Celana Dagangannya Dikomplain Kelewat Tipis, Reaksi Penjual Ini Bikin Sakit Hati

Rima Sekarani Imamun Nissa, Nur Khotimah

Selasa, 07 September 2021 | 18:30 WIB
Celana Dagangannya Dikomplain Kelewat Tipis, Reaksi Penjual Ini Bikin Sakit Hati
Ilustrasi celana. (Pexels/Tima Miroshnichenko)

Suara.com - Komplain atas barang yang dibeli di sebuah toko online bukanlah hal baru yang bisa dilakukan oleh pembeli. Biasanya protes ini disampaikan di kolom ulasan masing-masing toko online.

Belum lama ini, komplain yang dibuat oleh seorang pembeli viral di akun Twitter @txtdarionlshop. Dia mengajukan protes karena celana yang dibelinya kelewat tipis dan mudah robek.

"Celana tipis, mudah sobek, baru sekali pakai sudah sobek," tulis pembeli yang namanya disembunyikan itu, melansir unggahan akun @txtdarionlshop pada Senin (6/9/2021).

Ulasan pembeli ini ditanggapi oleh penjual dengan kalimat yang kurang menyenangkan. Dia menyebut pembelinya bertubuh gendut hingga celananya jadi mudah robek.

"Kan sudah jelaskan bahan katun rayon 100% itu emang tipis hahahhaa Kakak gendut dipaksa ya robek kak, buktinya yang lain gak," jelas si penjual.

Penjual tak terima celana dagangannya dikomplain pembeli. (Twitter/@txtdarionlshop)
Penjual tak terima celana dagangannya dikomplain pembeli. (Twitter/@txtdarionlshop)

Unggahan tentang interaksi penjual dan pembeli ini cukup menarik perhatian di Twitter. Berbagai komentar diberikan oleh warganet untuk menanggapi unggahan tersebut.

Tidak sedikit warganet yang menyoroti reaksi si penjual karena dianggap body shaming. Walau begitu, ada juga warganet yang menduga pembeli ini kurang teliti saat membeli celana tersebut.

"Kok body shaming (emoji menangis)," komentar seorang warganet.

"Idih sok iye banget ini toko," tutur akun lain.

baca juga

"Sing dodol (yang jualan) body shaming," kata warganet lain.

"Dih seller jahat," celetuk lainnya.

"Makanya kalo plus size terus beli baju onlen, pastiin yang size chartnya juga jelas banget sih hahah. Gue juga gitu soalnya," ujar yang lain lagi.

"Tapi apa pembelinya juga nggak ngukur? Ingin bilang gendatss juga dibilang body shaming. Tapi dia juga salah si pembelinya," kata lainnya.

Selain mengundang banyak komentar, unggahan ini juga disukai ribuan akun sejak dibagikan. Puluhan akun juga ikut membagikan ulang cerita pembeli dan penjual tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curhatan Penjual Barang Antik di Semarang, Terpaksa Hutang untuk Beli Bensin dan Makan

Curhatan Penjual Barang Antik di Semarang, Terpaksa Hutang untuk Beli Bensin dan Makan

Jawa Tengah | Selasa, 07 September 2021 | 10:57 WIB

Bangun Rumah dari Hasil Jualan Seblak, Wanita Diusir Suami Gegara Sosok Ini

Bangun Rumah dari Hasil Jualan Seblak, Wanita Diusir Suami Gegara Sosok Ini

Hits | Selasa, 07 September 2021 | 11:08 WIB

Jualan di Pinggir Jalan, Viral Publik Malah Salfok Baca Tulisan Kaus Tukang Ketoprak Ini

Jualan di Pinggir Jalan, Viral Publik Malah Salfok Baca Tulisan Kaus Tukang Ketoprak Ini

Lifestyle | Selasa, 07 September 2021 | 09:21 WIB

Terkini

Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Rekomendasi HP yang Sudah Support eSIM Terbaru: Praktis dan Bebas Repot Tanpa Kartu Fisik

Rekomendasi HP yang Sudah Support eSIM Terbaru: Praktis dan Bebas Repot Tanpa Kartu Fisik

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Gebrakan Mbah Condro! Polresta Solo Ungkap Jaringan Eksploitasi Anak, 14 Tersangka Diciduk

Gebrakan Mbah Condro! Polresta Solo Ungkap Jaringan Eksploitasi Anak, 14 Tersangka Diciduk

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Sulawesi Selatan Jadi Sorotan: Kasus Kusta Tinggi, 10.000 Orang Diberi Obat

Sulawesi Selatan Jadi Sorotan: Kasus Kusta Tinggi, 10.000 Orang Diberi Obat

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Industri RI Ditantang Lebih Produktif

Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Industri RI Ditantang Lebih Produktif

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:55 WIB

JAMAK Beri Masukan RUU Perampasan Aset: Negara Tak Boleh Suuzon ke Pejabat Kaya Mendadak

JAMAK Beri Masukan RUU Perampasan Aset: Negara Tak Boleh Suuzon ke Pejabat Kaya Mendadak

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Karhutla Sulawesi Ancam Lukisan Tertua di Dunia, Usianya Hampir 68.000 Tahun

Karhutla Sulawesi Ancam Lukisan Tertua di Dunia, Usianya Hampir 68.000 Tahun

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Geger di Siak, Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Luka di Leher

Geger di Siak, Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Luka di Leher

Riau | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Peternak Ayam Petelur Ngeluh Harga Jual Anjlok, Mentan Amran Tawarkan Kasih ke MBG

Peternak Ayam Petelur Ngeluh Harga Jual Anjlok, Mentan Amran Tawarkan Kasih ke MBG

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:48 WIB

×