alexametrics

Istri Pergoki Suami Bersama Perempuan Lain, Reaksi Warganet Terbagi Dua

Vania Rossa | Dinda Rachmawati
Istri Pergoki Suami Bersama Perempuan Lain, Reaksi Warganet Terbagi Dua
Ilustrasi selingkuh. (Shutterstock)

Ada yang membela istri sah, ada juga yang membela perempuan lain tersebut.

Suara.com - Memergoki suami atau istri sedang bersama perempuan lain setelah tak pulang selama beberapa hari, tentu saja menyakitkan. Hal inilah yang dialami seorang perempuan yang videonya viral dibagikan oleh akun TikTok @dirmankdotcom.

Dalam video yang tengah viral di TikTok, ia akhirnya berhasil melacak keberadaan suaminya, yang dikabarkan belum pulang ke rumah selama beberapa hari.

Yang membuatnya semakin marah, ternyata suaminya sedang bersama perempuan lain di sebuah restoran.

Dilansir Says, setibanya si istri memergoki suaminya bersama perempuan lain, ia langsung merampas dompet dan kunci mobil suaminya.

Baca Juga: Sadis! Viral Wanita Labrak Suami Selingkuh di Warung, Ceweknya Cuma Bisa Mingkem Dicaci

Perempuan itu langsung melabrak pasangan tersebut sambil memaki-maki keduanya dengan kata-kata yang cukup kasar. Sementara, suaminya dan perempuan lain itu terlihat pasrah dan diam tampa perlawanan.

Beberapa kali, ia juga berusaha menyerang perempuan yang diduga selingkuhan suaminya itu. Namun, perempuan itu tampak menangkis serangan istri sah.

Sampai saat ini, video yang diduga terjadi di Pontianak, Kalimantan Barat, tersebut telah menarik perhatian warganet, hingga mendapat lebih dari 3,9 juta penonton dan komentar.

Sebagian besar warganet juga mengungkapkan kemarahannya setelah melihat perilaku lelaki yang diam saja, seolah tidak mampu menyelesaikan masalah rumah tangganya.

Tak sedikit yang juga membandingkan paras dan tingkah laku istri sah dan selingkuhannya.

Baca Juga: Istri Make-up Suami Jadi Mirip Oppa Korea, Kisah Dibaliknya Bikin Nangis

"Bukan bela siapa-siapa. Seenggaknya buat cowo ni kalo bosen sama istrinya atau sudah ga nyaman, cerain dulu. Kalo bilang kasian ama anak," tulis @lol.xxx.18.

Komentar