Penerbangan Dibatalkan, Keluarga Asal Colorado Ini Mengaku Terlantar di Afganistan

Rima Sekarani Imamun Nissa, Hiromi Kyuna

Kamis, 19 Agustus 2021 | 12:17 WIB
Penerbangan Dibatalkan, Keluarga Asal Colorado Ini Mengaku Terlantar di Afganistan
Ilustrasi bandara. (Unsplash/cuttersnap)

Suara.com - Seorang pria asal Colorado Amerika Serikat bekerja keras untuk bisa pulang bersama istri dan anak-anaknya. Ia bersama keluarganya terjebak di Kabul, Afganistan.

Melansir dari Fox News, pria ini mendapat kabar dari istrinya lewat telepon bahwa Taliban sudah menduduki seluruh kota pada Sabtu (14/8/2021). Dia dan anak-anaknya mengunjungi Afganistan kala Taliban menyerbu.

Pria yang tak mau disebutkan namanya ini mengatakan bahwa istrinya ingin pulang. Dia kemudian memesan penerbangan Turkish Airline untuk Minggu (15/8/2021).

Sayangnya, penerbangan itu dibatalkan beberapa jam sebelum dijadwalkan berangkat. "Istri dan anak perempuan saya untuk saat ini bersembunyi di sebuah rumah di Kabul," kata pria tersebut kepada media.

Ia juga berpikir kekacauan ini dapat membahayakan banyak nyawa. Pria ini lantas menghubungi rekannya Coloradan Patrick Allen, seorang pensiunan kolonel Pasukan Khusus Angkatan Darat AS yang bertugas di Afghanistan.

Warga Kota Kabul berebut naik pesawat di Bandara Kota Kabul dalam penerbangan terakhir [Tangkapan layar Twitter]
Warga Kota Kabul berebut naik pesawat di Bandara Kota Kabul dalam penerbangan terakhir [Tangkapan layar Twitter @Iqbal__kholidi]

Setelah itu, Allen menghubungi perwakilan Amerika Serikat, Jason Crow untuk meminta bantuan. Allen pun menjelaskan bahwa ia sangat khawatir dengan adanya warga Amerika Serikat yang terjebak di Afganistan dan tak bisa kembali.

Sedikitnya tujuh orang dilaporkan tewas di Bandara Internasional Kabul Senin (16/7/2021) ketika ribuan warga Afghanistan berusaha melarikan diri dari negara itu. Video menunjukkan orang-orang berpegangan pada pesawat AS yang akan berangkat.

Allen mengatakan bahwa dia berharap keluarga tersebut dapat kembali ke rumah. Ia juga bahwa pasukan Amerika Serikat yang dikirim ke daerah itu akan membantu kekacauan di bandara.

Pada Selasa (17/7/2021) kemarin, penerbangan dilaporkan telah dimulai kembali dari Kabul. Para pejabat sedang dalam pembicaraan dengan Taliban untuk mengizinkan "kategori individu" tertentu seperti diplomat, jurnalis, dan pekerja bantuan Barat melalui penjagaan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Warga Afghanistan Lari dari Taliban: Kami Tidak Bisa Menyelamatkan Keluarga Kami

Kisah Warga Afghanistan Lari dari Taliban: Kami Tidak Bisa Menyelamatkan Keluarga Kami

Bali | Kamis, 19 Agustus 2021 | 09:25 WIB

Cerita Ketakutan dan Perjuangan Warga Afghanistan Kabur dari Bandara Kabul

Cerita Ketakutan dan Perjuangan Warga Afghanistan Kabur dari Bandara Kabul

News | Kamis, 19 Agustus 2021 | 07:50 WIB

Bagaimana Sikap RI Soal Afganistan Dikuasai Taliban, Begini Respon Moeldoko

Bagaimana Sikap RI Soal Afganistan Dikuasai Taliban, Begini Respon Moeldoko

News | Rabu, 18 Agustus 2021 | 23:58 WIB

Terkini

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

×