Update Kondisi WNI di Nepal Setelah Banjir Bandang, Apakah Ada Korban?

Pebriansyah Ariefana

Senin, 31 Agustus 2026 | 17:11 WIB
Update Kondisi WNI di Nepal Setelah Banjir Bandang, Apakah Ada Korban?
Jumlah warga negara Malaysia yang hilang kontak pasca banjir bandang di Distrik Rasuwa, Nepal, melonjak tajam menjadi 55 orang. Jumlah ini melonjak signifikan setelah pihak berwenang menerima pembaruan laporan dari pihak keluarga serta agen perjalanan. (npr)
baca 10 detik
  • Seluruh WNI sebanyak 51 orang di Nepal dipastikan dalam kondisi aman dan selamat.

  • Bencana timbul akibat retaknya gletser Gunung Langtang Lirung pada ketinggian 5.200 meter.

  • Ribuan korban dievakuasi serta ratusan wisatawan asing masih dalam status hilang kontak.

Suara.com - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengonfirmasi seluruh warga negara Indonesia di Nepal berada dalam kondisi selamat usai diterjang banjir bandang dan tanah longsor. Bencana alam yang dipicu retaknya gletser Gunung Langtang Lirung tersebut menghantam pemukiman dan jalur transportasi perbatasan.

Data terkini mencatat 51 WNI yang terdiri dari 45 warga menetap dan 6 pelancong di Pokhara telah terdata dalam keadaan aman. Nilai kepastian ini menjadi prioritas pemantauan pemerintah di tengah kekacauan infrastruktur komunikasi setempat.

Pemerintah Indonesia terus berkoordinasi dengan otoritas lokal untuk mengantisipasi dampak lanjutan terhadap seluruh warga negara di area krisis. Langkah mitigasi cepat diambil mengingat ratusan wisatawan asing lainnya masih dilaporkan hilang kontak.

Banjir bandang dahsyat yang menerjang kawasan perbatasan Nepal dan Tibet melenyapkan rombongan pendaki berisi 47 orang. (ABC)
Banjir bandang dahsyat yang menerjang kawasan perbatasan Nepal dan Tibet melenyapkan rombongan pendaki berisi 47 orang. (ABC)

"Pantauan terhadap kondisi WNI seluruhnya dalam keadaan baik," kata Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri Heni Hamidah kepada media secara daring, Jakarta, Senin.

Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia Kemenlu tersebut mengonfirmasi penanganan darurat masih terus berjalan secara komprehensif.

Dampak musibah ini merusak berbagai fasilitas publik serta menelan ribuan korban di sepanjang lembah perbatasan. Tim penyelamat gabungan sejauh ini berhasil mengamankan 4.451 jiwa dari lokasi bahaya.

Sebanyak 101 korban luka saat ini sedang mendapatkan perawatan medis intensif di rumah sakit terdekat. Sementara itu, sekitar 2.426 orang lainnya masih dinyatakan hilang dalam pencarian.

Krisis ini juga berdampak luas pada sektor pariwisata internasional karena merusak akses komunikasi area pegunungan. Sebanyak 184 pelancong asing dari belasan negara berhasil dievakuasi oleh tim penyelamat.

Namun, kendala jaringan membuat 420 turis mancanegara lainnya belum bisa dihubungi hingga saat ini. Petugas lapangan masih berpacu dengan waktu untuk menembus titik isolasi bencana.

baca juga

Petaka lingkungan ini bermula saat gletser di Gunung Langtang Lirung pecah pada ketinggian 5.200 meter. Peristiwa pada Rabu (26/8) tersebut mengikis lereng curam secara mendadak.

Longsoran es beserta material batu bergerak cepat membentuk hantaman debris raksasa ke kawasan lembah. Aliran lumpur pekat melumat permukiman warga di wilayah Rasuwa, Nuwakot, Dhading, Kavre, hingga Lembah Kathmandu.

Dahsyatnya hempasan air dan material tanah bahkan menimbun kawasan perbatasan Gyirong di wilayah China. Kerusakan parah pada prasarana penunjang menyulitkan pendataan awal korban selamat.

Kementerian Luar Negeri terus memantau perkembangan evakuasi untuk memastikan keselamatan seluruh warga negara Indonesia. Pembaruan informasi berkala dikirimkan guna menenangkan pihak keluarga di Tanah Air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Grand Canyon Banjir Bandang Sapu Infrastruktur Park Service, 20 Pendaki Hilang

Grand Canyon Banjir Bandang Sapu Infrastruktur Park Service, 20 Pendaki Hilang

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:01 WIB

Nepal Tes DNA Ratusan Jenazah Korban Banjir Bandang yang Membusuk

Nepal Tes DNA Ratusan Jenazah Korban Banjir Bandang yang Membusuk

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:11 WIB

Paradoks Nepal, Emisi Karbon Rendah Tapi Jadi Korban Perubahan Iklim

Paradoks Nepal, Emisi Karbon Rendah Tapi Jadi Korban Perubahan Iklim

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×