya kutu memiliki sistematika hidup yang hampir mirip, maka cara memberantasnya pun hampir serupa pula. Namun diperlukan pengamatan yang cukup jeli untuk memberantas hama jenis kutu, hal ini dikarenakan oleh ukurannya yang kecil.

3. Kutu Sisik

Kutu sisik memiliki ciri fisik berbentuk seperti benjolan kecil yang bergerak pada permukaan daun tanaman. Kutu fisik berkembang biak dengan cara memakan getah floem yang ada pada tanaman, dampaknya adalah dapat menyebabkan bagian cabang aglonema mati.

Cara mengatasinya adalah dengan cara mengoleskan sabun insektisida dan minyak hortikultura pada seluruh bagian aglonema.

4. Nematoda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tanaman Hias Air yang Dapat Membersihkan Air Kolam

5 Tanaman Hias Air yang Dapat Membersihkan Air Kolam

Lifestyle | Sabtu, 31 Juli 2021 | 16:00 WIB

Cara Menanam dan Merawat Tanaman Wijaya Kusuma

Cara Menanam dan Merawat Tanaman Wijaya Kusuma

Lifestyle | Sabtu, 31 Juli 2021 | 08:00 WIB

5 Tips Dekorasi Rumah dengan Tanaman Hias, Dijamin Tambah Segar!

5 Tips Dekorasi Rumah dengan Tanaman Hias, Dijamin Tambah Segar!

Lifestyle | Sabtu, 31 Juli 2021 | 07:50 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×