Rekan Kerja Doyan Nyinyiri Anda? Lawan dengan 4 Cara Ini!

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Selasa, 10 Agustus 2021 | 12:25 WIB
Rekan Kerja Doyan Nyinyiri Anda? Lawan dengan 4 Cara Ini!
Ilustrasi bekerja.(Unsplash/Annie S)

Suara.com - Dunia kerja bisa sangat keras. Akan ada saja dari mereka yang cemburu dan doyan menyinyiri pencapaian dari kinerja Anda, apalagi jika kinerja tersebut mendapat apresiasi positif dari atasan.

Jika Anda memiliki rekan kerja cemburuan, ada baiknya lawan dengan empat cara ini, seperti yang Suara.com lansir dari Times of India.

1. Lakukan pekerjaan sebaik mungkin
Ketika rekan kerja cemburu, ada baiknya lakukan pekerjaan sebaik mungkin. Lakukan semua tugas yang diberikan oleh atasan, dan penuh target agar bisa menjadi karyawan yang dapat diandalkan. Dengan begitu, mereka yang cemburu akan mundur dan berhenti menggunjing Anda.

2. Lebih baik tidak tahu
Mungkin Anda merasa terganggu ketika rekan kerja cemburu kepada Anda. Dengan mencari tahu, kadang langkah tersebut bisa menjadi bumerang bagi diri sendiri.

Ilustrasi Bekerja (Pixabay/Free-Photos)
Ilustrasi Bekerja (Pixabay/Free-Photos)

Terkadang, lebih baik Anda tidak perlu mencari tahu tentang mereka, sehingga Anda lebih baik fokus bekerja. Jika hanya menegaskan kepada mereka, itu hanya membuat mereka kesal dan bahagia untuk menjatuhkan Anda.

3. Berteman dengan kolega lain
Salah satu motif utama rekan kerja yang cemburu dan toksik adalah, mengasingkan Anda agar tidak mendapat bantuan maupun dukungan dari orang lain.

Maka dari itu, penting untuk memiliki teman atau kolega lain di kantor. Jika rekan kerja cemburu berasal dari tim Anda, ada baiknya Anda coba berteman dengan tim lain. dengan begitu, Anda bisa membangun jaringan sekaligus memiliki rekan dari otoritas yang lebih tinggi.

4. Jadikan motivasi agar mental kuat
Bekerja memang bisa membuat Anda stres, apalagi jika Anda punya rekan kerja yang pandai menjatuhkan dan menurunkan motivasi.

Dampak akhirnya, Anda akan merugikan diri sendiri secara mental, menjadi keras pada diri sendiri, dan mudah bersikap kasar. Maka sudah saatnya untuk menjadi kuat secara mental dan sedikit pemaaf di tempat kerja.

baca juga

Dan berikan sedikit penghargaan buat diri sendiri, sehingga cara ini mampu membuat Anda bertahan di tempat kerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Capres Baliho dan Capres Berbasis Kinerja akan Berebut Menangkan Pilpres 2024

Capres Baliho dan Capres Berbasis Kinerja akan Berebut Menangkan Pilpres 2024

News | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 14:37 WIB

Kinerja Apik, Analis Rekomendasikan Beli Saham BBTN dengan Target Price Rp2.600

Kinerja Apik, Analis Rekomendasikan Beli Saham BBTN dengan Target Price Rp2.600

Bisnis | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 12:03 WIB

Capai Laba Rp12,54 Triliun, Bank BRI Buktikan Kinerja Positif saat Pandemi

Capai Laba Rp12,54 Triliun, Bank BRI Buktikan Kinerja Positif saat Pandemi

Sumbar | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 11:32 WIB

Terkini

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

×