Relevansi Pancasila di Tengah Kehidupan Modern Menurut Alissa Wahid

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Rabu, 18 Agustus 2021 | 22:33 WIB
Relevansi Pancasila di Tengah Kehidupan Modern Menurut Alissa Wahid
Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Alissa Wahid - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Suara.com - Pancasila merupakan dasar negara yang sudah sepatutnya dipahami dan diterapkan oleh masyarakat Indonesia. Akan tetapi, di tengah perkembangan hidup yang semakin modern, apakah Pancasila masih relevan?

Menjawab pertanyaan tersebut, Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Alissa Wahid mengatakan bahwa Pancasila memiliki nilai berbeda salah satunya mengandung nilai spritual.

“Apakah masih relevan? Kalau kita bicara soal Pancasila, mungkin orang akan anggap begitu-begitu aja. Tapi kalau kita lihat nilai-nilainya itu berbeda. Salah satunya spiritualitas,” ungkapnya dalam acara Bincang Literasi Digital, Rabu (18/8/2021).

Nilai spiritual yang ada di Pancasila, lanjut Alissa, bisa dilihat lewat cerminan ibadah keagamaan sehari-hari.

Selain itu, nilai spiritualitas juga dapat menggambarkan bahwa masyarakat Indonesia masih menempatkan dirinya sebagai umat yang beragama.

"Kalau kita bicara spiritualitas itu kita bicara ketuhanan. Bukan hanya ritualnya saja, tapi menempatkan dirinya sebagai umat. Jadi ini masih relevan," jelasnya.

Dalam butir kedua Pancasila yakni ‘Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab’, Alissa juga mengatakan relevansinya bisa terlihat dari manusia yang harus berlaku adil terhadap sesama di lingkungannya.

Seperti kegiatan anak muda yang saat ini peduli dengan permasalahan situasi sosial, dan turut menerapkan rasa kemanusiaan mereka di tengah kesulitan saat ini.

"Bahkan sikap manusiawi di masa pandemi ini, anak-anak remaja banyak yang melakukan bantuan lewat sumbangan. Dan saat situasi sulit saat ini, orang yang membantu lewat doa itu sudah punya sikap manusiawi juga,” ungkapnya.

baca juga

Meski zaman terus berkembang dan berubah, namun nilai-nilai Pancasila tidak akan luntur. Sebab kata Alissa, makna Pancasila serta nilai-nilainya akan terus hidup sepanjang masa. Mulai dari butir sila pertama hingga sila kelima.

Selain itu, apapun yang dilakukan di lingkungan sosial, menurutnya sudah mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Mulai dari kerja kelompok hingga membangun komunitas.

“Nilai-nilainya justru masih hidup dan relevan sampai saat ini. Tinggal kitanya mampu apa enggak,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Anak Kehilangan Orang Tua Akibat Pandemi Covid-19, Begini Langkah Gusdurian

Banyak Anak Kehilangan Orang Tua Akibat Pandemi Covid-19, Begini Langkah Gusdurian

Jogja | Rabu, 18 Agustus 2021 | 17:05 WIB

11 Ribu Anak Kehilangan Ortu Selama Pandemi, Gusdurian Minta Pendampingan Jangka Panjang

11 Ribu Anak Kehilangan Ortu Selama Pandemi, Gusdurian Minta Pendampingan Jangka Panjang

Jogja | Rabu, 18 Agustus 2021 | 14:59 WIB

Merdeka Hanyalah Jembatan Emas, Benarkah?

Merdeka Hanyalah Jembatan Emas, Benarkah?

Your Say | Rabu, 18 Agustus 2021 | 12:12 WIB

Terkini

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

×