alexametrics

Baru Saja Melahirkan, Pria Transgender Ini Ogah Ungkap Jenis Kelamin Anaknya, Duh!

Cesar Uji Tawakal | Amertiya Saraswati
Baru Saja Melahirkan, Pria Transgender Ini Ogah Ungkap Jenis Kelamin Anaknya, Duh!
Ilustrasi Pria Transgender Hamil (Pexels/Daniel Reche)

Ini alasannya tak mau menentukan jenis kelamin sang anak.

Suara.com - Kebanyakan orangtua biasanya tak sabar untuk mengetahui jenis kelamin sang anak setelah melahirkan. Namun, pria ini memutuskan untuk tidak mengungkap jenis kelamin anaknya.

Tak tanggung-tanggung, pria transgender tersebut bahkan kesal kepada orang-orang yang bertanya apakah jenis kelamin anaknya laki-laki atau perempuan.

Melansir Dailymail, pria bernama Sav Butler tersebut adalah seorang transgender. Selama tumbuh besar, Sav merasa kesulitan menemukan identitas gendernya.

Sav baru melela menjadi transgender pada usia 18 tahun. Kini, Sav sudah melahirkan dua orang anak pada umur 20 tahun.

Baca Juga: Mengenal Quinn, Pesepak Bola Transgender Pertama yang Sabet Emas Olimpiade

Meski begitu, Sav tidak pernah mau mengungkap atau menentukan jenis kelamin anaknya. Hal tersebut ia lakukan agar sang anak bebas memilih nanti.

Sebelum ini, Sav juga tidak mau menyebutkan jenis kelamin anak pertamanya. Namun, sang anak yang berusia 3 tahun dan bernama Wesley sudah menentukan bahwa ia ingin menjadi laki-laki.

Ilustrasi Hamil (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi Jenis Kelamin Anak (Pexels/Pixabay)

Sementara, anak kedua Sav diberi nama Eden. Namun, Sav tidak akan menyebutkan jenis kelaminnya sampai sang anak menentukan sendiri nanti.

"Aku tidak mau anak-anakku mengingat masa kecil mereka dan merasakan sakit, yang sudah banyak dialami orang-orang transgender dan bisa mereka pahami."

"Perjalananku sebagai trans ada hubungan dengan caraku menjadi orangtua. Aku melela setelah pindah dari rumah di umur 18 tahun tapi aku tahu aku seorang trans sejak umurku 5 tahun karena aku tidak nyaman dengan tubuhku," lanjutnya.

Baca Juga: Gyneseksual: Ketertarikan Sexual Terhadap Femininity

Sav memilih untuk menyingkat namanya setelah memutuskan bahwa dirinya laki-laki. Ia juga sempat berhenti melakukan terapi hormon selama mengandung hingga melahirkan anak, tapi kini akan kembali melakukannya.

Komentar