Mengandung Zat Berbahaya, Johnson & Johnson Tarik 5 Produk Tabir Surya dari Pasaran

Risna Halidi

Jum'at, 16 Juli 2021 | 21:25 WIB
Mengandung Zat Berbahaya, Johnson & Johnson Tarik 5 Produk Tabir Surya dari Pasaran
Johnson & Johnson. [Mark Ralston/AFP]

Suara.com - Johnson & Johnson baru saja melakukan penarikan terhadap lima produk tabir surya yang terbukti mengandung benzena, bahan kimia yang dapat menyebabkan kanker.

Produk bermasalah tersebut dikemas dalam kaleng aerosol yaitu merek Aveeno Protect + Refresh, dan empat produk tabir surya Neutrogena yaitu Beach Defense, CoolDry Sport, Invisible Daily Defense dan UltraSheer.

Penarikan terhadap lima produk tersebut mencakup semua ukuran kaleng, dalam semua tingkat faktor perlindungan matahari, atau SPF yang dijual di Amerika Serikat.

Perusahaan raksasa perawatan kesehatan tersebut mengatakan kandungan benzena ditemukan setelah pihaknya melakukan pengujian di laboratorium independen.

Dikutip dari AP News, perusahaan juga tengah menyelidiki bagaimana bahan kimia berbahaya tersebut bisa masuk ke dalam produk mereka.

Selain berusaha menarik produk tabir surya di pasaran Amerika Serikat, J&J juga mendesak konsumen untuk segera berhenti menggunakan tabir surya yang bermasalah dan mengatakan pelanggan bisa mendapat pengembalian uang dengan menghubungi saluran resmi J&J.

"Penggunaan produk-produk ini diperkirakan tidak akan menyebabkan konsekuensi kesehatan yang merugikan", tulis pernyataan J&J dan mengklaim keputusan penarikan dilakukan karena faktor "sangat berhati-hati."

Sebagai tambahan, perusahaan meminta masyarakat pengguna tambir surya J&J yang kini bermasalah untuk menggunakan tabir surya alternatif lain guna melindungi diri dari kanker kulit melanoma.

Benzena sendiri merupakan bahan kimia yang sangat mudah terbakar dan banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

baca juga

Kandungan benzena dapat menyebabkan kanker jika terjadi paparan berulang pada tingkat yang cukup tinggi. Benzena juga dapat merusak sistem kekebalan dan mencegah sel berfungsi dengan baik.

Efek bahan kimia tersebut bervariasi tergantung apakah seseorang secara tidak sengaja menghirup dan menelannya, atau hanya terkena kulit dan menempel di pakaian.

Gejala keracunan benzena berkisar dari pusing, detak jantung tidak teratur hingga kejang dan pada tingkat yang sangat tinggi, kematian.

Perusahan J&J yang berbasis di New Brunswick, New Jersey, mengatakan pihaknya telah memberi tahu Badan POM AS terkait penarikan produk tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringatan! 100 Kasus Gangguan Autoimun Langka setelah Divaksin Johnson & Johnson

Peringatan! 100 Kasus Gangguan Autoimun Langka setelah Divaksin Johnson & Johnson

Tekno | Selasa, 13 Juli 2021 | 06:10 WIB

Pentingnya Aplikasi Ulang Sunscreen setelah Pakai Makeup, Begini Caranya

Pentingnya Aplikasi Ulang Sunscreen setelah Pakai Makeup, Begini Caranya

Lifestyle | Senin, 12 Juli 2021 | 18:51 WIB

Studi: Antibodi dari Vaksin Johnson & Johnson Bisa Tahan 8 Bulan

Studi: Antibodi dari Vaksin Johnson & Johnson Bisa Tahan 8 Bulan

Health | Selasa, 06 Juli 2021 | 06:05 WIB

Terkini

Bantu Warga Daftar Bansos, TNI-Polri hingga Penyuluh Pertanian Dilibatkan jadi Agen Perlinsos

Bantu Warga Daftar Bansos, TNI-Polri hingga Penyuluh Pertanian Dilibatkan jadi Agen Perlinsos

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:15 WIB

9 Rekomendasi HP Murah Kamera Bagus dan RAM Besar, Mulai Rp1 Jutaan

9 Rekomendasi HP Murah Kamera Bagus dan RAM Besar, Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 15:15 WIB

Mulutmu Harimaumu! Hina Shin Tae-yong, Achmad Resal Dihukum Berat

Mulutmu Harimaumu! Hina Shin Tae-yong, Achmad Resal Dihukum Berat

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 15:12 WIB

Sinopsis Don't Be Shy, Film Komedi Romantis India Diproduseri Alia Bhatt

Sinopsis Don't Be Shy, Film Komedi Romantis India Diproduseri Alia Bhatt

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 15:10 WIB

Toyota Indonesia Respons Rencana Pemerintah Hadirkan Mobil Nasional

Toyota Indonesia Respons Rencana Pemerintah Hadirkan Mobil Nasional

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 15:10 WIB

Pemain Bangladesh Bongkar Strategi Lawan Timnas Indonesia: Kami Akan Main Mid Block

Pemain Bangladesh Bongkar Strategi Lawan Timnas Indonesia: Kami Akan Main Mid Block

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 15:05 WIB

7 Manfaat Utama Krim Pagi untuk Kulit Wajah, Apakah Wajib Pakai yang Mengandung SPF?

7 Manfaat Utama Krim Pagi untuk Kulit Wajah, Apakah Wajib Pakai yang Mengandung SPF?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 15:02 WIB

Jeong Yein Lovelyz Resmi Gantikan Ha Young di Musim Terbaru The Trauma Code

Jeong Yein Lovelyz Resmi Gantikan Ha Young di Musim Terbaru The Trauma Code

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 15:00 WIB

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

×