Kandungannya Bisa Merusak Lingkungan, Begini Cara Pilih Sunscreen yang Aman

Rima Sekarani Imamun Nissa, Nur Khotimah

Senin, 09 Agustus 2021 | 20:05 WIB
Kandungannya Bisa Merusak Lingkungan, Begini Cara Pilih Sunscreen yang Aman
Ilustrasi perempuan menggunakan sunscreen. (Shutterstock)

Suara.com - Sunscreen atau tabir surya banyak dipilih untuk melindungi kulit dari serbuan sinar UV. Apalagi jika kita harus beraktivitas di luar ruangan, seperti saat berjemur atau liburan di pantai.

Sayangnya, kabar terbaru menyebutkan bahwa sunscreen tidak ramah lingkungan. Pasalnya beberapa kandungan kimia sunscreen dikatakan bisa merusak terumbu karang dan ekosistem laut.

Melansir BBC, ada empat kandungan bahan kimia yang berbahaya dalam sunscreen, yaitu oxybenzone, octinoxate, 4-methylbenzylidene camphor, dan butylparaben.

Produk sunscreen yang mengandung bahan-bahan tersebut telah terbukti menghancurkan karang, menghambat reproduksi, dan menyebabkan pemutihan terumbu karang.

Saking berbahayanya, Departemen Konservasi Thailand melarang wisatawan memakai sunscreen yang mengandung bahan-bahan itu. Jika melanggar, mereka akan didenda 100 ribu Baht (Rp42,9 juta).

Ilustrasi tabir surya. (Shutterstock)
Ilustrasi tabir surya. (Shutterstock)

Lalu, bagaimana cara memilih sunscreen yang aman untuk terumbu karang? Merangkum Chasing Coral via World of Buzz, inilah hal-hal yang perlu diperhatikan saat memilih sunscreen

  1. Pastikan produk sunscreen yang akan dibeli tidak mengandung oxybenzone, octinoxate, dan bahan-bahan kimia yang sudah tercantum sebelumnya.
  2. Pilih sunscreen berbasis bahan mineral yang mengandung titanium dioksida dan seng oksida (zinc oxide). Bahan-bahan ini akan berada di atas kulit dan menghalangi sinar UV yang berbahaya.
  3. Pastikan bahan sunscreen tersebut "Non-nano". Artinya, partikel bahan yang digunakan berukuran di atas 100 nanometer agar tidak tertelan oleh karang.
  4. Sunscreen yang aman untuk terumbu karang akan memiliki label "aman untuk terumbu karang (reef-safe)" pada kemasannya. Tapi jangan lupa untuk tetap memeriksa bahan-bahannya secara detail.
Terumbu Karang di Punggur Tuing [Kenedy/Suara.com]
Terumbu Karang di Punggur Tuing [Kenedy/Suara.com]

Perlu diperhatikan pula bahwa empat bahan bahaya itu tidak hanya ada di sunscreen. Beberapa produk kecantikan seperti lipstik hingga cat kuku juga diketahui mengandung bahan-bahan tersebut.

Oleh karena itu, jadilah pengguna yang kritis dalam membeli produk kecantikan demi menjaga lingkungan. Jangan sampai produk yang dipakai justru merusak bumi kita.

Sementara itu, larangan penggunaan sunscreen dengan kandungan berbahaya sudah lebih dulu diterapkan oleh pemerintah Hawaii. Maklum saja selama ini Hawaii memang menjual keindahan lautnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei: 73 Persen Konsumen Siap Beralih ke Produk Kecantikan Ramah Lingkungan

Survei: 73 Persen Konsumen Siap Beralih ke Produk Kecantikan Ramah Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 28 Juli 2021 | 16:00 WIB

Suka Berjemur? Jangan Lupa Lindungi Kulit Sebelum dan Sesudah Terpapar Sinar Matahari

Suka Berjemur? Jangan Lupa Lindungi Kulit Sebelum dan Sesudah Terpapar Sinar Matahari

Lifestyle | Jum'at, 23 Juli 2021 | 16:32 WIB

Mengandung Zat Berbahaya, Johnson & Johnson Tarik 5 Produk Tabir Surya dari Pasaran

Mengandung Zat Berbahaya, Johnson & Johnson Tarik 5 Produk Tabir Surya dari Pasaran

Health | Jum'at, 16 Juli 2021 | 21:25 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×