10 Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Semarang yang Bisa Diborong

Arendya Nariswari

Rabu, 25 Agustus 2021 | 13:30 WIB
10 Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Semarang yang Bisa Diborong
Ilustrasi camilan lumpia. (Pixabay/kbmars)

Suara.com - Berlibur atau jalan-jalan di Kota Semarang wajib membeli oleh-oleh untuk teman dan keluarga di rumah. Ibu kota Jawa Tengah ini memiliki beragam oleh-oleh khas Semarang khususnya makanan yang terkenal enak dan lezat. Kuliner Semarang memiliki perpaduan cita rasa Indonesia, Cina, India, hingga Belanda yang semuanya menyatu.

Dihimpun dari berbagai referensi akun media sosial influencer dan food vlogger, Rabu (25/8/2021), simak rekomendasi oleh-oleh Semarang wajib dibawa pulang berikut ini. 

1. Lumpia Semarang

Ilustrasi lumpia. (Pixabay/Jonathan Valencia)
Ilustrasi lumpia. (Pixabay/Jonathan Valencia)

Belum ke Semarang kalau belum mencicipi oleh-oleh khas Semarang, yaitu Lumpia. Lumpia merupakan camilan goreng yang dibalut kulit lumpia dari tepung beras yang berisi rebung, telur orak-arik, dan irisan ayam atau udang. Teksturnya crispy di luar dan lembut di dalam.

Disajikan dengan saus atau cabai yang menambah rasa dan nikmat. Ada beberapa lumpia legendaris seperti Lumpia Cik Me Me, Lumpia Mbak Lien, dan lain-lain. Lumpia juga dapat ditemui hampir di semua tempat makan maupun pedagang kaki lima.

2. Kue Mochi atau moaci

Kue moachi atau mochi masih menjadi primadona untuk dibawa sebagai buah tangan bagi pemudik dari Semarang. [Suara.com/Adam Iyasa]
Kue moachi atau mochi masih menjadi primadona untuk dibawa sebagai buah tangan bagi pemudik dari Semarang. [Suara.com/Adam Iyasa]


Kuliner khas Semarang berikutnya termasuk kue mochi yang terinspirasi dari Jepang. Bentuknya seperti bola-bola kecil dari tepung ketan, berwarna putih, lembap, berisi gula aren serta kacang lembut. 

Camilan manis dan kenyal ini memiliki tekstur ketan yang lembut dan rasanya yang ringan. Hal yang membedakan moaci Semarang dengan mochi lainnya adalah taburan wijen di kulit moaci. Salah satu merk moaci Semarang paling favorit adalah Moaci Gemini yang ramai diborong wisatawan.

3. Bandeng Presto

baca juga
Bandeng Presto. (Shutterstock)
Bandeng Presto. (Shutterstock)


Kuliner Semarang yang memiliki cita rasa gurih adalah bandeng presto. Bandeng presto terdiri dari bandeng tanpa tulang yang dimasak dalam daun pisang dengan dibumbui kunyit, bawang putih, dan garam.

Cara memasaknya secara pressure-cooked, yaitu dimasak dalam panci bersuhu tinggi untuk menghasilkan ikan yang empuk dan bumbu meresap sempurna. Kamu akan menikmati daging dan duri ikan yang melunak, sehingga aman untuk dimakan.

4. Wingko Babat

Wingko Babat makanan khas semarang. (Instagram/@wingkobabatchandrasemarang)
Wingko Babat makanan khas semarang. (Instagram/@wingkobabatchandrasemarang)


Camilan manis populer dari Semarang lainnya adalah wingko babat. Wingko babat adalah sejenis kue bundar yang terbuat dari kelapa parut, gula pasir, ketan, santan. Campuran tersebut kemudian dipanggang dan dipotong kecil-kecil.

WIngko babat bisa menjadi pilihan makanan ringan yang mengganjal perut. Memiliki rasa lezat dan tahan lama. Kamu bisa coba membeli wingko babat yang populer di Semarang, seperti WIngko Babat cap Kereta Api, dan Wingko Babat Tiga Kelapa Muda.

5. Tahu Baxo

Ilustrasi tahu bakso. (Pixabay/Cegoh)
Ilustrasi tahu bakso. (Pixabay/Cegoh)

Tahu bakso memang bukan kuliner khas Semarang. Ciri khas tahu bakso sapi asal Semarang membuatnya unik dan berbeda dari tahu bakso pada umumnya. Tahu bakso banyak diburu karena rasanya enak, pilihan banyak, dan harganya murang.

Tahu bakso di Semarang ditulis dengan “Tahu Baxo” yang membuatnya berbeda. Banyak pilihan merek tahu baxo yang bisa kamu pilih. Salah satunya kamu bisa datang ke Tahu Baxo Bu Pudji yang populer.

6. Kue Sarang Madu

Kue tradisional kuno yang telah berada di Semarang sejak beberapa abad lalu, masih eksis menjadi oleh-oleh yang lezat. Bentuk kuenya tak beraturan membuat sebagian orang mengenalnya sebagai kue sarang burung.

Bahan dasar kue sarang madu terdiri dari tepung beras, santan, dan bumbu tertentu. Rasa yang dihasilkan gurih dengan tekstur renyah. Disajikan dengan lumuran cairan gula atau madu yang menjadi lebih nikmat saat memakannya.

7. Roti Ganjel Rel

Jika diartikan dalam bahasa Indonesia, roti ganjel rel berarti “roti pengganjal rel”. Tekstur roti yang alot dan bantat dengan warna coklat, membuat banyak orang sejak dulu menyebut roti ini seperti kayu pengganjal rel kereta api. Cita rasa khas roti ganjel rel dari kayu manis yang beraroma.

8. Rempeyek Tumpi

Tumpi khas Semarang merupakan camilan sejenis rempeyek yang memiliki tekstur gurih dan renyah. Tumpi bisa dijadikan teman makan maupun camilan seperti keripik. 

Hal yang membedakan tumpi dengan rempeyek lain adalah topping-nya. Rempeyek umurnya ditambah ikan asin, kedelai atau udang. Namun Tumpi memakai kacang hijau sebagai pelengkapnya. 

Untuk membawa pulang Tumpi sebagai oleh-oleh, kamu bisa langsung mendatangi sentra industri keripik Semarang, Ungaran Barat.

9. Lontong Spekkoek Waiki, Roti Lapis Gulung

Umumnya, kue lapis berbentuk kotak yang berukuran cukup besar. Namun di Semarang kamu akan menemui kue lapis yang digulung. Kue peninggalan Belanda, spekkoek, adalah kue lapis segulung lontong. Bahan-bahannya mudah ditemukan di Indonesia meskipun khas Eropa. 

Spekkoek yang banyak dijual di Semarang dijual dalam kemasan seperti lontong yang ukurannya lebih kecil. Salah satu spekkoek yang terkenal di Semarang adalah Lontong Spekkoek Waiki. Selain berbelanja, di Lontong Spekkoek Waiki kamu juga bisa melihat proses pembuatannya secara langsung.

10. Kampoeng Kopi Banaran
Kopi Semarang memang belum sepopuler kopi khas Indonesia lainnya seperti kopi Aceh Gayo, Toraja, Kintamani, dan lainnya. Namun tak ada salahnya untuk menyeruput kopi Semarang yang tak kalah nikmatnya.

Bagi kamu yang ingin menikmati kopi dengan nuansa pedesaan dan tanaman hijau, bisa coba mampir di Kampoeng Kopi Banaran. Letaknya berada di sebelah perkebunan kopi dan memiliki pemandangan indah. Selain menikmati kopi, kamu juga bisa membeli biji dan bubuk kopi secara langsung.

Nah, itulah beberapa rekomendasi oleh-oleh khas Semarang yang bisa kamu borong saat berlibur di kota ini.

Kontributor : Yulia Kartika Dewi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Yellow Claw Pamer Makan ala Warteg, Pas Dizoom Publik Malah Salfok ke Hal Ini

Viral Yellow Claw Pamer Makan ala Warteg, Pas Dizoom Publik Malah Salfok ke Hal Ini

Lifestyle | Rabu, 25 Agustus 2021 | 12:17 WIB

Waduh! Lama Tak Masuk Sekolah, Siswa SMP 4 Ungaran Masih Pakai Seragam SD Merah Putih

Waduh! Lama Tak Masuk Sekolah, Siswa SMP 4 Ungaran Masih Pakai Seragam SD Merah Putih

Jawa Tengah | Rabu, 25 Agustus 2021 | 11:51 WIB

15 Resep Mudah Es Krim Rumahan, Sehat dan Nikmat ala Kafe

15 Resep Mudah Es Krim Rumahan, Sehat dan Nikmat ala Kafe

Lifestyle | Rabu, 25 Agustus 2021 | 10:01 WIB

Terkini

Arkhan Kaka Cs Belum Bertaji, Timnas Indonesia U-20 Masih Buntu Hadapi Malaysia di Babak I

Arkhan Kaka Cs Belum Bertaji, Timnas Indonesia U-20 Masih Buntu Hadapi Malaysia di Babak I

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Telkom Solution Perkuat Bisnis B2B ICT, Sasar Pertumbuhan Enterprise di Asia Pasifik

Telkom Solution Perkuat Bisnis B2B ICT, Sasar Pertumbuhan Enterprise di Asia Pasifik

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Soroti UU Konservasi dan RUU Masyarakat Adat, Forum PCS 2026 Digelar di UGM

Soroti UU Konservasi dan RUU Masyarakat Adat, Forum PCS 2026 Digelar di UGM

Jogja | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Kejagung Sita Uang Rp 401 Miliar Dari Hasil Korupsi Nikel

Kejagung Sita Uang Rp 401 Miliar Dari Hasil Korupsi Nikel

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Olivia Rodrigo Galang Dana Amal melalui Daisy Chain Fields, Hadirkan Deretan Musisi Perempuan

Olivia Rodrigo Galang Dana Amal melalui Daisy Chain Fields, Hadirkan Deretan Musisi Perempuan

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Bilal Hasan Kibarkan Merah Putih di Arena UFC Bikin Kevin Diks Ikut Bangga

Bilal Hasan Kibarkan Merah Putih di Arena UFC Bikin Kevin Diks Ikut Bangga

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Suku Dayak Bertato Tetap Bisa Jadi Prajurit TNI

Suku Dayak Bertato Tetap Bisa Jadi Prajurit TNI

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Update Kondisi WNI di Nepal Setelah Banjir Bandang, Apakah Ada Korban?

Update Kondisi WNI di Nepal Setelah Banjir Bandang, Apakah Ada Korban?

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:11 WIB

Konservasi Indonesia Dinilai Masih Negara-Sentris, PCS 2026 Dorong Perubahan Paradigma

Konservasi Indonesia Dinilai Masih Negara-Sentris, PCS 2026 Dorong Perubahan Paradigma

Jogja | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Tidak Foya-foya tapi Tetap Tekor: Mengapa Hidup Layak Makin Sulit Didapat?

Tidak Foya-foya tapi Tetap Tekor: Mengapa Hidup Layak Makin Sulit Didapat?

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:05 WIB

×