Bullying Pegawai KPI Disebut Hanya Candaan, Ini Beda Candaan dan Bullying Menurut Pakar

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 07 September 2021 | 23:20 WIB
Bullying Pegawai KPI Disebut Hanya Candaan, Ini Beda Candaan dan Bullying Menurut Pakar
Ilustrasi bullying. (Unsplash/Morgan Basham).

Suara.com - Terduga pelaku bullying dan pelecehan seksual pegawai Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI berinisial RD dan EO membantah tudingan dan menganggap bahwa dirinya hanya melakukan candaan terhadap korban MS.

Melalui kuasa hukumnya, Tegar Putuhena, RD dan EO mengaku melemparkan candaan karena MS selalu memakai baju rapi saat bekerja.

Lantas dari pernyataan tersebut timbul pertanyaan, apa sih bedanya candaan dengan bullying? Kerap kali karena dianggap lucu, dan membuat banyak orang tertawa, bisakah dianggap sebagai candaan semata?

Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa, dr. Jiemi Ardian,Sp.KJ, tertarik membedah pernyataan terduga pelaku RD dan EO tersebut, karena banyak orang yang tidak bisa membedakan candaan dengan perilaku bullying.

"Tapi ini menarik, karena banyak pelaku perundungan menganggap yang mereka lakukan memang cuma bercanda," ujar dr. Jiemi melalui Instagram Story miliknya, dikutip suara.com, Selasa (7/9/2021).

Dr. Jiemi lantas membuat pertanyaan singkat yang meminta pendapat netizen, yakni perbedaan bullying dengan candaan.

Hasilnya, tidak sedikit netizen yang menyampaikan, bahwa candaan yang sudah menyinggung perasaan orang yang jadi bahan candaan masuk kategori bullying. Sang dokter pun sedikit sepakat pada pendapat netizen tersebut.

"Salah satu cara tahunya, tanyakan ke orang yang diajak bercanda. Dia ngerasa tersakiti atau nggak? Waspada, jangan-jangan kita menyinggung," kata dr. Jiemi.

Selanjutnya, dokter yang berpraktik di RS Siloam Bogor itu meminta masyarakat mewaspadai, apabila objek yang dijadikan candaan cenderung tidak berganti, maka kemungkinan besar, itu adalah perilaku bullying.

baca juga

"Kalau bercanda mungkin bergantian juga orangnya, saling bercanda sama-sama. Tapi kalau objek yang bercanda itu-itu aja, dan giliran kita dibercandain marah, maka barusan itu bukan bercanda," papar dr. Jiemi.

Selanjutnya, dokter yang juga aktif di media sosial sebagai konten kreator masalah kesehatan mental itu mengungkap, bahwa tidak sedikit pelaku bullying yang tidak sadar bahwa mereka melakukan aksi perundungan karena menganggap hanya sebuah candaan.

"Namun jika sebuah perilaku ada untuk melukai atau menyakiti secara berkelanjutan, atau mengintimidasi orang yang lebih rentan atau lebih lemah, ya ini sebenarnya adalah perundungan. Terlepas dari apa yang diakui sebagai niat pelakunya," pungkas dr. Jiemi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LPSK Sebut Pegawai KPI Terduga Pelaku Perundungan Belum Bisa Polisikan Balik MS

LPSK Sebut Pegawai KPI Terduga Pelaku Perundungan Belum Bisa Polisikan Balik MS

News | Selasa, 07 September 2021 | 20:59 WIB

Periksa MS, KPI Gali Kronologis Kasus Perundungan dan Pelecehan Seksual di Internal

Periksa MS, KPI Gali Kronologis Kasus Perundungan dan Pelecehan Seksual di Internal

News | Selasa, 07 September 2021 | 16:48 WIB

Aduan Dugaan Pelecehan dan Perundungan Pegawai KPI, MS, Resmi Diterima Komnas HAM

Aduan Dugaan Pelecehan dan Perundungan Pegawai KPI, MS, Resmi Diterima Komnas HAM

News | Selasa, 07 September 2021 | 16:42 WIB

Terkini

Refleksi Buku Mahar Bidadari Surga: Pengingat untuk Terus Memperbaiki Diri

Refleksi Buku Mahar Bidadari Surga: Pengingat untuk Terus Memperbaiki Diri

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Kenapa HP Samsung Restart Sendiri? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Menurut Panduan Resmi

Kenapa HP Samsung Restart Sendiri? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Menurut Panduan Resmi

Tekno | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Kasus ISPA di Balikpapan dan Samarinda Jadi Sorotan, Kaltim Siagakan Puskesmas

Kasus ISPA di Balikpapan dan Samarinda Jadi Sorotan, Kaltim Siagakan Puskesmas

Kaltim | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:48 WIB

'Beautiful Pain' Tayang di Jogja, Kisah Perjuangan Single Mother Sukses Bikin Penonton Tersentuh

'Beautiful Pain' Tayang di Jogja, Kisah Perjuangan Single Mother Sukses Bikin Penonton Tersentuh

Jogja | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:45 WIB

Bedak Marcks Creme untuk Kulit Warna Apa? Ini Jawaban & Panduan Shade Lengkap

Bedak Marcks Creme untuk Kulit Warna Apa? Ini Jawaban & Panduan Shade Lengkap

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Cuaca Lagi Terik-teriknya? Ini 3 Sunblock Badan Bagus Mulai Rp40 Ribuan

Cuaca Lagi Terik-teriknya? Ini 3 Sunblock Badan Bagus Mulai Rp40 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Bisakah Hak Angket DPR Berujung Pemakzulan Gibran? Ini Batasan Hukumnya Menurut UU MD3

Bisakah Hak Angket DPR Berujung Pemakzulan Gibran? Ini Batasan Hukumnya Menurut UU MD3

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Jumpa Deputi Pertama Perdana Menteri Rusia, Menko Airlangga Bahas Peluang Dagang & Ekonomi Bilateral

Jumpa Deputi Pertama Perdana Menteri Rusia, Menko Airlangga Bahas Peluang Dagang & Ekonomi Bilateral

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:33 WIB

Masih Curcol Kantor: Tawa dan Drama di Balik Kehidupan Pegawai

Masih Curcol Kantor: Tawa dan Drama di Balik Kehidupan Pegawai

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:25 WIB

Abu Keserakahan di Lembah Purwoasri

Abu Keserakahan di Lembah Purwoasri

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:22 WIB

×